Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ayunan Sederhana Pengaruh Panjang Tali Sudut Awal Dan Massa Bandul Terhadap Periode Serta Menentukan Konstanta Redaman

Ayunan Sederhana Pengaruh Panjang Tali Sudut Awal Dan Massa Bandul Terhadap Periode Serta Menentukan Konstanta Redaman

Ratings: (0)|Views: 71 |Likes:
Published by They'wha Angga

More info:

Published by: They'wha Angga on May 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2012

pdf

text

original

 
Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Sains 2011 (SNIPS 2011)22-23 Juni 2011, Bandung, IndonesiaISBNxxx-x-xxxx-xxxx-x1 http://portal.fi.itb.ac.id/cps/
Ayunan Sederhana: Pengaruh Panjang Tali, Sudut Awal, dan MassaBandul terhadap Periode serta Menentukan Konstanta Redaman
Khusnul Khotimah*, Sparisoma Viridi, dan Siti Nurul Khotimah
Diterima 23 Mei 2011, direvisi 16 Juni 2011, diterbitkan 3 Agustus 2011
 Abstrak Suatu sistem ayunan sederhana terdiri dari bola dan tali. Bola dianggap sebagai suatu massa titik. Tali dianggap ideal, yaitu tak bermassa serta tak dapat mulur. Panjang tali, sudut awal simpangan ayunan, danmassa bandul divariasikan untuk melihat pengaruh parameter-parameter ini terhadap periode ayunan.Pengukuran dilakukan di Laboratorium Fisika Dasar, FMIPA, ITB, dengan menggunakan set pengukurandengan sensor yang diproduksi oleh Vernier. Teramati bahwa nilai rata-rata periode ayunan sebanding dengan akar dari panjang tali dan sebanding dengan besar sudut awal simpangan ayunan, sedangkanmassa bola tidak mempengaruhi nilai rata-rata periode ayunan. Secara umum nilai periode mengecil denganbertambahnya waktu karena adanya redaman akibat gesekan udara. Pengukuran ini memberikan konstantaredaman rata-rata 0,002±0,001. Dengan menganggap bahwa redaman akibat gesekan udara sama, pengukuran lain dilakukan di Bengkel Fisika, FMIPA, ITB dengan merekam ayunan sederhana yang samadengan menggunakan kamera video yang kemudian hasilnya diolah dengan piranti lunak Ulead VideoStudio 8 untuk mendapatkan data simpangan. Dari pengukuran ini diperoleh bahwa konstanta redaman rata-rata adalah 0,004±0,002. Konstanta redaman yang diperoleh dari kedua alat memiliki nilai yang seorde.Kata kunci: periode ayunan, panjang tali, sudut simpangan awal 
Pendahuluan
Gerak ayunan bandul sederhana berkaitandengan panjang tali, sudut awal, massa bandul,amplitudo, dan periode ayunan. Panjang taliyang digunakan untuk mengikat bandulmerupakan tali tanpa massa dan tak dapat mulur.Dan bandul yang digunakan dianggap sebagaimassa titik [1]. Jika tidak ada gesekan makasuatu ayunan akan terus berosilasi tanpaberhenti [2]. Namun kenyataannya jika kitamengayunkan bandul, setelah sekian lamaamplitudo osilasi berkurang dan akhirnya akanberhenti. Hal ini dikatakan sebagai osilasiteredam dikarenakan adanya gesekan. Banyakhal yang menarik dan rumit dari gerak ayunansederhana jika teori dibandingkan dengan hasileksperimen [3].Terkait dengan studi literatur maka dilakukanpengamatan dan pembandingan eksperimendengan teori, yaitu mencari pengaruh panjangtali, sudut simpangan awal, dan massa bandulterhadap nilai rata-rata periode ayunan sertamencari nilai konstanta redaman dari ayunan.Selain itu juga mencoba untuk mendesainsebuah alat yang dapat digunakan untukeksperimen ayunan bandul sederhana.
Eksperimen
Dalam proses pengambilan data, digunakandua jenis alat yaitu alat A dan alat B. Alat Amerupakan seperangkat peralatan ayunansederhana yang tersedia di Laboratorium FisikaDasar (LFD), FMIPA, ITB. Peralatan yangdigunakan dalam alat A terdiri dari statif, bolalogam, tali, busur derajat, skala kertas, sensor photogate Vernier, antarmuka LabPro, PC, danpiranti lunak Logger Pro. Sedangkan alat Bmerupakan peralatan ayunan sederhana yangdidesain sendiri, yang terdapat di Bengkel Fisika,FMIPA, ITB. Peralatan dalam alat B terdiri darikerangka ayunan terbuat dari besi, bola logam,tali busur derajat, dan skala kertas. Gambar kedua alat diberikan dalam Gambar 1.Gambar 1. Alat A (kiri) dan B (kanan).Data diambil menggunakan telepon selular merk Nokia XpressMusik memiliki yang memilikispesifikasi lensa Carl Zeiss, Tessar 2,8/3,7, 3,2megapixel/AF dalam bentuk video. Video dibuatformat mpeg kemudian diolah dengan pirantilunak Ulead 8.
 
Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Sains 2011 (SNIPS 2011)22-23 Juni 2011, Bandung, IndonesiaISBNxxx-x-xxxx-xxxx-x2 http://portal.fi.itb.ac.id/cps/
Untuk mencari pengaruh panjang tali,simpangan sudut awal dan massa bandulterhadap nilai rata-rata periode ayunan, makadata diambil mulai dari ayunan pertama sampaiayunan ke-20. Sedangkan untuk mencari nilaikonstanta redaman, data diambil dari ayunanpertama sampai ayunan ke-500. Posisi banduldiambil ketika amplitudo maksimum, di titik nol,dan amplitudo minimum, kemudian dicatatwaktunya pada posisi tersebut. Setelah itudiambil data amplitudo positifnya saja sehinggadidapatkan sekitar 125 titik data.
Hasil dan diskusi
 Alat A dan B digunakan untuk mengambildata-data eksperimen yang berbeda. Pengaruhdari panjang tali, sudut simpangan awal, danmassa bandul diamati dengan menggunakanalat B. Sedangkan pengaruh panjang tali danamplitudo awal terhadap faktor redaman diamatidengan menggunakan alat A dan B berturut-turutsecara terpisah.
Pengaruh panjang tali terhadap nilai rata-rata periode ayunan.
Data diambil menggunakan bandul yangbermassa 0,159 kg, sudut simpangan awal 20°,dan panjang tali divariasikan untuk nilai-nilai0,20 m, 0,30 m, 0,35 m, 0,40 m, 0,45 m, 0,50 m,0,65 m, 0,70 m, dan 0,80 m. Hubungan perioderata-rata ayunan dengan panjang tali diberikandalam Gambar 2.Gambar 2. Grafik hubungan nilai rata-rataperiode dengan akar panjang tali.Dari grafik dalam Gambar 2 terlihat bahwahubungan antara nilai rata-rata periodeayunan
><
dengan akar panjang tali atau
l
adalah berbanding lurus. Hal ini sesuaidengan persamaan
 gl
π 
2
0
=
, (1)yang memberikan nilai
9.6303
=
 g
m/s
2
. Dalamhal ini
0
>=<
.
Pengaruh sudut awal terhadap nilai rata-rata periode ayunan
Data diambil menggunakan bandul yangbermassa 0,159 kg, panjang tali 0,80 m, dansudut simpangan awal divariasikan yaitu 10,0°,20,0°, 30,0°, 40,0°, 50,0° dan 60,0°. Selanjutnyadata dibandingkan dengan teori [2]
+    +    ++=
..21sin852121sin432121sin2112
062204220220
θ θ θ π 
 gl
. (2)Grafik 3. Grafik hubungan antara nilai rata-rataperiode ayunan dengan sudut awal untuk hasileksperimen (praktek) dan teori (sampai sukupertama).Dari grafik dalam Gambar 3 diperoleh bahwabesarnya nilai periode rata-rata ayunan
><
 bertambah dengan semakin besarnya nilai sudutsimpangan awal
0
θ 
. Untuk sudut kecil di bawah20° nilai periode pada data praktek maupun teorihampir sama. Sehingga perhitungan cukupsampai suku kedua saja. Sedangkan untuksudut 30° aproksimasi dilakukan sampai sukuke-3. Untuk sudut 40° aproksimasi sampai sukuke-4 dan seterusnya sesuai dengan kenaikansudutnya.
Pengaruh massa bandul terhadap nilai rata-rata periode ayunan
Data diambil menggunakan sudut simpanganawal 30,0°, panjang tali 0,80 m dan massabandul divariasikan yaitu 0,031 kg, 0,032 kg,0,073 kg, 0,159 kg, 0,178 kg dan 0,230 kg.
 
Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan Sains 2011 (SNIPS 2011)22-23 Juni 2011, Bandung, IndonesiaISBNxxx-x-xxxx-xxxx-x3 http://portal.fi.itb.ac.id/cps/
Dari grafik dalam Gambar 4 diketahui bahwamassa bandul tidak mempengaruhi nilai rata-rataperiode ayunan yang terukur dalam eksperimen.Gambar 4. Grafik hubungan nilai rata-rataperiode dengan massa bandul.
Pengaruh panjang tali terhadap nilai faktor redaman pada alat A
Pengambilan data menggunakan alat A mulaidari ayunan pertama hingga ayunan ke 500. Amplitudonya berkurang sedikit demi sedikit.Keadaan ini dikatakan sebagai ayunan teredam.Dari data simpangan tersebut diambil data yangamplitudonya positif saja sehingga didapatkan125 data amplitudo. Amplitudo hasil pengamatan(praktek) kemudian dibandingkan denganamplitudo teori sesuai dengan persamaan
( )
δ  ω 
+    =
ttmb Ax
'cos2exp
0
. (3)Gambar 5. Grafik hubungan amplitudo praktekdan amplitudo teori dengan waktu pada alat A(
m
= 0,159 kg, ℓ = 0,80 m,
 A
= 0,333 m).Grafik dalam Gambar 5 memperlihatkan bahwaamplitudo pada data praktek hampir mendekatiamplitudo teori pada Persamaan (4). Dengantingkat korelasi 0.995355. Karena perulanganpercobaan dilakukan di lingkungan yang sama,diharapkan gaya redaman dari lingkungan jugasama, sehingga konstanta redaman mempunyaisatu nilai rata-rata
=
b
0,002±0,001.
Pengaruh besar amplitudo awal terhadap nilai faktor redaman pada alat B
Pada alat B juga dilakukan pengambilan datayang dimulai dari ayunan pertama hinggaayunan ke 500. Amplitudo praktek kemudiandibandingkan dengan amplitudo teori sesuaidengan Persamaaan (4), sehingga didapatkangrafik sebagaimana diberikan dalam Gambar 6.Gambar 6. Grafik hubungan amplitudo praktekdan amplitudo teori dengan waktu pada alat B(
m
= 0,279 kg, ℓ = 0,80 m,
 A
= 0,315 m).Gambar 6 memperlihatkan bahwa amplitudopada praktek hampir sama dengan amplitudoteori dengan tingkat korelasi 0.994836.Konstanta redaman mempunyai satu nilai rata-rata
=
b
0,004±0,002.
Kesimpulan
Rata-rata periode ayunan sebanding denganakar panjang tali, tidak dipengaruhi massabandul, dan bertambah dengan kenaikan besar sudut simpangan awal. Simpangan secaraumum menurun terhadap waktu sehingga dapatditentukan konstanta redaman. Dengan asumsibahwa keadaan lingkungan sama untuk keduaalat maka gaya redaman juga sama sehinggadiperoleh konstanta redaman dengan alat A danB adalah 0,002±0,001 dan 0,004±0,002, beturut-turut.
Ucapan terima kasih
Penulis mengucapkan terima kasih kepadaDepartemen Agama RI atas dukunganfinansialnya pada penelitian ini dan FMIPAInstitut Teknologi Bandung atas dukungannyadalam kegiatan ilmiah ini.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->