Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
LANDASAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM

LANDASAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM

Ratings: (0)|Views: 1,603|Likes:
Published by Badrus Sulaiman
makalah tentang LANDASAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM
makalah tentang LANDASAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM

More info:

Published by: Badrus Sulaiman on May 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/13/2013

pdf

text

original

 
LANDASAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAMPENGEMBANGAN KURIKULUM
A.PENDAHULUAN
Perkembanagan IPTEK membawa pengaruh yang besar terhadap kehidupansocial dan kebudayaan umat manusia, yang meliputi beberapa aspek antara lainkomunikasi, transportasi, mekanisasi industri, pertanian dan persenjataan, termasuk di dalamnya adalah pendidikan. Perkembangan IPTEK di samping banyak menimbulkan perubahan dalam nilai-nilai,--baik nilai social, budaya, spiritual,intelektual maupun material—juga menimbulkan kebutuhan baru, aspirasi baru dansikap hidup baru.Hal itu menuntut perubahan pada sistem dan isi pendidikan yangdiwujudkan dalam rekonstruksi kurikulum. Mengingat pendidikan bukan hanyamewariskan nilai-nilai dan hasil kebudayaan lama, tetapi juga mempersiapkan SDMunggul agar mampu hidup pada masa kini dan yang akan datang. PerkembanganIPTEK secara langsung maupun tidak langsung membawa pengaruh terhadapkurikulum pendidikan. Pengaruh langsung dari perkembangan ini adalahmemberikan isi/materi atau bahan yang akan disampaikan dalam pendidikan.Pengaruh tidak langsung dari perkembangan IPTEK ini menyebabkan perkembangan masyarakat, yang tentunya menimbulkan problema-problema baruyang menuntut pemecahan masalah dengan pengetahuan dan ketrampilan baru yangdikembangkan dalam pendidikan. Oleh sebab itu, perlunya usaha-usaha yang terusmenerus dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran agar selaras dengan perkembangan zaman.Usaha-usaha tersebut antara lain meliputi:1)Perbaikan kurikulum secara terus menerus dapat di up date2)Isi muatan kurikulum dapat memenuhi kebutuhan stake holders3)Isu-isu global perkembangan kontemporer dan nilai-nilai kearifan potensi localmenjadi basic pendekatan kurikulum4)Pengembangan metode pengajaran yang bervariasi5)Penggunaan multimedia dalam pembelajaran
 
Akibat pengaruh globalisasi yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memberikan dampak tersendiri bagi kehidupanmanusia, baik dampak yang positif maupun maupun yang negatif. Dampak yang positif salah satunya memberikan kemudahan bagi manusia memenuhikebutuhannya secara cepat, efektif dan efisien di segala lini aktivitas kehidupan.Sebaliknya dampak negatifnya tak kurang banyak, termasuk di dalamnya sifatketergantungan manusia olehn kemudahan fasilitas, di samping dampak-dampak lainnya yang berhubungan dengan kehidupan social.Implikasi nyata dalam dunia pendidikan membawa pengaruh terhadapmodel pendidikan dimana tuntutan kurikulum dan pengajaran harus selalu up todate terus menerus, disesuaikan dengan perkembangan yang ada, agar hasil dari pengembangan kurikulum tidak ketinggalan zaman. Kenyataan seperti sebagaimanadigambaarkan filsafat progresivisme yang memandang bahwa kemajuan yang telahdicapai oleh manusia dewasa ini karena kemampuan manusia dalammengembangkanberbagai ilmu, baik ilmu-ilmu social, budaya, maupun ilmu pengetahuan alam.Ide-ide sentral pendidikan yang dikembangkan dalam progresivisme ini berkisar pada penerapan dari konsep-konsep rasionalitas, kebebasan dan kesamaan.Pendidikan adalah distribusi demokratis dan rasionalitas dengan perlakuan yangseimbang (kewajiban dan hak) antara kebebasan dan kesamaan pada subjek didik.Hal ini sebagaimana dikatakan Imam Barnadib bahwa menurut teori SDM, suasana pendidikan (kurikulum dan aspek-aspek pembelajaran) mengikuti konsep pendidikan yang berpusat pada siswa dan mengutamakan perhatiannya ke masadepan daripada masa lalu, yaitu tuntutan untuk survive mengikuti perkembanganzaman, terutamanya perkembangan informasi dan ilmu pengetahuan teknologi.
 
B.PEMBAHASAN1.Definisi Ilmu, Pengetahuan, dan TeknologiIlmu
adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan danmeningkatkan pemahamanmanusiadari berbagai segi kenyataan dalam alammanusia (Meliono:2007). Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusanyang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya,dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Contoh: Ilmu Alamhanya  bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi kedalam hal yang bahani (materiilsaja) atauilmu psikologihanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasilingkup pandangannya ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang kongkrit.Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudisesuai untuk menjadi perawat.
Secara Etimologi
kata ilmu sendiri merupakan kata serapan dari bahasaArab "
ilm
" yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan penyerapan katanya, ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan,dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah-masalah sosial, dan lainsebagainya.
Syarat-syarat sesuatu dapat dikatakan sebagai ilmu
,
 
 berbeda dengan pengetahuan, ilmu merupakan pengetahuan khusus dimana seseorang mengetahuiapa penyebab sesuatu dan mengapa. Ada persyaratanilmiahsesuatu dapat disebutsebagai ilmu. Sifat ilmiah sebagai persyaratan ilmu banyak terpengaruh paradigmailmu-ilmu alam yang telah ada lebih dahulu. Syarat-syarat tersebut antara lainsebagai berikut :1)Objektif .Ilmu harus memiliki objek kajian yang terdiri dari satu golongan masalah yang sama sifat hakikatnya, tampak dari luar maupun bentuknya dari dalam. Objeknya dapat bersifat ada, atau mungkin adakarena masih harus diuji keberadaannya. Dalam mengkaji objek, yangdicari adalah kebenaran, yakni persesuaian antara tahu dengan objek,dan karenanya disebut kebenaran objektif; bukan subjektif berdasarkan

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Putra Tasik liked this
Miia Ayy Jordan liked this
'thon Alin Bae liked this
Jusmi Ati liked this
Fina Tagurimeong liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->