Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Kewirausahaan

Tugas Kewirausahaan

Ratings: (0)|Views: 23 |Likes:
Published by Rifa'atul Mahmudah

More info:

Published by: Rifa'atul Mahmudah on May 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2012

pdf

text

original

 
Tugas Kewirausahaan
KISAH SUKSES JURAGANAYAM BAKAR MAS MONO (AGUSPRAMONO)OLEH :
RIFA’ATUL MAHMUDAH M.
 H 311 08 272
 
Tak gampang bagi Agus Pramono meraih sukses sebagai pemilik AyamBakar Mas Mono. Ia sempat berjualan kacang dari satu warung ke warung lainselama setahun. Lelaki asal Madiun ini juga pernah mencecap pekerjaan officeboy dan penjual gorengan. Sampai akhirnya ia nekat berjualan ayam bakar tanpabekal ilmu kuliner.Bekalnya ijazah SMA. Mengawali perjuangannya dengan menjadi officeboy dan jualan roti pisang keliling. Namun hanya berselang delapan tahun AgusPramono mampu menjadi juragan ayam bakar yang omsetnya ratusan jutaperbulan.Urip kaya cakra manggilingan, itu ungkapan para dihalang ketikamengupas filosofi hidup manusia. Artinya hidup ini ibarat roda yang berputarterkadang diatas terkadang dibawah. Filosofi hidup itulah yang dimaknai secaramendalam oleh Agus Pramono, Bos Ayam bakar Kalasan ( Mas Mono ) yang kinimempunyai tujuh outlet dan tersebar di berbagai wilayah di jakarta dan melayani jasa catering untuk Anteve, Trans TV dan TV7.Sempat di tempa kerasnya hidup di ibukota selama lebih dari satudasawarsa, akhirnya Mas Mono, demikian akrab disapa oleh para pelanggannya,bisa menjadi juragan ayam bakar. Dalam sehari tak kurang dari 600 ekor ayam iasajikan untuk para pelanggannya, yang terentang dari golongan bawah sampaiatas.Mono hijrah dari madiun ke jakarta pada tahun 1994, setamat dari sekolahmenengah atas di kota brem tersebut. Di jakarta Ia bekerja sebagai karyawanrestorant cepat saji California Fried Chicken sebagai coocker.
 
Tiga tahun kemudian atau 1997 ia keluar dari CFC, untuk memegangoperasional rumah makan yang melayani jasa catering even-even khusus.kebetulan pada tahun itu, properti mengalami booming sehingga banyak sekalipeluncuran perumahan-perumahan yang membutuhkan jasa catering. Namunperjalanan hidup, tak ubahnya air yang pasang surut. akhir tahun 1997 atau awal1998, krisis ekonomi mendera kawasan ASIA, termasuk Indonesia.Penyelenggaraan event-event yang semula booming, mulai lesu. Orderyang mula antre, berubah total, nyaris tak ada satupun order yang masuk.Mono masuk barisan dari jutaan penduduk Indonesia yang tidak memilikipekerjaan tetap. Untuk menyambung hidupnya, Mono menulis puisi dan membuat
vinyet untuk dikirimkan kesejumlah Media masa. ” Supaya bisa dimuat, puisimaupun vinyet itu saya antar sendiri ke redaksi,” kata mono mengenang masa
-masa susah dalam hidupnya.Mono berusaha untuk melamar ke sejumlah perusahaan. Namun tidak adasatupun lamarannya yang membuahkan hasil. baru pada tahun 1998, denganrekomendasi dari seorang temannya, mono diterima sebagai office boy di sebuahperusahaan konsultan. pekerjaan mono sehari-hari adalah menyapu, mengepel danmemfotocopi dokumen, namun, disela-sela mengerjakan tugas pokoknya tersebut,mono belajar untuk mengoperasikan komputer. setelah berhasil mengoperasikankomputer ia mencari hasil tambahan dengan melayani jasa pengetikan skripsi.Meski sudah berusaha keras untuk mendapatkan hasil tambahan, tetapituntutan ekonomi berkembang jauh lebih pesat, sehingga mono merasa posisinyasebagi karyawan tidak bisa dipertahankan lagi. Ia berfikir untuk keluar danmemulai usaha sendiri.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->