Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KELOMPOKK 6

KELOMPOKK 6

Ratings: (0)|Views: 7|Likes:
Published by Hamruddin Odhe

More info:

Published by: Hamruddin Odhe on May 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2012

pdf

text

original

 
BAB VBENTUK DAN KELEMBAGAAN
A.Tipe kelembagaan
Para filosof politik terdahulu bertitik tolak pada asumsi,bahwa rasionalitasmenentukan bagi politik apapun.rasionalitas dan pengawasan dipakai untuk mengataurhubungan antara kebebasan an kewajiban,atau hak dan tanggung jawab.Paham kelembagaan mendukung sis pencerahan dalam perdebatan tersebut.Orientasi kelembagaan berusaha mewujudkan pemecahan-pemecahan universaal denganmenerjemahkan cita-cita libertarian ke dalam pemerintahan perwakilan.Tak ada satupun teori atau konsep yang pasti atau perrmanen,begitupula tiadasatupun pemecahan yang tuntas.Lembaga mewujudkan tujuan filosofis dalam praktek pemerintahan. Kebanyakanpengikut faham kelembagaan yang mengikuti tradisi pencerahan menolak pemecahan-pemecahan tuntas seperti itu,bagi mereka politik adalah terbuka.
B.Cara membentuk lembaga pemerintahan
.
Badan eksekutif mempunyai tanggung jawab langsung pembuatan kebijakan,badanlegislative menelaah kebijkan itu dan memperbaiki,menciptakan serta mengawasikekuasaan badan eksekutif.sementara badan yudikatif menjamin bahwa konstitusi yangmengatur kewajiban-kewajiban timbal balik warga Negara terhadap Negara dan kewajibanNegara terhadap warga Negara tidak dilanggar.Ada dua bentuk pemerintahan perwakilan utama yaitu
 presidensil dan parlementer 
.lembaga-lembaga menertibkan kehidupan social dengan cara-cara politik.dengan caraseprti itulah lembaga-lembaga memepengaruhi sifat dan tujuan politik.jadi,pemerintahanperwakilan merupakan prasyarat kelembagaan bagi demokrasi.Kedaulatan rakyat dibutuhkan untuk jalannya demokrasi tetapi kedaulatan rakyatmemebutuhkan persetujuan dari yang diatur.tanpa bagian dalam ruang lingkup yangdisediakan untuk kehidupan pribadi,kedaulatan rakyat mengakibatkan suatu tiranimayoritas.
 
Mewujudkan tanggung jawab public membutuhkan pemungutan suara, yang agarefektif harus diorganisir oleh partai-partai yang memepromosikan persaingan damai. Partai-partai tidak dapat bersaing secara damai tanpa system pemilihan yang telah ditentukanterlebih dahulu.Public membutuhka jaminan adanya pers bebas dan hak berkumpul dalam rangkamengkomunikasikan pandangan-pandangan mereka yang bertentangan.unsur-unsur inimengawasi dan menyeimbangkan kekuasaan jika dipadukan dengan tepat unsur-unsusrutama analisa politik kelembagaan akan memaksimalkan konsep kebebasan danketertiban.dengan demikian system demokrasi bekerja sesuai dengan struktur lembaga.Lembaga-lembaga demokratis akan gagal dalam masyarakat industri modern bilakeyakinan mengenai tindakan politik yang rasional berdasarkan akal sehat yang wajardiubah menjadibparanoia,kebencian,ketakutan massal oleh orang-orang dalam dari orang-orang luar.Kondisi penting lainnya yang perlu diperhatikan didalam memahami fahamkelembagaan adalah cara mencapai kebebasan dan ketertiban yang juga dapat merupakanmasalah utama bagi penganut paham kelembagaan. Terdapat dua cara membentuklembaga-lembaga yang tepat yaitu;1)
 
Dengan cara evolusi; Edmund Burke,merupakan ahli yang mewakilli cara evolusionis.Burke berpendapat bahwa setiap bangsa mengembangkan kesadaran sejarahnyasendiri dan menciptakan sendiri lembaga-lembaga nasionalnya .2)
 
Dengan cara revolusi; menutut burke, evolusi lebih disukai ketimbang revolusi,karena baginya.Revolusi akan memberikan suatu perpecahan atau pemutusan hubungan denganmasa lalu, tidak saja memberikan kesulitan-kesulitan, kekurangan-kekurangan, danbahkan kekejaman-kekejaman yang dahsyat, akan tetapi juga dapat meluluhkanharga diri bangsa.
 
C.Kerangka kerja kelembagaan
Lembaga-lembaga memnbutuhkan suatu kerangka kerja yang terdiri dari prinsip-prinsip dari mana mereka memperoleh kepercayaan.kerangka kerja itu adalah sebuahkonstitusi.konstitusi adalah menyediakan hokum dasar bagi suatu pemerintahan.Fungsi-fungsi serta organisasi pemerintah menyediakan mekanisme pembentukanhokum. Konstitusi bertindak lebih dari sekedar menetapkan pembagian wewenang antarabadan-badan pemerintah. Konstitusi menunjukan hubungan antara rakyat danpemerintahan,antara kebebasan atau otonomi mereka dan kondisi kondisi pemerintah atasnama mereka.
Beberapa asas kerja dalam keranga kerja paham kelembagaan
;
 Asas pertama
: Yang membuat kerangka kerja berjalan dalam menghidupkan danmenghasilkan keputusan serta undang-undang adalah persaingan.misalnya adalah harusadanya mekanisme untuk mencegah persaingan agar tdak menjurus pada kekacauan.
 Asas kerja kedua
 ;
Sesuai dengan pemikiran montesqiue mengenai pengawasan danpenyimbangan. Konstiitusi mungkin merupakan produk pemisahan kekuasan antara badanbadan legislative,eksekutif dan yudikatif atau mungkin merupakan akibat pengawasanparlemen terhadap eksekutif. Ketiga badan pemerintahan tersebut adalah otonom yangharus bekerjasama bila undang-undang dan keb ijakan akan dibuat. Persaingan antaraketiga badan itu memisahkan mereka,karena masing-masing tidak suka terhadap seriappelanggaran yang dilakukan olrh badan-badan lain terhadap kekuasaannya karena terpisah,maka mereka sering mengawasai kekusaam masing masing. Demikianlah persaingan yangdipadukan dengan pemisahan kekuasaan diantara ketiga badan pemerintahan itu dansystem pemungutan suara di mana para calon pejabat bersaing berdasarkan padapenampilan kerja dan janji-janji mereka,mengakibatkan terbatasnya kekuasan pemerintah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->