Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keragaman Dan Kesetaraan Dalam Pekerja

Keragaman Dan Kesetaraan Dalam Pekerja

Ratings: (0)|Views: 1,379|Likes:
Published by sondang_marlina

More info:

Published by: sondang_marlina on May 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/30/2013

pdf

text

original

 
KERAGAMAN DAN KESETARAAN DALAM PEKERJALatar belakang perbedaan dan Teori-teori mengenai perbedaanKeragaman
 Terkait dengan perubahan, pekerjaan pun mulai banyak yang berubah. Melihat keragamanbaik dari sisi manusia/pekerja maupun dari sisi pekerjaan itu sendiri. Keragaman mempunyaisudut pandang yang sangat berbeda bila dilihat dari sisi manusia. Keragaman manusia bisadiartikan sebagai banyaknya perbedaan yan terjadi diantara orang-orang/pekerja. Inimenyangkut jenis kelamin, warna kulit, suku, bahkan sampai pada bentuk fisik.Dari sisi pekerjaan, dilihat bahwa arti keragaman hanya akan menyangkut banyaknyaperbedaan pekerjaan yang ada. Baik dari berapa banyak pekerjaan yang dilakukan olehseseorang atau berapa banyak pekerjaan yang ada untuk seseorang.
a)
 
Gender
Konsep
gender 
pertama kali harus dibedakan dari konsep
seks
atau jenis kelamin secarabiologis. Pengertian
seks
atau jenis kelamin secara biologis merupakan pensifatan ataupembagian dua jenis kelamin manusia yang ditentukan secara biologis, bersifat permanen(tidak dapat dipertukarkan antara laki-laki dan perempuan), dibawa sejak lahir danmerupakan pemberian Tuhan; sebagai seorang laki-laki atau seorang perempuan.Kuatnya citra
gender 
sebagai kodrat, yang melekat pada benak masyarakat, bukanlahmerupakan akibat dari suatu proses sesaat melainkan telah melalui suatu proses dialektika,konstruksi sosial, yang dibentuk, diperkuat, disosialisasikan secara evolusional dalam jangkawaktu yang lama, baik melalui ajaran-ajaran agama, negara, keluarga maupun budayamasyarakat, sehingga perlahan-lahan citra tersebut mempengaruhi masing-masing jeniskelamin, laki-laki dan perempuan secara biologis dan psikologis.
b)
 
Kemampuan Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia adalah aset organisasi. Manusia adalah pelaku aktif dandominan dalam setiap aktifitas organisasi, manusia menjadi perencana, pelaku, dan penentuterwujudnya tujuan organisasi.Stephen P. Robbins mendefinisikan kemampuan (
ability
) sebagai kapasitas individuuntuk melaksanakan berbagai tugas dalam pekerjaan tertentu. Oleh Robbins, kemampuandibedakan atas kemampuan intelektual dan kemampuan fisik. Kemampuan intelektual adalah
 
kapasitas untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan mental sedangkan kemampuan fisik adalahkapasitas untuk menjalankan tugas yang menuntut stamina, keterampilan, kekuatan, dankarakteristik-karakteristik serupa. Lebih lanjut, Robbins menjelaskan bahwa setiap jenispekerjaan membutuhkan kesesuaian dengan kemampuan tertentu agar dapat berhasil dalampelaksanaannya (2006:51-56)
Dimensi Gambaran Contoh Pekerjaan
KemampuanNumerik Kemampuan untuk melakukanpenghitungan cepat dan akuratAkuntan : menghitung pajak penjualan serangkaian produk PemahamanVerbalKemampuan memahami apa yang dibacaatau didengar dan hubungan antar kataManajer pabrik : mengikutikebijakan-kebijakan korporasiKecepatanPerseptualKemampuan mengidentifkasi kesamaandan perbedaan visual dengan cepat danakuratPenyelidik kebakaran :mengidentifikasi petunjuk-petunjuk untuk mendukungtuduhan kesengajaan pembakaranPenalaranInduktif Kemampuan mengidentifikasi rangkaianlogis masalah dan kemudian memecahkanmasalah tersebutPeneliti pasar : memperkirakanpermintaan terhadap produk tertentu dalam periode waktuberikutnyaPenalaranDeduktif Kemampuan menggunakan logika danmenilai implikasi argumentasiPenyelia : memilih di antara duasaran berbeda yang ditawarkankaryawanVisualisasiRuanganKemampuan menggambarkan bagaimanapenampakan obyek tertentu jika posisinyadalam ruangan diubahPenata interior : menata ulangkantorMemori Kemampuan mempertahankan danmengingat kembali pengalaman masasilamAwak penjualan : mengingatnama-nama pelanggan
 
c)
 
Pengetahuan
Pengetahuan (
kowledge
) adalah infomasi yang didapat manusia dari media mana sajayang secara khusus disimpan di otak. Pengetahuan itu sendiri dapat dibagi lagi menjadi duabagian yaitu informasi faktual dan informasi konseptual. Pengetahuan faktual terdiri dari duabagian yaitu (1) mengetahui fakta, obyek, peristiwa dan nama, serta (2) mengetahui apa yangharus dilakukan dalam situasi tertentu (mengetahui prosedur). Demikian pula pengetahuankonseptual juga terdiri atas dua bagian, (1) Konsep, yakni mengerti tentang konsep konkrit(utama) yaitu kata yang mendefenisikan kelas khusus dari obyek yang nyata atau dapat secaralangsung ditunjukkan keberadaannya, mengerti tentang konsep yang didefinisikan danmengerti tentang konsep sistem/skema, (2) Prinsip, yakni mengerti tentang prinsip alam,mengerti tentang prinsip aksi/tindakan dan mengerti tentang sistem aturan (Kristianty, 2003:29-30)Dalam proses pengambilan keputusan, pengetahuan berfungsi untuk menentukankonsekuensi-konsekuensi yang melekat pada altenatif-alternatif yang ada. Pengetahuanmenjadi alat untuk mengelaborasi permasalahaan yang ada, alternatif-alternatif penyelesaiandan konsekuensi-konsekuensi yang melekat pada masing-masing alternatif Tingkat pengetahuan seorang pegawai menjadi salah satu tolak ukur untuk menilaitingkat potensi keberhasilannya dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya. kemampuansumber daya manusia, tingkat pengetahuan pegawai dalam hubungannya dengan efektifitaspenyusunan rencana dapat diukur berdasarkan tingkat pengetahuan pegawai itu sendirimengenai penyusunan rencana kerja dan anggaran. Indikator-indikator yang digunakanadalah pengetahuan pegawai fungsi rencana kerja dan anggaran, analisa SWOT, PenyusunanTOR, tahapan-tahapan perencanaan, dan kelompok masyarakat yang dilayani
d)
 
Keterampikan
Ada lima kelompok keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang karyawan levelmanajerial, yaitu :
 
Keterampilan teknis (
technical skills
), merupakan kemampuan untuk menggunakanpengetahuan spesifik, teknik-teknik, dan sumber daya dalam melaksanakan pekerjaan;
 
Keterampilan analisis (
analytical skills
), merupakan kemampuan untuk menggunakanmetode ilmiah atau teknik-teknik tertentu untuk memecahkan masalah organisasi;
 
Keterampilan membuat putusan (
decision making skills
), merupakaan kemampuanmembuat keputusan berdasarkan pada beberapa alternatif yang tersedia;

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Sheilla Monica liked this
Dian Anggreina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->