BUMI AGEUNG SEBAGAI SIMBOL KESUCIAN KAMPUNG NAGA
Kampung Naga yang terletak di wilayah Jawa Barat ini merupakan satu darisejumlah kampung adat yang ada di Indonesia. Keteguhan dalam memegang adat istiadat peninggalan leluhurnya, membuat kampung menjadi daerah tujuan wisata parawisatawan atau penelitian sejumlah peneliti. Kehidupan modern memang tidak bisa lepasdari masyarakat kampung adat, namun mereka tetap hidup pada suatu tatanan dalamsuasana kesahajaan dan lingkungan kearifan tradisional yang lekat.
Kondisi Geografis Kampung Naga
Kampung naga merupakan suatu perkampungan yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat memegang adat istiadat peninggalan leluhurnya. Secaraadministratif, kampung naga berada di wilayah Desa neglasari, Kecamatan Salawu,Kabupaten Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat. Lokasi Kampung Naga tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan kota Tasikmalaya. Kampung Naga berada di lembah yang subur, dengan batas wilayah:-Di sebelah Barat adalah hutan keramat (yang di dalamnya terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga).-Di sebelah Selatan sawah-sawah penduduk -Di sebelah Utara dan Timur dibatasi oleh sungai Ciwulan yang sumber airnya berasal dari Gunung Cikuray di daerah Garut.Jarak tempuh dari Kota Tasikmalaya ke Kampung Naga + 30 KM, sedangkan dariKota Garut jaraknya + 26 KM. Untuk mencapai perkampungan ini tidaklah terlalu sulit,2