Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
27Activity
×
P. 1
Bab 1

Bab 1

Ratings: (0)|Views: 4,535|Likes:
Published by NaeGa Zhan Ichi

More info:

Published by: NaeGa Zhan Ichi on May 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/15/2013

pdf

text

original

 
1
BAB 1. PENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Tubuh mampu berfungsi sebagai satu kesatuan yang harmonis karenapengaturan hubungan saraf di antara berbagai sistem. Sistem saraf manusiamerupakan jalinan-jalinan saraf yang saling berhubungan, sangat khusus, dankomplek. Sistem saraf bertujuan untuk mengkoordinasikan, mengatur, danmengendalikan interaksi antara individu dan lingkungan disekitar(Price danWilson, 2005:1006). Sistem saraf juga merupakan sistem tubuh yang berperanpenting dalam mengatur aktivitas sebagian besar dari sistem tubuh lainnya,misalnya sistem kardovaskuler, respirasi, gastrointestinal dan lain sebagainya,oleh karena itu apabila sistem saraf mengalami gangguan, maka akanmempengaruhi kinerja sistem lainnya.Terjadinya ganggaun sistem saraf erat kaintannya dengan kondisi patologisyang terjadi didalam tubuh, secara umum gangguan neurologis dapat disebabkanoleh faktor-faktor yang merugikan, seperti terjadinya penurunan aliran darah,adanya metabolisme toksik, maupun adanya mikroorganisme yang dapatmerugikan tubuh, seperti virus, bakteri, dan lain-lain.Meduloblastoma merupakan salah satu penyakit yang mengganggu systemsyaraf. Meduloblastoma adalah jenis tumor otak yang terjadi pada bayi dan anak kecil. Mewakili 20% dari semua kanker SSP pediatrik, menurut definisimeduloblastoma terjadinya di cerebellum yang merupakan bagian belakang otak yang mengontrol berjalan,keseimbangan dan koordinasi motorik. Awalnyamedulloblastoma diklasifikasikan sebagai tumor neuroectodermal primitive(Primitive Neuroectodermal Tumor/PNET). Tumor ini merupakan 7-8 % darisemua tumor intracranial dan 30 % dari tumor otak pada anak.
1.2 Tujuan
1.
 
Mengetahui anatomi dan fisiologi medulla2.
 
Mengetahui pengertian Meduloblastoma3.
 
Mengetahui epidemiologi Meduloblastoma
 
2
4.
 
Mengetahui etiologi Meduloblastoma5.
 
Mengetahui factor risiko Meduloblastoma6.
 
Mengetahui tanda dan gejala Meduloblastoma7.
 
Mengetahui patofisiologi Meduloblastoma8.
 
Mengetahui pemeriksaan fisik Meduloblastoma9.
 
Mengetahui pemeriksaan penunjang Meduloblastoma10.
 
Mengetahui penanganan Meduloblastoma11.
 
Mengetahui pengobatan Meduloblastoma12.
 
Mengetahui komplikasi dan prognosis Meduloblastoma13.
 
Mengetahui pencegahan Meduloblastoma14.
 
Mengetahui asuhan keperawatan pada pasien Meduloblastoma
1.3
 
Implikasi Keperawatan
1.
 
Perawat sebagai edukatorPerawat memberikan informasi kepada orang tua dan keluarga mengenaipenyakit Medulloblastoma dengan bahasa yang mudah dipahami.2.
 
Perawat sebagai konselora.
 
Perawat memberikan konseling mengenai prosedur dalam menjalaniperawatan Medulloblastoma.b.
 
Perawat memberikan konseling kepada orang tua mengenai nutrisi yangharus dipenuhi oleh pasien Medulloblastoma.c.
 
Perawat membantu klien dalam memecahkan masalah dengan memberikanpilihan-pilihan yang terbaik guna mendapatkan pelayanan dan pengobatanuntuk klien Medulloblastoma.3.
 
Perawat sebagai advokasia.
 
Perawat melindungi hak-hak pasien Medulloblastoma, dalam mendapatkanpelayanan dan pengobatan yang sesuai.b.
 
Perawat memberikan saran - saran kepada klien jika klien dihadapkan padasuatu permasalahan, dengan membantu menyelesaikannya dan tidak lupamenjelaskan tentang baik buruknya dari setiap pilihan.4.
 
Perawat sebagai klinisi
 
3
Perawat memberikan asuhan keperawatan yang tepat pada anak yangmenderita penyakit Medulloblastoma dan memberikan pelayanan yang tepatsaat anak dirawat.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->