Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sistem Persamaan Linear Dan Matriks

Sistem Persamaan Linear Dan Matriks

Ratings: (0)|Views: 280|Likes:
Published by mif

More info:

Published by: mif on May 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/09/2012

pdf

text

original

 
 Diktat Aljabar Linear Sistem Persamaan Linear dan Matrik
Siana Halim- Teknik Industri UK. Petra 
1
1. SISTEM PERSAMAAN LINEAR DAN MATRIKS
1.1. PENGANTAR
DEFINISI 1.1 : PERSAMAAN LINEARSuatu persamaan linear dengan n peubah x
1
, x
2
, … , x
n
dapat dinyatakan dalam bentuk :a
1
x
1
+ a
2
x
2
+ … + a
n
x
n
= b (1.1)dimana a
1
, a
2
, … ,a
n
dan b adalah konstanta-konstanta real.DEFINISI 1.2 : PENYELESAIAN PERSAMAAN LINEARPenyelesaian dari persamaan linear (1.1) adalah urutan dari n bilangan s
1
, s
2
, … , s
n
 sehingga persamaan tersebut dipenuhi bilax
1
= s
1
, x
2
= s
2
, …, x
n
= s
n
(1.2)disubstitusikan terhadapnya.Himpunan semua pemecahan persamaan tersebut dinamakan himpunan penyelesaian.DEFINISI 1.3 : SISTEM PERSAMAAN LINEARSuatu himpunan berhingga dari persamaan- persamaan linear dalam peubah-peubah x
1
,x
2
, … , x
n
dinamakan sistem persamaan linear atau sistem linear.Suatu urutan bilangan-bilangan s
1
, s
2
, … , s
n
dinamakan pemecahan dari sistem tersebut jika (1.2) adalah pemecahan dari masing-masing persamaan pada sistem tersebut.Sebuah sistem sebarang yang terdiri dari m persamaan linear dengan n bilangan yangtidak diketahui :a
11
x
1
+ a
12
x
2
+ … + a
1n
x
n
= b
1
a
21
x
1
+ a
22
x
2
+ … + a
2n
x
n
= b
2
 :. : (1.3). . .a
m1
x
1
+ a
m2
x
2
+ … + a
mn
x
n
= b
m
 DEFINISI 1.4 : KONSISTENSI1. Sebuah sistem persamaan yang tidak memiliki penyelesaian dikatakan tidak konsisten. Jika ada setidak-tidaknya satu pemecahan, maka sistem persamaantersebut dikatakan konsisten.2. Suatu sistem persamaan linear mungkin tidak memiliki penyelesaian, atau memilikipersis satu penyelesaian, atau memiliki tak berhingga banyaknya penyelesaian.Dalam 2 dimensi dapat digambarkan sebagai berikut :y k y k l y k,llx x xGb.1.1 (a) (b) (c)tidak ada penyelesaian terdapat satu penyelesaian tak hingga banyak penyelesian
 
 Sistem Persamaan Linear Dan Matriks Diktat Aljabar Linear 
 
2
Siana Halim- Teknik Industri UK. Petra 
PROPOSISI 1.5 :
 AUGMENTED MATRIX 
Persamaan (1.3) dapat dituliskan dalam bentuk 
augmented matrix
(matriks yangdiperbesar) sebagai berikut :
mmnmm nn
baaa baaa baaa
.........
21222221 111211
!!!!
(1.4)PROPOSISI 1.6 : OPERASI BARIS ELEMENTERPenyelesaian sistem persamaan (1.3) dapat dilakukan dengan operasi baris elementer(OBE) pada matriks diperbesarnya, dengan catatan matriks tidak memilik ukuran yangterlalu besar.OPERASI BARIS ELEMENTER :1. Kalikanlah sebuah baris dengan sebuah konstanta yang tidak sama dengan nol2. Pertukarkanlah kedua baris tersebut3. Tambahkanlah perkalian dari satu baris pada baris yang lain.
1.2. SISTEM PERSAMAAN LINEAR HOMOGEN 
DEFINISI 1.7: SISTEM PERSAMAAN LINEAR HOMOGENSebuah sistem persamaan linear dikatakan homogen jika pada persamaan (1.3) nilai b
i
= 0untuk setiap i = 1,2,...,mTiap-tiap sistem persamaan linear homogen adalah sistem yang konsisten, karena x
1
=x
2
=... = x
n
= 0 selalu merupakan penyelesaian. Penyelesaian ini dinamakan penyelesaiantrivial. Jika ada penyelesaian lain yang memenuhi persamaan homogen tersebut, makapenyelesaian tersebut dinamakan penyelesaian tak trivial.TEOREMA 1.8:Sistem persamaan linear homogen dengan lebih banyak bilangan tak diketahui(peubahnya) daripada banyaknya persamaan, selalu mempunyai tak hingga banyak penyelesaian.
1.3. MATRIKS DAN OPERASI MATRIKS
DEFINISI 1.9: MATRIKSMatriks adalah suatu susunan dari banjar (
array
) bilangan-bilangan dalam bentuk segiempat, dengan jumlah baris sebanyak m dan jumlah kolom sebanyak n dan dinotasikansebagai A = (a
ij
)
mxn
i = 1,…,m dan j = 1,…, n serta a
ij
adalah elemen dari matriks Apada baris ke-i kolom ke-j
 
 Diktat Aljabar Linear Sistem Persamaan Linear dan Matrik
Siana Halim- Teknik Industri UK. Petra 
3
A =
mnmjmm inijii n jn j
aaaa aaaa aaaa aaaa
""!!!! ""!!!! """"
2121222221 111211
(1.5)CATATAN-CATATAN 1.10:1. Matriks A dikatakan berukuran m x n (berdimensi mxn)2. Matriks A dengan dimensi 1 x n disebut sebagi vektor baris, sedangkan yangberdimensi m x 1 disebut sebagai vektor kolom3. Jika jumlah baris sama dengan jumlah kolom, yaitu m = n, maka matriks A dikatakansebagai matriks bujur sangkar dengan orde n.4. Pada matriks (1.5) jika m=n, maka elemen a
ii
disebut sebagai elemen diagonal dari A,elemen-elemen lain merupakan elemen di luar diagonal dari A5. Pada matriks (1.5) dengan m=n, bila a
ii
 
0 sedangkan elemen di luar diagonal dari Asama dengan nol, yaitu, a
ij
= 0 untuk i
j, maka matriks A disebut sebagai matriksdiagonal6. Jika pada matriks diagonal di atas nilai a
ii
= c untuk setiap i=1,..,n maka matrikstersebut dikatakan sebagai matriks skalar. Dengan kata lain matriks skalar adalahmatriks diagonal dengan seluruh diagonalnya bernilai sama.7. Jika pada matriks diagonal di atas nilai a
ii
= 1 untuk setiap i=1,…,n maka matrikstersebut dikatakan sebagai matriks identitas (dinotasikan dengan I
n
).8. Jika pada matriks diagonal di atas nilai a
ii
= 0 untuk setiap i=1,..,n maka matrikstersebut dikatakan sebagai matriks NULL (dinotasikan dengan O
nxn
). Secara umumuntuk sebarang matriks A
mxn
, bila seluruh elemennya bernilai 0 maka matriks tersebutdinotasikan dengan O
mxn
 DEFINISI 1.11: OPERASI-OPERASI PADA MATRIKS1. Dua matriks A = (a
ij
) dan B = (b
ij
) dikatakan sama jika dan hanya jika A dan Bmemiliki dimensi yang sama, misal m x n, dan a
ij
= b
ij
 
i= 1,…,m dan j = 1,…,n.2. Penjumlahan MatriksJika dua buah matriks memiliki dimensi yang sama, mereka dikatakan
comformable
 untuk penjumlahan.Jika A = (a
ij
)
mxn
dan B = (b
ij
)
mxn
makaA+B = (a
ij
+ b
ij
)
mxn
 3. Perkalian Matriks dengan SkalarJika A adalah matriks berukuran mxn dan c adalah scalar makacA = (c a
ij
)
mxn
 4. Pengurangan MatriksA – B = (a
ij
– b
ij
)
mxn
 Hal ini beralasan karena :A – B = A + (-1) B= (a
ij
)
mxn
+ (-1) (b
ij
)
mxn
 = (a
ij
+ (-1) b
ij
)
mxn
 = (a
ij
– b
ij
)
mxn
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->