Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ETIKA PEMASARAN (KELOMPOK 6)

ETIKA PEMASARAN (KELOMPOK 6)

Ratings: (0)|Views: 3,624|Likes:
Published by Dewi Lestari

More info:

Published by: Dewi Lestari on May 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2014

pdf

text

original

 
 Makalah Manajemen Pemasaran
II
ETIKA PEMASARAN
Disusun Oleh :Rahmayanti Sultan A21110004Asriyanti Arif A21110012Sri Rezky Handayani A21110013Natalia Patulak A21110014Indah Kurniaty A21110016Dewi Lestari A21110017Siti Maryam A21110288
FAKULTAS EKONOMI & BISNISUNIVERSITAS HASANUDDIN2012
 
A.
 
KRITIK SOSIAL PEMASARAN
Kritik social menyatakan bahwa praktek pemasaran tertentu melukaikonsumen individual, masyarakat secara keseluruhan, dan perusahaan lain.
 
 Dampak pemasaraan pada konsumen individual 
Survey biasanya memperlihatkan bahwa konsumen mempunyai sikap yangbaur atau sedikit tidak menyenangkan terhadap praktek pemasaran. Beberapa oknummenuduh pemasaran merugikan konsumen melalui harga tinggi, praktek curang,penjualan dengan tekanan, produk yang ceroboh atau tidak aman, pengabaian yangdirencanakan, dan layanan yang buruk pada konsumen yang lemah.
 
 
Harga tinggiAda tiga faktor yang menyebabkan harga tinggi dalam hal pemasaran, yaitu :-
 
Biaya distribusi yang tinggiPara kritikus menuduhh adanya terlalu banyak perantara, tidak efisiennyaperantara sehingga mengakibatkan biaya distribusi yang tinggi dan konsumenmembayar biaya yang berlebihan ini dalam wujud harga yang lebih tinggi.-
 
Biaya iklan dan promosi yang tinggiPara kritikus juga menuduh pemasaran menaikkan harga untuk mendanaipromosi penjualan dan iklan besar-besaran. Pemasaran merespon tuduhan inibahwa iklan memang menambah biaya produk, tetapi iklan juga menambahnilai dengan member tahu pembeli potensial tentang ketersediaan suatuproduk.-
 
Markup secara berlebihan
 
Pemasar mengatakan bahwa sebagian besar bisnis berusahamemperlakukan konsumen dengan adil karena mereka ingin membangunhubungan dan mengulangi bisnis
 
Praktek menyesatkanPemasar terkadang dituduh melakukan praktek pemasaran yang menyesatkan.Praktek menyesatkan dibagi dalam tiga kelompok, yaitu :-
 
Penetapan harga, penetapan harga dapat mengelabui konsumen melaluipraktek pemasangan harga pabrik atau grosir yang menipu ataupengurangan harga yang gila-gilaan dari daftar eceran tinggi yang palsu.-
 
Promosi, promosi dapat menyesatkan melalui praktek berbohongtentangfitur atau kinerja produk -
 
Kemasan, kemasan yang menyesatkan dapat berupa melebih-lebihkan isikemasan melalui desain yang cerdik 
 
Pemaksaan penjualanWiraniaga dilatih untuk memberikan presentasi yang lancar dan mudahdimengerti untuk menarik pembelian. Mereka berusaha keras menjual karenakonteks penjualan menjanjikan hadiah besar bagi yang menjual paling banyak,sehingga mereka kadang-kadang dituduh melakukan pemaksaan penjualan dalamartian membujuk orang untuk membeli barang yang tidak pernah mereka pikirkanuntuk mereka beli.
 
Produk yang tidak bermoral Berbahaya / tidak amanSuatu keluhan yang umum terkait kualitas atau fungsi produk yang buruk yaitu produk tidak dibuat dengan baik dan pelayan tidak dilakukan dengan baik.Keluhan kedua adalah bahwa banyak produk yang hanya mengantarkansedikit manfaat atau produk itu mungkin berbahaya. Kritikan ketiga menyangkut

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
Juwaini Putra Nagan added this note
makalah y bagus
1 thousand reads
1 hundred reads
Ade Tommy liked this
Eky Prasetyo liked this
Sarma Marlinang liked this
Fadli Fauzi liked this
Seven Fold Elza liked this
Adhya Razam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->