Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
74Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perkembangan Teori Sejarah

Perkembangan Teori Sejarah

Ratings:

3.75

(4)
|Views: 10,215 |Likes:


PERKEMBANGAN TEORI SEJARAH






PERKEMBANGAN TEORI SEJARAH




More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2013

pdf

text

original

 
PERKEMBANGAN TEORI SEJARAH
Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi TugasMata Kuliah Teknologi Informasi dan KomunikasiPada Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan ProfesiAngkatan II Tahun 2008-2009Disusun Oleh:
HARI BUDIYANTO
PENDIDIKAN PROFESIFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTAJl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura Telp. 0271-717417, 719483Fax. 715448 Surakarta 57102
 
PERKEMBANGAN TEORI SEJARAH“TEORI GERAK SEJARAH”
Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi TugasMata Kuliah Teknologi Informasi dan KomunikasiPada Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan ProfesiAngkatan II Tahun 2008-2009
Oleh: Hari Budiyanto
I.
 
Teori Dalam Sejarah
Ilmu sejarah menyelidiki arti, tujuan sejarah, gerak sejarah, isi, bentuk,makna, tafsiran sejarah, dsb. Masalah tersebut dapat dikatakan sejarah serba teori,karena ilmu sejarah menyelidiki tentang dasar-dasar pengertian sejarah. Secarasingkat dapat dirumuskan bahwa sejarah serba teori meliputi bidang-bidang teoriseperti:a. teori tentang sumber-sumber sejarah b. teori tentang cara penelitian sejarahc. teori tentang rekonstruksi fakta-faktad. teori tentang cara dan penafsiran rekonstruksi faktae. teori tentang penyusunan pengertianf. teori tentang metode-metode ilmiah yang digunakan dalam ilmu sejarah,misalnya: penelitian, ilmu sejarah murni, penyusunan pengertian, dsb.g. pemikiran tentang sejarah serba obyek; arti, gerak, tujuan dan makna sejarahh. penempatan manusia dalam sejarah dan penentuan sejarah sebagai sifat azasimanusiai. teori tentang penulisan sejarah atau sejarah serba subyek  j. teori tentang sejarah penulisan sejarah (perkembangan historiografi)k. teori tentang kualifikasi sejarah sebagai ilmu, sebagai falsafah atau perkembangan ilmu sejarah/falsafah sejarahPemecahan masalah tersebut memang penting untuk seorang sejarawan.Bagi kita yang penting adalah masalah tempat manusia dalam sejarah, yaitu
2
 
tentang kebebasan manusia atau peranan manusia dalam sejarah. Dapatkahmanusia menentukan perjalanan sejarah?, atau manusia itu seperti wayang yanghanya digerakkan saja oleh sejarah. Masalah lain yang erat huungannya denganmasalah ini ialah tentang peranan tokoh-tokoh besar, seperti Iskandar Zulkarnain,Socrates, Julius Caesar, Gajah Mada, Lao Tse, Napoleon Bonaparte, Lenin,Mahatma Gandhi, Frnaklin Delano Roosevelt, dsb.Masalah yang berkaitan dengan filsafat sejarah tersebut tidak dapatdipecahkan secara absolut, artinya tidak diberi satu jawaban yang dapat diterimadan dapat memuaskan semua orang. Jawabannya bersifat relatif atau tidak absolut,di satu sisi benar, di sisi lain mungkin salah. Untuk memudahkan pemecahanmasalah tersebut, ditegaskan sebagai berikut:1. siapakah yang menentukan gerak sejarah?2. bagaimanakah sifat gerak sejarah itu?3. apakah peranan manusia dalam sejarah atau apakah arti sejarah bagi manusia?Apabila masalah tersebut tidak dapat dipecahkan secara memuaskan,setidak-tidaknya akan terdapat suatu rangkuman tentang makna sejarah.Menganalisis sejarah (kejadian sejarah) berarti mencari hakekat dari kejadian-kejadian tersebut. Hasil analisis tersebut adalah penyusunan atau penceritaankembali suatu cerita sejarah . Dalam analisis tersebut terdapat juga adanya gerak sejarah, hukum sejarah seperti halnya menganalisis suatu benda dalam ilmu pengetahuan alam. Analisis sejarah yang obyektif bila analisis itu didasarkan padasumber-sumber yang ditemukan, peranan pikiran manusia yang menganalisis(subyek) hanya terbatas kepada kemampuan mencari adanya saling hubunganantara cerita yang terdapat pada sumber-sumber sejara tersebut (Sutrasno, 1975:54)
II. Siapakah Yang menentukan Gerak Sejarah
Cerita sejarah melukiskan segala sesuatu dengan lugas, yaitu tidak menyebut sebab-sebab yang pasti, hanya rangkaian peristiwa yang saling berhubungan dengan menunjukkan keterkaitannya, seperti contoh berikut ini: Nio Joe Lan, 1952: 155-160 dalam bukunya
Tiongkok Sepandjang Abad 
menyatakan suku bangsa Tartar Manchu telah menaklukkan Tiongkok dengan
3

Activity (74)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Eka Adoncia liked this
Disman Utsman liked this
Thuty Chover'z liked this
Ahmad Brake liked this
Nurul Jadidah liked this
Dewi Taigers liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->