Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
83Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Draft Tesis Pengembangan Pariwisata Bali ( Batal dipakai)

Draft Tesis Pengembangan Pariwisata Bali ( Batal dipakai)

Ratings:

5.0

(4)
|Views: 6,789 |Likes:
Published by Nyoman Rudana

More info:

Published by: Nyoman Rudana on Dec 22, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

 
USULAN T E S I S
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BALITHE REAL FACE OF BALI, THE WORLD VILLAGE
Disusun Oleh :
N A M A : Nyoman RudanaNOMOR POKOK : 08.D.040PROGRAM STUDI : MANAJEMEN PEMBANGUNAN DAERAH
Diajukan untuk memenuhi sebagian SyaratGuna Memperoleh Gelar Magister Adminitrasi Publik (MAP) dalamIlmu Administrasi
PROGRAM MAGISTER ILMU ADMINISTRASISEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASILEMBAGA ADMINISTRASI NEGARAJAKARTA2008
 
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BALITHE REAL FACE OF BALI, THE WORLD VILLAGEBAB I. PERMASALAHAN PENELITIAN1. Latar Belakang Permasalahan
Penelitian ini dilakukan di Bali ( Kotamadya Denpasar, kabupaten Gianyar dan kabupatenBadung yang merupakan sentra pariwisata ) karena Bali merupakan barometer pariwisata diIndonesia dan merupakan wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Propinsi Bali terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau Bali yang merupakan pulau terbesar, sedangkan pulau-pulau kecillainnya adalah Pulau Nusa Penida, Pulau Nusa Ceningan, Pulau Nusa Lembongan, PulauSerangan dan Pulau Menjangan. Luas wilayah Bali secara keseluruhan 5.636,86 Km2 atau0,29% dari luas kepulauan Indonesia. Jumlah penduduk Bali Tahun 2000 (Sensus Penduduk)sebesar 3.146.999 jiwa atau dengan kepadatan penduduk 555 jiwa/km2 dan tingkat per-tumbuhan penduduk 1,19% per tahun selama periode tahun 1990 - 2000. Untuk tahun 2006 jumlah penduduk Bali sebanyak 3. 310 307 jiwa ( lihat tabel I pada lampiran ).Secara Administratif Propinsi Bali dibagi menjadi 9 Kabupaten/ Kota 8 Kabupaten dan 1Kota ), 55 Kecamatan, 701 Desa/ Kelurahan, 1.433 Desa Pekraman, 3.945 Banjar/ Adat. LuasKabupaten Buleleng 1.365,88 Km2, Jembrana 841,80 Km2, Tabanan 839,33 Km2, Badung418,52 Km2, , Gianyar 368,00 Km2, Klungkung 315,00 Km2, Bangli 520,81 Km2, Karangasem839,54 Km2, dan kotamadya Denpasar 127,78 Km2.Filosofi
Tri Hita Karana ,
 yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan( parahyangan ), manusia dengan manusia ( pawongan ) dan manusia dengan alam sekitar( palemahan ) sangat
 
menyatu dengan masyarakat Bali dan merupakan pedoman hidup dalammengarungi kehidupan sehari – hari.Kondisi ekonomi Daerah Bali tahun 2006 dapat dilihat dari stuktur perekonomian,dimana Produk Domestik Regional Bruto ( PDRB ) Propinsi Bali atas dasar harga berlaku tahun2006 sebesar Rp. 37.388.484.90 atau naik sebesar 10,14% dari tahun sebelumnya. Yangmenduduki tiga besar dari PDRB berdasarkan harga yang berlaku di tahun 2006 adalah sektorPerdagangan, Hotel dan restaurant ( 28, 88% ), pertanian, peternakan, Kehutanan danPerikanan ( 19,96% ) dan sektor jasa ( 16,22% ).Kondisi sosial masyarakat Bali secara umum cukup baik,hal ini dibuktikan dengankegiatan di sektor keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat berjalan sebagaimana biasanya.
2
 
Industri pariwisata yang mengacu kepada
 Sapta Pesona
(Keamanan, Ketertiban,Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan ) sangat terpengaruh terhadap berbagai isu yang popular di dunia. Sebagai salah satu sektor yang bergerak pada bidang jasa,isu –isu yang ada memiliki pengaruh besar terhadap keyakinan konsumen, yaitu wisatawanterutama dalam kaitannya dengan motivasi perjalanan pada suatu destinasi. Turunnya jumlahkunjungan disamping disebabkan oleh isu global dan dampak beberapa sektor, salah satunya juga diakibatkan Indikasi terhadap adanya kemandekan pengembangan produk sehinggamenurunkan minat dan motivasi kunjungan wisatawan.Setelah terpuruknya pariwisata Bali sebagai akibat dari dampak krisis multidimensitanah air (mulai tahun 1997), aksi terorisme internasional ( WTC, 2001) dan berbagai hal yangterjadi mengakibatkan pariwisata Bali dihadapkan pada kondisi sulit dalam kurun waktusembilan tahun terakhir ini.Mengawali tahun 2006 sebagai dampak tragedi Bom Bali II, sepanjang bulan Januaris/d September 2006 pertumbuhan kunjungan wisman yang langsung berkunjung ke Bali secarakontinyu mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya,namun demikian dengan berbagai upaya yang telah diiakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali beserta pelaku pariwisata Bali, akhirnya memperlihatkan hasil yang cukup menjanjikan denganpeningkatan jumlah kunjungan wisman di triwulan terakhir tahun 2006 sebesar 59% (triwulanIV 2005 : 219.691 orang, triwulan IV 2006 : 349.321 orang). Secara akumulatif jumlahkunjungan tahun 2006 mengalami penurunan yakni sebesar -9,10% dibandingkan dengantahun sebelumnya (tahun 2005: 1.386.449 orang, tahun 2006: 1.260.317 orang).Di sisi lain, negara-negara tetangga di lingkungan ASEAN seperti Singapura, Malaysia,Thailand, Vietnam dan Kamboja mengalami peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan.Kondisi ini tentunya akan mengancam perkembangan pariwisata di Indonesia khususnya Bali.Menyikapi keadaan tersebut, pemerintah Indonesia dan khususnya Bali harus introspeksi diriuntuk mencari langkah-langkah strategi yang tepat dalam mengatasi permasalahan tersebut.Obyek wisata Bali, baik obyek wisata alam maupun wisata budaya, masih tetap yangterbaik di dunia. Namun, dengan semakin ketatnya persaingan antara daerah-daerah tujuan wisata yang ada di negara-negara ASEAN maupun China, pemerintah pusat maupun Bali, harus berupaya mencari akar permasalahan baik secara internal maupun secara eksternal, danmencari strategi yang tepa untuk menanggulanginya. Faktor-faktor internal yang diduga berpengaruh terhadap pengembangan pariwisata Bali, antara lain adalah kondisi sarana danprasarana yang belum berkualitas internasional, dan kondisi sumber daya manusia yang juga berkelas internasional. Selain itu, pemerintah pusat juga belum memberi dukungan secara
3

Activity (83)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Seo Bill added this note
manntap
Gunadi P liked this
Reza Nurrohman liked this
Kujang Ujang liked this
nina_sibarani liked this
Yohanes Hendra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->