Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PROSES PEMINTALAN BENANG

PROSES PEMINTALAN BENANG

Ratings: (0)|Views: 961 |Likes:
Published by asebagustionnes2

More info:

Published by: asebagustionnes2 on May 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

 
PROSES PEMINTALAN BENANG (SPINNING)I. PROSES PEMBUATAN BENANGProses pembuatan benang ada beberapa cara tergantung pada bahan baku yang diolah, namun padaprinsipnya sama, yaitu membuat untaian serat-serat yang kontinyu dengan diameter dan antihanteetentu.Cara pembuatan benang yang dilakukan industri kebanyakan adalah serat-serat dari alam ataupunsintetik mengalami :· Pembukaan atau penguraian (Opening)· Pembersihan kotoran (Cleaning)· Penarikan (Drafting)· Pemberihan antihan (Twisting)· Penggulungan (Winding)II. PROSES PEMINTALANMula-mula serat mengalami proses pencampuran, pembukaan dan pembersihan di mesin blowing,dan sebagai hasil akhir berupa gulungan lap. Gulungan lap kemudian diolah pada mesin Carding, lapakan mengalami proses pembukaan dan pembersihan lebih lanjut, sehingga menjadi serat-seratindividu. Di samping itu serat-serat yang sangat pendek terpisahkan dari serat-serat yang panjang,dan hasilnya berupa sumbu yang disebut sliver.Hasil sliver Carding keadaan serat-seratnya masih belum lurus dan belum sejajar satu sama lain sertabelum rata. Untuk meluruskan dan mensejajarkan serat-serat serta meratakan slivernya, makabeberapa sliver tersebut dirangkap dan disuapkan ke mesin Drawing. Jumlah rangkapan biasanyaantara 6-8 buah sliver. Pelurusan dan pensejajaran serat-serat dilakukan dengan jalan penarikanoleh pasangan-pasangan rol-rol penarik, dan hasilnya berupa sliver yang lebih rata.Pengerjaan ini dilakukan 2-3 kali (passages) pada mesin Drawing, tergantung pada mutu benangyang diinginkan. Hasil sliver Drawing kemudian dikerjakan pada mesin Roving untuk diperkecildiameternya. Untuk memberikan kekuatan pada roving agar dapat digulung pada bobbin, makapada Roving tersebut diberikan sedikit puntiran (twist).Akhirnya Roving tersebut dikerjakan pada mesin pintal Ring Spinning hingga menjadi benang melaluiproses penarikan dan pemberian puntiran serta digulung pada bobbin. Untuk membuat benang yangbermutu tinggi biasanya sesudah mangalami proses di mesin Carding tidak langsung dikerjakan padamesin Drawing, tetapi diproses dulu di mesin Combing, dimana serat-serat yang pendek dipisahkan.
 
Pembuatan atau pemintalan serat dari larutan polimer dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu :1. Pemintalan Cara Basah (Wet Spinning), larutan polimer didalamnya disemprotkan melaluispinneret kedalam larutan yang dapat memadatkan polimer atau turunan-turunan polimer.Contohnya : rayon kuproamonuim, rayon viskosa, kasein, polyvenil khlorida, polyvinil alkohol,poliakrionotril.2. Pemintalan Cara Kering (Dry Spinning), Pembuatan filamen dilakukan dengan menyuapkan pelarutdari larutan polimer. Pelarut dihilangkan dengan menyuapkannya ke udara atau pada gas-gas yangsesuai biasanya gas inert. Contohnya : poliakrionitril, plivinil khlorida, polivinil asetat, rayonasetat,rayon triasetat.3. Pemintalan Cara Lelehan (Melt Spinning), Dilakukan dengan cara menyemprotkan larutan polimeryang diperoleh dari pemanasan serpih polimer, lelehan polimer disuapkan dengan tekanan dengankecepatan tetap melalui lubang-lubang spinneret, yang pada saat pendinginan akan memadat.Filamen yang keluar akan membentuk satuan benang yang kemudian digulung. Contohnya : nylondan polyester.Pada setiap pemintalan diatas akan mengalami proses lanjutan yaitu :a. Proses penarikan berfungsi untuk mengatur diameter filamen dan menaikkan derajat orientasimolekul-molekul polimer dan kristalitas serat.b. Pengeringan berfungsi untuk serat dapat digunakan untuk benag pintal dan lainnya.III. MESIN-MESIN PEMINTALANA. MESIN BLOWINGPada proses pemintalan serat staple atau serat pendek maka bahan yang akan diproses harusmelalui proses blowing karena bahan baku serat pendek tersebut dikemas dalam bentuk bal yangmerupakan serat-serat pendek yang dipadatkan dan berbentuk kotak. Oleh karena itu maka seratserat yang menggumpal harus diurai atau dibuka terlebih oleh mesin blowing . Adapun tujuanproses blowing adalah :a. Mencampur seratb. Membuka gumpalan-gumpalan serat.c. Membersihkan kotoran-kotorand. Membuat gulungan lapUntuk melakukan fungsi tersebut maka mesin blowing terdiri dari beberapa mesin yang dirangkaikanmenjadi satu. Adapun contoh susunan mesin tersebut adalah :
 
A. MESIN CARDINGSecara singkat, tujuan dari mesin Carding adalah :a. Membuka gumpalan
 –
gumpalan serat lebih lanjut , sehingga serat
 –
seratnya terurai satu samalain.b. Membersihkan kotoran
 –
kotoran yang masih ada didalam gumpalan
 –
gumpalan serat atauyang tersangkut sejauh mungkin.c. Memisahkan serat
 –
serat yang sangat pendek dari serat
 –
serat panjang (main fibre).d. Membentuk serat
 –
serat tersebut menjadi sliver , dengan arah serat ke sumbu dari sliver.Prinsip Mesin CardingProses carding dilakukan dengan melewatkan lapisan atau gumpalan serat diantara dua permukaanyang menyerupai parut kawat yang bergerak dengan kecepatan yang berbeda. Dengan demikianmaka gumpalan
 –
gumpalan serat tersebut akan tergaruk dan terurai. Karena jarak antara keduapermukaan itu sengat dekat, maka gumpalan
 –
gumpalan kapas tersebut akan membentuk lapisanserat yang tipis dan tersebar pada permukaan, dengan letak serat mengarah ke arah gerakanpermukaan.Pada dasarnya , ada dua gerakan pokok pada mesin Carding yang dilakukan oleh permukaan sepertiparut yaitu Carding action (Gerakan penguraian ) dan Stripping action ( gerakan pengelupasan danpemindahan ). Perbedaan antara kedua gerakan ini terutama ditentukan oleh ujung yang tajam danarah serta kecepatan permukan kawat tersebut.Gerakan Penguraian ( Carding Action ), terjadi bila dua permukaan yang dilapisi jarum dengan arahyang berlawanan dan bergerak dengan kecepatan yang berbeda , dengan arah putaran yang sama.Silinder dengan kecepatan yang tinggi dan flat dengan kecepatan yang lambat. Juga terjadi antarasilinder dengan kecepatan yang tinggi dengan doffer yang kecepatan relatih lebih lambat.Gerakan pemindahan / pengelupasan ( Strippinng Action ), Gerakan pemindahan/pengelupasanterjadi bila dua permukaan yang dilapisi jarum
 –
jarum dengan arah yang sama bergerak dengankecepatan yang berbeda (lambat dan cepat) dengan arah gerakan yang sama,sehingga bagian yangtajam dari jarum pada permukaan yang bergerak cepat , seakan
 –
akan menyapu bagian yangtumpul dari jarum pada permukaan yang dilaluinya. Proses Stripping Action ini terjadi antara Taker
 –
 in dengan Silinder dan Doffer dengan Doffer comb. Dalam hal ini kecepatan silinder ralatif lebihbesar dari kecepatan Taker
 –
in, sehingga seakan serat berpindah ke permukaan silinder. GerakanStripping Action ini juga terjadi antara doffer dan doffer comb.B. MESIN DRAWINGPada prinsipnya mesin drawing merupakan proses peregangan pada bahan yang berupa sliversehingga bahan tersebut setelah mengalami proses drawing akan mengalami pengecilan bahan,pensejajaran atau pelurusan serat, perangkapan dan pencampuran bahan. Selain itu tekukantekukan yang dialami serat karena proses carding akan kembali diluruskan pada proses ini.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sisvika Vee liked this
Wendi Hermawan liked this
Dhiny Adam's liked this
Ita Wahyu Aini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->