Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hak Dan Kewajiban Warga Negara Yang Diatur Dalam UUD 1945

Hak Dan Kewajiban Warga Negara Yang Diatur Dalam UUD 1945

Ratings: (0)|Views: 500|Likes:
Published by POETRA.COM

More info:

Categories:Types, Letters
Published by: POETRA.COM on May 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
Hak dan Kewajiban Warga Negara yang Diatur Dalam UUD 1945
Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 yang meliputi :
Hak dan kewajiban dalam bidang politik 
Pasal 27 ayat (1) menyatakan, bahwa “Tiap-tiap warga negara bersamaankedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemeritahan itu dengan tidak ada kecualinya”. Pasal ini menyatakan adanyakeseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu :1. Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan.2. Kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan.Pasal 28 menyatakan, bahwa “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul,mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan denganundang-undang”.Arti pesannya :1. Hak berserikat dan berkumpul.2. Hak mengeluarkan pikiran (berpendapat).Kewajiban untuk memiliki kemampuan beroganisasi dan melaksanakan aturan-aturanlainnya, di antaranya: Semua organisasi harus berdasarkan Pancasila sebagai azasnya,semua media pers dalam mengeluarkan pikiran.
Hak dan kewajiban dalam bidang sosial budaya
Pasal 31 ayat (1) menyatakan, bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran”. Pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa “Pemerintah mengusahakan danmenyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional, yang diatur dengan undang-undang”.Pasal 32 menyatakan bahwa “Pemerintah memajukan kebudayaan nasionalIndonesia”.Arti pesan yang terkandung adalah :1.Hak memperoleh kesempatan pendidikan pada segala tingkat, baik umummaupun kejuruan.2.Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah.3.Kewajiban mematuhi peraturan-peraturan dalam bidang kependidikan.4.Kewajiban memelihara alat-alat sekolah, kebersihan dan ketertibannya.5.Kewajiban ikut menanggung biaya pendidikan.6.Kewajiban memelihara kebudayaan nasional dan daerah.Selain dinyatakan oleh pasal 31 dan 32, Hak dan Kewajiban warga negara tertuang pula pada pasal 29 ayat (2) yang menyatakan bahwa “Negara menjamin kemerdekaantiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadatmenurut agamanya dan kepercayaannya itu”.Arti pesannya adalah :
 
1.Hak untuk mengembangkan dan menyempurnakan hidup moralkeagamaannya, sehingga di samping kehidupan materiil juga kehidupanspiritualnya terpelihara dengan baik.2.Kewajiban untuk percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam
Pasal 30 menyatakan, bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut sertadalam usaha pembelaan negara”. Arti pesannya : bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara.
Hak dan kewajiban dalam bidang Ekonomi
Pasal 33 ayat (1), menyatakan, bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan”.
Pasal 33 ayat (2), menyatakan bahwa “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai olehnegara”.
Pasal 33 ayat (3), menyatakan bahwa “Bumi dan air dan kekayaan alam yangterkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar- besarnya kemakmuran rakyat”.
Pasal 34 menyatakan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipeliharaoleh negara”.
Hak Asasi Manusia Bidang Ekonomi.
Di dalam Pasal 27 ayat (2) Perubahan UUD 1945 ditentukan : “Tiap-tiap warga Negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. DalamPasal 28D ayat (2) Perubahan UUD 1945 ditentukan :Setiap orang berhak untuk  bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungankerja. Selanjutnya khusus mengenai perekonomian diatur dalam Pasal 33 PerubahanUUD 1945 yaitu :(1). Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.(2). Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajathidup orang banyak dikuasai oleh Negara.(3). Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan,kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonominasional. Penelusuran dalam kepustakaan ditemukan bahwa hak asasi manusia bidangekonomi adalah hak yang berkaitan dengan akitivitas perekonomian, perburuhan, hak mempero!eh pekerjaan, perolehan upah dan hak ikut serta dalam serikat buruh.
- Hak memperoleh Pekerjaan.
Deklarasi Umum Persenkatan Bangsa-dangsa (PBB) tentang HAM, dalam pasal 23ayat (1) menentukan “setiap orang berhak atas pekerjaan berhak dengan bebasmemilih pekerjaan, berhak atas syarat-syarat perburuhan yang adil serta baik dan atas perlindungan terhadap pengangguran. Dalam International Covenant on Economc,Social and Cultural 1966, pasal 6 ayat (1) menentukan “negara-negara peserta
 
 perjanjian ini mengakui hak untuk bekerja yang meliputi setiap orang atas kesempatanmemperoleh nafkah dengan melakukan pekerjaan yang secara bebas dipilihnya atauditerimanya dan akan mengambil tindakan-tindakan yang layak dalam melindungi hak ini”. Kecuali itu, dalam pasal 38 Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999menentukan :“setiap warga negara sesuai dengan bakat, kecakapan dan kemampuan, berhak atas pekerjaan yang layak (ayat 1). Selain itu ditentukan “setiap orang berhak dengan bebas memilih pekerjaan yang disukainya dan berhak pula atas syarat-syaratketenagakerjaan yang adil (ayat 2). Setiap orang baik. pria maupun wanita yangmelakukan pekerjaan yang sama, sebanding, setara atau serupa berhak atas upah sertasyarat-syarat perjanjian kerja yang sama (ayat 3). Sedangkan ayat 4 menentukan “setiap orang baik pria maupun wanita dalam rnelakukan pekerjaan yang sepadandengan martabat kemanusiaannya berhak atas upah yang adil sesuai dengan prestasinya dan dapat menjamin kelangsungan kehidupan keluarga.
- Hak mendapat upah yang sama.
Untuk menciptakan keadilan, maka perolehan upah antara pria dan wanita diharapkantidak berbeda dalam hal jenis kelamin dan kualitas pekerjaan yang sama. TheUniversal Declaration of Human Rights 1948, dalam pasal 23 ayat (2) menentukan“setiap orang dengan tidak ada perbedaan, berhak atas pengupahan yang sama untuk  pekerjaan yang sama”. Hal yang sama juga diatur secara rinci dalam pasal 7International Covenant on Economic, Social and Cultural menetukan “negara-negara pesertaperjanjian mcngakui hak setiap orang akan kenikmatan kondisi kerja yang adildan menyenangkan yang mejamin :
Pemberian upah bagi semua pekerja, sebagai minimum dengan :1) Gaji yang adil dan upah yang sama untuk pekerjaan yang sama nilainya tanpa perbedaan apapun, terutama wanita yang dijamin kondisi kerjanya tidak kurang dankondisi yang dinikmati oleh pria, dengan gaji yang sama untuk pekerjaan yang sama.2) Penghidupan yang layak untuk dirinya dan keluarganya sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian.
Kondisi keja yang aman dan sehat;
Persamaan kesempatan untuk setiap orang untuk dipromosikan pekerjaannyake tingkat yang lebih tinggi, tanpa pertimbangan lain kecuali senioritas dankecakapan;
Istirahat, santai dan pembatasan dan jam kerja yang layak dan liburan berkala.dengan upah dan juga upah pada hari libur umum. Hal yang samadalam hukum positif Indonesia diatur dalam pasal 38 Undang-undang tentangHak Asasi Manusia.
- Hak ikut serta dalam Serikat Buruh.
Piagam dalam Dekiarasi Umum Perserikatan Bangsa Bangsa 1948, pada pasal 23 ayat(4) menentukan :”setiap orang herhak mendirikan dan memasuki serikat-serikat kerjauntuk melindungi kepentingannya.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->