Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Orientasi Pasar dan Karakteristik Pasar Terhadap Strategi Inovasi dan Kinerja Pemasaran Pada Industri Kosmetik Di Jawa Timur

Pengaruh Orientasi Pasar dan Karakteristik Pasar Terhadap Strategi Inovasi dan Kinerja Pemasaran Pada Industri Kosmetik Di Jawa Timur

Ratings: (0)|Views: 369 |Likes:

More info:

Published by: Edwin Octavian Mahendra on May 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2013

pdf

text

original

 
 Jurnal ISEI Jember, Volume 2 Nomor 1, April 2012
PENGARUH ORIENTASI PASAR DAN KARAKTERISTIK PASAR TERHADAP STRATEGI INOVASI DANKINERJA PEMASARAN PADA INDUSTRI KOSMETIK DI JAWA TIMUR 
(THE INFLUENCE OF MARKET ORIENTATION AND MARKET CHARACTERISTIC TO THE INNOVATION  STRATEGY AND MARKETING PERFORMANCE OF COSMETIC INDUSTRIES IN EAST JAVA)
Abdul Halim
Staf pengajar Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Jember Jl. Kalimantan No. 37 Jember Telp. 0331-337990/Fax. Fax. 332150Rumah PPLI 40-41 Arjasa Jember Telp. 0331-540247 HP.081249994760
 Abstract 
The objective of this research is to analyze and test whether or not market orientation and market characteristic have significant influence to the innovationtrategy and marketing performances of cosmetic industry in East Java Thisresearch is confirmatory or testing hypotesis research whch is meant to explainthe causal relationship between variables through testing hypothesis The population of the research is all of cosmetic industries which are joined in PERKOSMI which are 37 industries as sampling population, and they are taken4 people for each sample industry. Consequently, the research unit consists of 148 people as the target population . The data analysis technique is done throughStuctural Equation Model (SEM) with AMOS 4.0 program. The finding of this study shows that market orientation and market characteristic have significant influenceto the innovation strategy and marketin. performance. Market orientation has significant and positive influence to the innovation strategy and it has significant and positive of total influence to the marketing performance. Whilemarkecharacteristic has significant and negative influence to the innovation strategy and it has significant and positive influence to the marketing performance. Finally,innovation strategy has significant and positive influence to the marketin performance.
 Key words :
market orientation, market characteristic, innovation strategy,
 
marketing performances.
1. Pendahuluan
Indonesia dengan penduduk kurang lebih 220 juta merupakan pasar potensial yangsangat bagus bagi produk kosmetik. Produk kosmetik dijual melalui toko-toko khusus,department store, supermarket, multilevel marketing, dan salon salon kecantikan .Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia ( Badan POM RI )nomor HK.00.05.4.1745, kosmetik adalah : Bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia ( epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organgenital bagian luar) atau gigi dan mukosa mulut terutama untuk membersihkan,43
 
 Abdul Halim, Orientasi Pasar & Karakteristik Pasar Terhadap Strategi Inovasi & Kinerja
mewangikan, mengubah penampilan dan atau memperbaiki bau badan atau melindungiatau memelihara tubuh pada kondisi baik.Penelitian yang akan dilakukan mengambil obyek pada perusahaan manufaktur yang sejenis, yaitu perusahaan kosmetik yang tergabung dalam PERKOSMI ( PersatuanPerusahaan Kosmetik Indonesia ) Propinsi Jawa Timur, dan terdaftar di Badan POM RI(Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia ) yang berjumlah 37 perusahaan.Menurut Kurniawan (2004: 11) perusahaan kosmetik yang tergabung didalam PERKOSMIProvinsi Jawa Timur terdiri atas : Perusahaan berskala kecil dengan jumlah pekerja 5 – 19orang, perusahaan berskala menengah dengan jumlah pekerja 20 99 orang, dan perusahaan berskala besar dengan jumlah pekerja > 100 orang, dan telah terorganisir dengan baik sehingga memudahkan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini..Pertimbangan lain, penetrasi produk China ke pasar Indonesia kini semakinderas. Tidak hanya lewat produk elektronik, kendaraan, dan keramik, namun kini jugamenyerbu dengan produk kosmetik. Sejak masuk ke pasar kosmetik di Indonesia, kini produk impor kosmetik China telah berhasil merebut 10 % pasar domestik. permasalahanyang dihadapi perusahaan kosmetik Indonesia semakin berat lagi, karena produk kosmetik dari Korea masuk ke Indonesia yang harganya juga kompetitif (Kurniawan,2004: 21). Halini juga dirasakan pengaruhnya pada perusahaan kosmetik yang tergabung dalamPERKOSMI Provinsi Jawa Timur. Dari permasalahan-permasalahan di atas maka perusahaan kosmetik yang tergabung dalam PERKOSMI Indonesia Propinsi Jawa Timur dituntut selalu mengadakan monitoring secara terus menerus keadaan pasar, keadaan persaingan perkembangan teknologi yang berkaitan dengan kosmetik dan perusahaankosmetik harus berusaha untuk merespon kebutuhan-akan perubahan secara berkesinambungan,sehingga perusahaan kosmetik dapat menetapkan strategi kompetisidengan focus pada penciptaan sesuatu yang berbeda untuk melayani pelangganKajian di bidang strategi pemasaran yang selama ini dilakukan menyatakan bahwasecara umum perusahaan yang memutuskan untuk melakukan strategi inovasi akanmemperoleh keuntungan pada peningkatan kinerja perusahaan.. Beberapa penelitianmembuktikan bahwa strategi inovasi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan akan berdampak secara langsung pada kinerja perusahaan.(Zahra dan Das,1993). Kim danMauborgne (1999) membuktikan bahwa strategi inovasi akan memberikan pengaruh padakinerja jika perusahaan mampu menciptakan value innovation dalam proses inovasiTerakhir, Song, Benedeto dan Zhao (1999) menyatakan bahwa strategi inovasi yangdilakukan oleh perusahaan manufaktur dan perusahaan jasa ,akan memberikan pengaruhyang berbeda. Perusahaan manufaktur akan memperoleh kinerja yang lebih tinggidibandingkan perusahaan jasa dalam proses inovasinya.Dari uraian latar belakang di atas, maka akan dilakukan penelitian untumengetahui pengaruh orientasi pasar, karakteristik pasar terhadap strategi inovasi dankinerja pemasaran pada industri kosmetik di Jawa Timur.
2. Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitianini adalah sebagai berikut :a)Untuk menganalisis dan menguji pengaruh yang signifikan variable orientasi pasar terhadap variabel strategi inovasi industri kosmetik  b)Untuk menganalisis dan menguji pengaruh yang signifikan variable karakteristik  pasar terhadap variable strategi inovasi industri kosmetik c)Untuk menganalisis dan menguji pengaruh yang signifikan variable orientasi pasar terhadap variable kinerja pemasaran industri kosmetik 44
 
 Jurnal ISEI Jember, Volume 2 Nomor 1, April 2012
d)Untuk menganalisis dan menguji pengaruh yang signifikan variable karakteristik  pasar terhadap variable kinerja pemasaran industri kosmetik e)5) Untuk menganalisis dan menguji pengaruh yang signifikan variable strategiinovasi terhadap variable kinerja pemasaran industri kosmetik 
3. Metode Penelitian
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survai
(survey research)
yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagaialat pengumpulan data yang pokok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan kosmetik yang tergabung dalam PERKOSMI ( Persatuan PerusahaanKosmetik Indonesia ) Propinsi Jawa Timur, dan terdaftar di Badan Pengawasan Obat danMakanan Republik Indonesia ( Badan POM,RI ), yang berjumlah 37 perusahaan sebagai populasi sampling. sedangkan yang diteliti (unit penelitian atau unit analisis) adalah pemilik atau pimpinan ,kepala bagian pemasaran, kepala bagian produksi, kepala bagian penelitian dan pengembangan., masing-masing sampel perusahaan diambil 4 orang.Dengan demikian, unit penelitian atau unit analisis sebesar :4 x 37 = 148 orang sebagai populasi sasaran.Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodetotal sampling atau penelitian tidak menggunakan sampel, sehingga teknik pengambilansampel tidak diperlukan. Metode anallisis kuenaire dalam penelitian ini meliputi : ujivaliditas dan uji reliabilitasAlat analisis yang digunakan dalam mengolah data untuk menguji hipotesis yangdiajukan adalah dengan menggunakan
Structural Equation Modeling 
(SEM). Dasar analisis SEM. adalah analisis loading factor dan analisis regression weight. StructuralModel dalam penelitian ini sebagai berikut :a)Model yang menjelaskan pengaruh variable orientasi pasar, karaktreistik pasar terhadap strategi inovasi :
SI = β
1
OP + β
2
KP + z
1
 b)Model yang menjelaskan pengaruh variable orientasi pasar, karakteristik pasar, danstrategi inovasi terhadap kinerja pemasaran. 
KM = β
3
OP + β
4
KP + β
5
SI + z
2
4. Hasil penelitian dan Pembahasan4.1
 
Pengujian Validitas dan Reliabilitas variable Orientasi Pasar
Hasil analisis memperlihatkan bahwa validitas instrument ditunjukkan dalamvariable orientasi pasar. Seluruhnya setiap indikator memiliki factor loading (λ) yanglebih besar dari kriteria yang telah ditetapkan. Oleh karena itu variable orientasi pasar dapat dikatakan valid. Hasil perhitungan validitas variabel orientasi pasar ditunjukkantabel 1,
Tabel 1. Validitas Variabel Orientasi Pasar
IndikatorFaktor loading (λ)KriteriaKeterangan45

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
H4k1m3 liked this
H4k1m3 liked this
Sigit Pambudi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->