Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB II PKPR

BAB II PKPR

Ratings: (0)|Views: 154 |Likes:
Published by kampusmesum

More info:

Published by: kampusmesum on May 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2013

pdf

text

original

 
7
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
A. Pengetahuan
1. Pengertiana. Menurut Notoatmodjo (2006) dalam Wawan dan Dewi (2010 : h.11)pengetahuan merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orangmelakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu. Penginderaanterjadi melalui panca indera manusia yakni indera pengelihatan,pendengaran, penciuman, rasa dan raba dengan sendiri melalui matadan telinga.b. Menurut Barnadib dalam Ahmadi dan Uhbiyati (2003 : h.79) ilmupengetahuan ialah suatu uaraian yang lengkap dan tersusun tentangsuatu objek.c. Menurut Indrakusuma dalam Ahmadi dan Uhbiyati (2003 : h.79) ilmupengetahuan merupakan uraian yang sistematis dan metodis tentangsuatu hal atau masalah.2. Tingkat PengetahuanMenurut Notoatmodjo (2006) dalam Wawan dan Dewi (2010 : h.12-14) pengetahuan dalam aspek kognitif dibagi menjadi 6 tingkatan, yaitu :a. Tahu
(Know)
 Artinya mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya, yangtermasuk dalam kategori ini adalah mengingat kembali
(recall)
sesuatuyang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yangtelah diterima. Oleh sebab itu tahu ini merupakan tingkat pengetahuanyang paling rendah.7
 
8b. Memahami
(Comprehension)
 Artinya suatu kemampuan untuk menjelaskan secara benar tentangobjek yang diketahui dan dapat menginterpretasikan materi tersebutsecara benar. Orang yangtelah paham terhadap objek atau materi harusdapat menjelaskan, menyebutkan contoh,menyimpulkan, meramalkandan sebagainya terhadap objek yang dipelajari.c. Aplikasi
(Aplication)
 Artinya kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajaripada situasi atau kondisi real (sebenarnya). Aplikasi ini dapat diartikansebagai aplikasi atau penggunaan hukum-hukum, rumus, metode,prinsip dan sebagainya dalam konteks atau situasi yang lain.d. Analisis
(Analysis)
 Artinya suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek kedalam komponen-komponen, tetapi masih di dalam satu strukturorganisasi danmasih ada kaitannya satu sama lain. Kemampuan analisisdapat dilihat dari penggunaan kata kerja, sepertidapat menggambarkan(membuat bagan), membedakan, memisahkan dan mengelompokkan.e. Sintesis
(Synthesis)
 Artinya kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-bagian di dalam suatu bentuk keseluruhan yang baru. Dengan kata lainsinteisis adalah suatu kemampuan untuk menyusun formulasi baru dariformulasi-formulasi yang ada.f. Evaluasi
(Evaluation)
 Artinya kemampuan untuk melakukan justifikasi atau penilaian terhadapsuatu materi atau objek. Penilaian-penilaian didasarkan pada suatukriteria yang ditentukan sendiri atau menggunakan kriteria-kriteria yangtelah ada.
 
93. Faktor
 –
faktor yang mempengaruhi pengetahuana. Faktor Internal1) PendidikanMenurut Notoatmodjo (2003) dalam Wiwik (2009 : h.9)mengemukakan bahwa konsep dasar pendidikan adalah suatuproses belajar yang berarti bahwa dalam pendidikan itu terjadi prosespertumbuhan, perkembangan dan perubahan kearah yang lebihdewasa, lebih baik dan lebih matang pada diri individu, kelompok,atau masyarakat. Sedangkan Nursalam dan Siti Pariani (2001) dalamWiwik (2009 : h.9) mengemukakan bahwa makin tinggi pendidikanseseorang makin mudah menerima informasi sehingga makin banyakpula pengetahuan yang dimiliki, sebaliknya pendidikan yang kurangakan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilaiyang di kenakan.Menurut Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (2003)pendidikan dibebedakan menjadi 3 yaitu :a) Pendidikan InformalPendidikan informal adalah pendidikan yang diperoleh seseorangdari pengalaman sehari-hari dengan sadar atau tidak sadar.Pendidikan ini dapat berlangsung dalam keluarga, dalampergaulan sehari-hari maupun dalam pekerjaan, masyarakat,keluarga dan organisasi.b) Pendidikan FormalPendidikan formal adalah pendidikan yang berlangsung secarateratur, bertingkat dan mengikuti syarat-syarat tertentu secara

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->