Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
16._Materi_Bimbingan_Karir

16._Materi_Bimbingan_Karir

Ratings: (0)|Views: 27 |Likes:
Published by septy3

More info:

Published by: septy3 on May 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2012

pdf

text

original

 
 APA DAN BAGAIMANABIMBINGAN KARIER 
Materi SajianWorkshop Bimbingan dan KonselingPoliteknik Kesehatan, Tasikmalaya22-25 Maret 2006Oleh:Mamat SupriatnaIlfiandra
JURUSAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGANFAKULTAS ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA2006
 
 1
BAGIAN PERTAMAKONSEP DASAR BIMBINGAN KARIR 
1.
 
Makna Karier
Di masa lalu, terminologi karir dipadang oleh masyarakat awamsebagai sebuah istilah yang eksklusif dan menjadi wacana dikalanganterbatas saja, misalnya bagi orang yang memiliki latar belakangpendidikan tinggi, pejabat publik atau orang yang memegang jabatanstruktural, bahkan menyempit dikalangan orang-orang yang sukses disektor bisnis, pemerintahan dan birokrasi karir. Reduksi esensi karirlainnya adalah pandangan bahwa karir identik dengan kenaikan pangkatatau golongan secara reguler dan puncak karir terjadi ketika seseorangmemegang jabatan struKturalPersepsi tentang ‘karir’ seperti yang dipaparkan di atas tidak sepenuhnya benar atau seluruhnya salah. Alasannya adalah banyak istilahyang sepintas memiliki kesamaan makna dengan karir, misalnya
task, position, job, occupation, vocation, avocation 
. Sejatinya karir memilikispektrum makna yang lebih luas dan dalam dibandingkan istilah sejenis.Karir mengandung makna urutan okupasi, job dan posisi-posisi yangdiduduki sepanjang pengalaman kerja seseorang (Tolbert, 1974).Sejalan dengan pendapat ini, Healy (1982: 5) mengemukakan bahwakarir dapat didefinisikan
as the sequence of major position occupied 
by
a person throughout his 
 ,
or her pre-occupational, occupational and  post-occupational life 
. Kedua pengertian ini menunjukkan bahwa karirseseorang terjadi sejak masa belajar, memiliki pekerjaan, dan saatpensiun.Permasalahan yang muncul adalah apakah posisi belajar,pekerja dan pensiunan dapat dikatakan sebagai karir? Itulah yang olehSuper (1976) disebut bahwa karir lebih bersifat
 person 
 
oriented.
Posisi
 
 
 2
tersebut dapat dipandang sebagai karir, bergantung pada pandanganseseorang mengenai karir dan perspektif mana yang ia gunakan. Yangpaling penting adalah bagaimana kualitas individu berperilaku padasetiap posisi tersebut (Healy, 1982). Dengan asumsi ini dapatdikatakan bahwa kualitas perilaku pada posisi tersebut dapatdirasakan dan bermakna bagi kehidupan individu itu sendiri danlingkungannva.Karir dapat dikatakan sebagai suatu rentangan aktivitaspekerjaan yang saling berhubungan; dalam hal ini seseoranmemajukan kehidupannya dengan melibatkan berbagai perilaku,kemampuan, sikap, kebutuhan, aspirasi, dan cita-cita sebagai saturentang hidupnya sendiri
(the span of one's' life) 
(Murray:1983).Definisi ini memandang karir sebagai rentangan aktivitas pekerjaanyang diakibatkan oleh adanya kekuatan
inner person 
pada dirimanusia. Perilaku yang tampak karena adanya kekuatan motivatif,kemampuan, sikap, kebutuhan, aspirasi, dan cita-cita sebagai modaldasar bagi karir individu. Itulah yang oleh Healy (1982) disebutsebagai kekuatan karir
(power of caceer).
Kekuatan karir ini akantampak dalam pengguasaan sejumlah kompetensi (fisik, sosial.intelektual, spiritual) yang mendukung kesuksesan individu dalamkarirnya.Sukses karir dapat pula dicapai melalui pendidikan, hobby,profesi, sosial-pribadi dan religi. Karir mencakup seluruh aspek kehidupan individu ( Tohari, 1986:) yaitu meliputi : (1) peran hidup
(life-roles),
seperti sebagai pekerja, anggota keluarga dan wargamasyarakat; (2) lingkungan kehidupan
(life-settings),
seperti dalamkeluarga, lembaga-lembaga masyarakat, sekolah atau dalampekerjaan; dan (3) peristiwa kehidupan
(life-event),
seperti dalam

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->