Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
2 TEORI PEMBENTUKAN BUMI

2 TEORI PEMBENTUKAN BUMI

Ratings: (0)|Views: 250 |Likes:
Published by Djauhari Noor

More info:

Published by: Djauhari Noor on May 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2014

pdf

text

original

 
Pengantar Geologi 2012 
19
Copyright@2012 by Djauhari Noor
22 
Teori Pembentukan Bumi danTektonik Lempeng
 
2.1. Misteri Terjadinya Bumi
2.1.1. Pendahuluan
 
Agar kita dapat lebih menghayati dan mendalami sifat sifat yang terkandung dalam bumi, makaperlu disimak juga sedikit perihal bagaimana terjadinya bumi ini. Untuk tujuan itu kita akanmengawalinya dengan melihat kedudukan bumi ini dari sudut yang lebih luas dan besar; yaknidengan menempatkan bumi ini sebagai bagian dari Tata Surya. Kemudian beralih ke bagian-bagianyang lebih kecil dan rinci, yaitu bahan-bahan pembentuknya, dan dari sini kita melangkahmengungkapkan bentuk dan bangunnya, proses dan peristiwa-peristiwa besar yang terjadi danmenimpa bumi seperti pembentukan batuan, pengikisan permukaan bumi, pembentukan pegunungandan lain sebagainya. Berikut ini beberapa hipotesa yang telah dikemukakan oleh para akhlikebumian yang berkaitan dengan proses kejadian planit-planit yang menghuni tata surya, yaitu:
1. Hipotesa Nebula
Proses bagaimana terjadinya Bumi dan Tata Surya kita ini telah lama menjadi bahan perdebatandiantara para ilmuwan. Banyak pemikiran-pemikiran yang telah dikemukakan untuk menjelaskanterjadinya planit-planit yang menghuni Tata Surya kita ini. Salah satu diantaranya yang merupakangagasan bersama antara tiga orang ilmuwan yaitu,
, 
 Agar kita dapat lebih menghayati dan memahami sifat-sifat yang terkandung dan
Helmholtz
, adalahyang beranggapan adanya suatu bintang yang berbentuk kabut raksasa dengan suhu yang tidak terlalu panas karena penyebarannya yang sangat terpencar. Benda tersebut yang kemudiandisebutnya sebagai awal-mula dari MATAHARI, digambarkannya sebagai suatu benda (masa) yangbergaris tengah 2 bilyun mil yang berada dalam keadaan berputar. Gerakan tersebut menyebabkanMatahari ini secara terus-menerus akan kehilangan daya energinya dan akhirnya mengkerut. Akibatdari proses pengkerutan tersebut, maka ia akan berputar lebih cepat lagi. Dalam keadaan seperti ini,maka pada bagian ekuator kecepatannya akan semakin meningkat dan menimbulkan terjadinya gayasentrifugal. Gaya ini akhirnya akan melampaui tarikan dari gayaberatnya, yang semulamengimbanginya, dan menyebabkan sebagian dari bahan yang berasal dari Matahari tersebutterlempar. Bahan-bahan yang terlempar ini kemudian dalam perjalanannya juga berputar mengikutiinduknya, juga akan mengkerut dan membentuk sejumlah planit-planit.Pada gambar 2-1 diilustrasikan bagaimana Bumi dan 8 planet lainnya serta Matahari muncul padawaktu yang bersamaan dari debu dan gas (nebula). Sekitar 5 milyar tahun yang lalu, nebula mulaikontraksi karena gaya gravitasi dan mulai berputar dan menjadi lebih pipih. Pada akhirnya Mataharimulai mengalami fusi dan planet planet baru terbentuk dan mulai memisahkan diri, unsur unsur dankomponen-komponen kimia yang lebih berat bergerak kebagian tengah/pusat dan material batuan
 
Pengantar Geologi 2012 
20
Copyright@2012 by Djauhari Noor
membentuk kerak. Planet-planet yang baru terbentuk serta bulan melepaskan gas yang merupakanpembentukan awal dari atmosfir.
Gambar 2-1
Pembentukan Sistem Tata Surya Berdasarkan Hipotesa Nebula
2. Hipotesa Planetisimal
Karena ternyata masih ada beberapa masalah yang berkaitan dengan kejadian-kejadian didalam TataSurya yang tidak berhasil dijelaskan dengan teori ini, maka muncul teori-teori baru lainnya yangmencoba untuk memberikan gambaran yang lebih sempurna. Salah satu nya adalah yang disebutdan dikenal sebagai teori Planetisimal yang dicetuskan oleh 
 dan 
.Teori ini mengemukakan adanya suatu Bintang yang besar yang menyusup dan mendekatiMatahari. Akibat dari gejala ini, maka sebagian dari bahan yang membentuk Matahari akan terkoyak dan direnggut dari peredarannya. Mereka berpendapat bahwa bumi kita ini terbentuk dari bahan-bahan yang direnggut tersebut yang kemudian memisahkan diri dari Matahari. Sesudah itu masihada bermunculan teori-teori lainnya yang juga mencoba menjelaskan terjadinya planit-planit yangmengitari Matahari. Tetapi rupanya kesemuanya itu lebih memfokuskan terhadap pembentukanplanit-planit itu sendiri saja tanpa mempedulikan bagaimana sebenarnya Matahari itu sendiriterbentuk.
3. Hipotesa Pasang Surut Bintang
Hipotesa pasang surut bintang pertama kali dikemukakan oleh 
 pada tahun1917.Planet dianggap terbentuk karena mendekatnya bintang lain kepada matahari. Keadaan yang hampirbertabrakan menyebabkan tertariknya sejumlah besar materi dari matahari dan bintang lain tersebutolehgayapasang surutbersama mereka, yang kemudian terkondensasi menjadi planet. Namun astronom
 tahun 1929 membantah bahwa tabrakan yang sedemikian itu hampir
 
Pengantar Geologi 2012 
21
Copyright@2012 by Djauhari Noor
tidak mungkin terjadi. Demikian pula astronom
mengemukakankeberatannya atas hipotesa tersebut.
4. Hipotesa Kondensasi
Hipotesa kondensasi mulanya dikemukakan oleh astronom Belanda yang bernama
 (1905-1973)pada tahun1950.Hipotesa kondensasi menjelaskan bahwa Tata Surya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa.
5. Hipotesa Bintang Kembar
Hipotesa bintang kembar awalnya dikemukakan oleh
 (1915-2001)pada tahun1956.  Hipotesa mengemukakan bahwa dahulunya Tata Surya kita berupa dua bintang yang hampir samaukurannya dan berdekatan yang salah satunya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil.Serpihan itu terperangkap oleh gravitasi bintang yang tidak meledak dan mulai mengelilinginya.
2.1.2. Sistem Tata Surya
Astronomi adalah ilmu yang mempelajari keadaan Tata Surya, dan mungkin merupakan ilmu yangtertua di Bumi. Kaitannya terhadap bumi hanya terbatas kepada aspek bahwa bumi merupakanbagian dari Tata Surya. Dari segi ilmu Astronomi, bumi kita ini hanya merupakan suatu titik yangtidak penting dalam Tata surya dibandingkan dengan benda-benda lainnya. Hasil pengamatanmanusia mengenai Tata Surya ini yang terpenting adalah bahwasanya gerak-gerik dari benda yangdidalam Tata Surya itu mempunyai suatu keteraturan sehingga daripadanya dapat digunakan untuk merekam waktu yang telah berlalu. Sudah sejak lama orang percaya bahwa ia berada dalam suatubenda yang merupakan inti daripada segala sesuatu yang diciptakan TUHAN. Namun sejak 3 ½abad yang lalu kita baru menyadari bahwa Bumi ini ternyata hanya merupakan sebagian kecil sajadari KOSMOS, dan jauh sekali dari anggapan sebagai pusat dari segalanya. Sebenarnya bahwa sejak 300 tahun terakhir ini kita memang telah banyak mendapatkan fakta-fakta tentang bagaimana polaTata Surya kita ini. Beberapa dari padanya adalah yang berhubungan dengan ukuran-ukurannya,sedangkan keteraturan yang dapat diamati.
2.1.3. Definisi dan Pengertian Bintang dan Planit Planit
1. Bintang
adalah bintik-bintik cahaya yang nampak di angkasa. Kebanyakan daripadanya selaluberada pada kedudukannya yang sama satu terhadap lainnya. Namun beberapa diantaranya adayang berpindah-pindah setiap malamnya.
Gambar 2-2 Susunan Planet-Planet yang mengelilingi Matahari
 
2. Planit-Planit.
Kata ini berasal dari istilah dalam bahasa Yunani “planetes”, yang berarti
berkelana. Bumi kita tergolong kedalam salah satu dari 9 planit yang mengitari MATAHARI.

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
a_ahn liked this
Joko Tarub liked this
asrafil liked this
Jonas Sambi liked this
paricuk liked this
Meha Ckz liked this
Oky Ikhramullah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->