Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
contoh putusan

contoh putusan

Ratings: (0)|Views: 529|Likes:
Published by Wahid Abdulrahman

More info:

Published by: Wahid Abdulrahman on May 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/13/2012

pdf

text

original

 
 
P U T U S A N
Perkara Nomor: 004/PUU-III/2005
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESAMAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA
Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkatpertama dan terakhir, menjatuhkan putusan dalam perkara permohonan PengujianUndang-undang Nomor 4 Tahun 2004 Tentang Kekuasaan Kehakiman Bab VIPasal 36 ayat (1), (2), dan (3) bertentangan dengan Undang-Undang DasarNegara Republik Indonesia Tahun 1945 (yang selanjutnya disebut UUD 1945),yang diajukan oleh:
MELUR LUBIS, S.H.
Pekerjaan Advokat, beralamat di Jl. Sidodame KomplekPemda No.37 Medan untuk selanjutnya disebut sebagaiPemohon;Telah mendengar keterangan Pemohon;Telah memeriksa bukti-bukti;
DUDUK PERKARA
Menimbang, bahwa pemohon dengan surat permohonannya bertanggal8 Januari 2005 yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi (yangselanjutnya disebut Mahkamah tanggal 20 Januari 2005 dan deregistrasi dengan
1
 
 
2
No.004/PUU-III/2005 yang kemudian diperbaiki pada tanggal 23 Februari 2005telah mengajukan hal-hal sebagai berikut:1. Tentang Legal standing- Bahwa Pemohon adalah warga Negara Indonesia asli, perorangan yangmelakukan pekerjaan advokat dengan demikian mempunyai hak/kewenangankonstitusional sebagaimana Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan,perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum;2. Tentang Dalil / Alasan Permohonan- Bahwa dengan berlakunya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4Tahun 2004. Tentang Kekuasaan Kehakiman telah menimbulkan kerugianterhadap hak/kewenangan konstitusional pemohon sebagaimana diatur dalamUndang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28D ayat (1),berdasarkan materi yang tertera dalam Bab Vl. Pelaksanaan PutusanPengadilan Pasal 36, yaitu:Ayat (1) Pelaksanaan putusan pengadilan dalam perkara pidana dilakukan olehJaksa.Ayat (2) Pengawasan pelaksanaan putusan pengadilan sebagaimana dimaksudpada ayat (1) dilakukan oleh Ketua PengadilanAyat (3) Pelaksanaan putusan pengadilan sebagaimana dimaksud ayat (1)dilakukan oleh Panitera dan Juru sita dipimpin oleh Ketua Pengadilan.Penjelasan : yang dimaksud dengan “DIPIMPIN" dalam ketentuan inimencakup pengawasannya dan tangung jawab sejak diterimapermohonan sampai dengan selesainya pelaksanaan putusan.Bahwa berdasarkan pelaksanaan putusan pengadilan ini dibuat daftarpelaksana, pimpinan dan pengawas sebagai berikut:
 
NoJabatan Tugas Perkara Pidana Perkara Perdata1. Pelaksana Jaksa {ayat (1)} Panitera dan Juru sita2. Pimpinan Jaksa Agung (jelas) Ketua Pengadilan
 
3. Pengawas Ketua Pengadilan Ybs {ayat (2)}
Ketua Pengadilan
 
 
3
 - Berdasarkan daftar ini maka jabatan Ketua Pengadilan sudah setingkat denganJaksa Agung dalam melaksanakan putusan pengadilan.Dalam pelaksanaan putusan perkara perdata Ketua Pengadilan mempunyai jabatan rangkap yaitu pimpinan dan pengawas yang menimbulkan KekuasaanAbsolut. Bahwa kekuasaan absolut ini menyebabkan timbulnya perbuatanyang sewenang wenang dengan berbuat melebihi kekuasaannya, seperti yangterjadi dalam pelaksanaan putusan perkara perdata No. 4080 K/PDT/1998
  juncto 
No. 385/PDT/1997/PT Mdn
juncto 
No. 16/Pdt.G/1997/PN PsP. (buktiNo. 1, 2, 3)- Bahwa kekuasaan Ketua Pengadilan yang absolut ini telah dipergunakansecara sewenang-wenang terhadap diri pribadi pemohon berdasarkan buktiNo. 15, 17, 18, 23 dan No. 26, sehingga hak kewenangan konstitusionalpemohon telah dirugikan berdasarkan bukti No. 15, 16, 20, 21, 22, 24, 25, 29,30, 32, 34, 37, 41, 44, dan No. 45;- Bahwa adalah sangat jelas bahwa kekuasaan absolut bertentangan denganpembukaan UUD 1945 yang dikutip sebagai berikut:Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan NegaraIndonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpahdarah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskankehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkankemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlahKemerdekaan Kebangsaaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang DasarNegara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara RepublikIndonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada KetuhananYang Maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab, Persatuan Indonesiadan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalamPermusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilansosial bagi seluruh rakyat Indonesia.- Bahwa terhadap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap(bukti No. 2 dan No. 3) dan telah membayar biaya eksekusi (bukti No. 11

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->