Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KALIMAT

KALIMAT

Ratings: (0)|Views: 275 |Likes:
Published by musthohar

More info:

Published by: musthohar on May 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2013

pdf

text

original

 
 
Pendahuluan
 
Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang merupakan kesatuan pikiran(Widjono:146). Manaf (2009:11) lebih menjelaskan dengan membedakankalimat menjadi bahasa lisan dan bahasa tulis. Dalam bahasa lisan, kalimatadalah satuan bahasa yang mempunyai ciri sebagai berikut: (1) satuanbahasa yang terbentuk atas gabungan kata dengan kata, gabungan katadengan frasa, atau gabungan frasa dengan frasa, yang minimal berupasebuah klausa bebas yang minimal mengandung satu subjek dan predikat,baik unsur fungsi itu eksplisit maupun implisit; (2) satuan bahasa itudidahului oleh suatu kesenyapan awal, diselingi atau tidak diselingi olehkesenyapan antara dan diakhiri dengan kesenyapan akhir yang berupaintonasi final, yaitu intonasi berita, tanya, intonasi perintah, dan intonasikagum. Dalam bahasa tulis, kalimat adalah satuan bahasa yang diawali olehhuruf kapital, diselingi atau tidak diselingi tanda koma (,), titik dua (:), atautitik koma (;), dan diakhiri dengan lambang intonasi final yaitu tanda titik(.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!).
 
Widjono (2007:147) menjelaskan ciri-ciri kalimat sebagai berikut.
 
Dalam bahasa lisan diawali dengan kesenyapan dan diakhiri dengankesenyapan. Dalam bahasa tulis diawali dengan huruf kapital dan diakhiridengan tanda titik, tanda tanya, atau tanda seru.
 
Sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat.
 
Predikat transitif disertai objek, predikat intransitif dapat disertai pelengkap.
 
Mengandung pikiran yang utuh.
 
Mengandung urutan logis, setiap kata atau kelompok kata yang mendukungfungsi (subjek, predikat, objek, dan keterangan) disusun dalam satuanmenurut fungsinya.
 
Mengandung satuan makna, ide, atau pesan yang jelas.
 
Dalam paragraf yang terdiri dari dua kalimat atau lebih, kalimat-kalimatdisusun dalam satuan makna pikiran yang saling berhubungan.
 
Fungsi sintaksis pada hakikatnya adalah tempat yang dapat diisi oleh bentukbahasa tertentu. Wujud fungsi sintaksis adalah subjek (S), predikat (P),objek (O), pelengkap(Pel.), dan keterangan (ket). Tidak semua kalimatharus mengandung semua fungsi sintaksis itu. Unsur fungsi sintaksis yangharus ada dalam setiap kalimat adalah subjek dan predikat, sedangkanunsur lainnya, yaitu objek, pelengkap dan keterangan merupakan unsurpenunjang dalam kalimat. Fungsi sintaksis akan dijelaskan berikut ini.
 
 
 
1. Subjek
 
Fungsi subjek merupakan pokok dalam sebuah kalimat. Pokok kalimat itudibicarakan atau dijelaskan oleh fungsi sintaksis lain, yaitu predikat. Ciri-cirisubjek yaitu: (1) jawaban apa atau siapa, (2) dapat didahului oleh katabahwa, (3) berupa kata atau frasa benda (nomina), (4) dapat disertai kataini atau itu, (5) dapat disertai pewatas yang, (6) tidak didahului preposisi di,dalam, pada, kepada, bagi, untuk, dan lain-lain, (7) tidak dapat diingkarkandengan kata tidak, tetapi dapat diingkarkan dengan kata bukan.
 
2. Predikat
 
Predikat merupakan unsur yang membicarakan atau menjelaskan pokokkalimat atau subjek. Predikat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) bagiankalimat yang menjelaskan pokok kalimat, 2) dalam kalimat susun biasa,predikat berada langsung di belakang subjek, 3) predikat umumnya diisioleh verba atau frasa verba, 4) dalam kalimat susun biasa (S-P) predikatberintonasi lebih rendah, 5) predikat merupakan unsur kalimat yangmendapatkan partikel
lah, 6) predikat dapat merupakan jawaban daripertanyaan apa yang dilakukan (pokok kalimat) ataubagaimana (pokokkalimat).
 
3. Objek
 
Fungsi objek adalah unsur kalimat yang kehadirannya dituntut oleh verbatransitif pengisi predikat dalam kalimat aktif. Objek mempunyai ciri-cirisebagai berikut: 1) berupa nomina atau frasa nominal, 2) berada langsungdi belakang predikat (yang diisi oleh verba transitif), 3) dapat diganti enklitik
nya, ku atau
mu, 4) objek dapat menggantikan kedudukan subjek ketikakalimat aktif transitif dipasifkan.
 
4. Pelengkap
 
Pelengkap adalah unsur kalimat yang berfungsi melengkapi informasi,mengkhususkan objek, dan melengkapi struktur kalimat. Pelengkap (pel.)bentuknya mirip dengan objek karena sama-sama diisi oleh nomina ataufrasa nominal dan keduanya berpotensi untuk berada langsung di belakangpredikat.
 
Pelengkap mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) pelengkap kehadirannyadituntut oleh predikat aktif yang diisi oleh verba yang dilekati oleh prefikber- dan predikat pasif yang diisi oleh verba yang dilekati oleh prefiks ter-,2) pelengkap merupakan unsur kalimat yang kehadirannya mengikutipredikat yang diisi oleh verba adalah, ialah, merupakan, dan menjadi, 3)dalam kalimat, jika tidak ada objek, pelengkap terletak langsung di belakangpredikat, tetapi kalau predikat diikuti oleh objek, pelengkap berada dibelakang objek, 4) pelengkap tidak dapat diganti dengan pronomina
nya,
 
5) satuan bahasa pengisi pelengkap dalam kalimat aktif tidak mampumenduduki fungsi subjek apabila kalimat aktif itu dijadikan kalimat pasif.
 
5. Keterangan
 
Keterangan adalah unsur kalimat yang memberikan keterangan kepadaseluruh kalimat. Sebagian besar unsur keterangan merupakan unsurtambahan dalam kalimat.
 
Keterangan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1) umumnya merupakanketerangan tambahan atau unsur yang tidak wajib dalam kalimat, 2)keterangan dapat berpindah tempat tanpa merusak struktur dan maknakalimat, 3) keterangan diisi oleh adverbia, adjektiva, frasa adverbial, frasaadjektival, dan klausa terikat.
 
Fungsi keterangan ini memiliki banyak jenis, misalnya keterangan tempat,waktu, alat, cara, tujuan, perbandingan, sebab, akibat, syarat, dll.
 
 Kalimat
Pembagian jenis-jenis kalimat didasarkan pada beberapa kriteria. Secaraumum para ahli mengklasifikasikan kalimat dalam beberapa jenis yaitu:
 
1. Kalimat Inti dan kalimat Non-Inti
 
Kalimat inti sering juga disebut sebagai kalimat dasar atau biasadidefinisikan sebagai kalimat yang dibentuk dari klausa inti yang lengkapbersifat deklaratif, aktif atau netral, dan afirmatif. Kalimat inti juga biasadidefinisikan sebagai kalimat yang hanya terdiri atas dua unsur pusat, yaituunsur subjek dan predikat, tanpa mengalami perluasan pada salah satuunsurnya.
 
Jika kalimat inti telah mengalami perubahan berupa susunan katanya atauintonasinya, kalimat tersebut tidak menjadi kalimat inti lagi, walaupun masihmerupakan kalimat mayor. Kalimat tersebut menjadi kalimattransformasional (noninti). Perubahan dari kalimat inti menjadi kalimattransformasional dapat dilakukan dengan cara mengubah tata urut unsur-unsur intinya, mengubah intonasi netralnya, atau memperluas kalimat.
 

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Dek Mas liked this
Nindya Lufiana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->