Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Budaya Organisasi Dan Kegiatan Bisnis

Budaya Organisasi Dan Kegiatan Bisnis

Ratings: (0)|Views: 114 |Likes:
Published by akbarsusilo

More info:

Published by: akbarsusilo on May 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2012

pdf

text

original

 
BUDAYA ORGANISASI dan KEGIATAN BISNIS
Pentingnya Budaya Bagi Organisasi Bisnis
Sebagaimana diterangkan dimuka, budaya organisasi pada dasarnya merupakan nilai
 –
dannorma yang dianut dan dijalankan oleh sebuah organisasi terkait dengan lingkungan dimanaorganisasi tersebut menjalankan kegiatannya. Budaya organisasi penting sekali untuk dipahamikarena banyak pengalaman menunjukan bahwa ternyata budaya organisasi ini tidak saja berbicaramengenai bagaimana sebuah organisasi bisnis menjalankan kegiatannya sehari
 –
hari, tetapi jugasangat mempengaruhi bagaimana kinerja yang dicapai oleh sebuah organisasi bisnis.Budaya
organisasi pada dasarnya merupakan “apa yang dirasakan, diyakini, dan dijalani” oleh
sebuah organisasi. Bank amerika misalnya, memiliki budaya organisasi untuk bekerja secara formal,ketat, bahkan cendrung kaku dalam menjalankan peraturan. Para pegawai di perusahaan ini harusmemakai pakaian yang sangat formal seperti kemeja, dasi, dan jas. Berbeda dengan perusahaan
texas instruments yang menerapkan budaya organisasi dimana penggunaan “dasi” merupakan
sesuatu yang dihindari dalam bekerja, dan mereka cenderung untuk berbusana secara informal dancasual, seperti t-shirt, kaos, dan sebagian pekerjanya menggunakan jaket.Budaya organisasi akan sangat berbeda dari satu perusahaan dengan perusahaan lain. Namunpada intinya apa yang dianut oleh sebuah perusahaan akan menentukan bagaimana kesuksesandapat mereka raih. Namu demikian budaya organisasi juga dapat berbeda antar organisasi internalperusahaan tersebut. Contohnya bagian SDM dengan bagian pemasaran, bagiaan SDM tentumempunyai peraturan yang mutlak yang harus dipatuhi setiap karyawannya, tetapi bagian SDM justru harus mengerti bagaimana selera konsumen yang fleksibel dan tidak selalu sama. Oleh karenakecendrungan ini ada disetiap organisasi, maka budaya organisasi merupakan faktor yang akanmenentukan bagaimana tujuan dapat dicapai secara efektif dan efisien.
Faktor Penentu Terbentuknya Budaya Organisasi
Berdasarkan catatan teoritis dan empiris, budaya organisasi merupakan nilai dan keyakinanyang dipegang oleh sebuah organisasi sejak terbentuk, tumbuh, dan berkembang. Apa yang dialamioleh setiap perusahaan dari mulai mereka membangun bisnisnya hingga kesuksesannya bahkan jugakegagalan yang dirasakan, akan membangun sebuah budaya dalam organisasi. Sebuah perusahaanakan menemukan bahwa dari sekian tahun perjalanan bisnisnya, banyak hal yang kemudian dapatdijadikan nilai-nilai dan norma yang dapat dipegang teguh oleh organisasi untuk meraih suksesdalam jangka panjang.Berdasarkan pemahaman faktor diatas, faktor yang menentukan terbentuknya budayaorganisasi adalah pengalaman yang dijalani oleh organisasi itu sendiri, pengalaman bisa berupakesuksesan maupun kegagalan. Fase - fase kesuksesan dan kegagalan ini pada dasarnya menentukanbagaimana budaya organisasi terbentuk dan diyakini kemudian oleh organisasi tersebut sebagaisebuah konsep norma dan nilai yang dianut dan memengaruhi keseluruhan cara kerja diperusahaan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->