Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
441Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jenis dan Patogenesis Mikroorganisme/Parasit Penyebab Diare

Jenis dan Patogenesis Mikroorganisme/Parasit Penyebab Diare

Ratings:

4.82

(82)
|Views: 39,439 |Likes:
Published by Maydis stigma
BAB I PENDAHULUAN Sekarang ini, telah banyak penyakit baru bermunculan. Misalnya, HIV/AIDS, SARS maupun flu burung. Penyakit-penyakit tersebut cepat menjadi “populer” di kalangan masyarakat maupun kedokteran. Sehingga, banyak peneliti yang memfokuskan penelitiannya terhadap kasus penyakit tersebut, baik dalam mencari pencegahan maupun pengobatannya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa masih ada pencegahan dan pengobatan yang perlu diperhatikan dalam kasus penyakit yang sederhana. Misalnya, diar
BAB I PENDAHULUAN Sekarang ini, telah banyak penyakit baru bermunculan. Misalnya, HIV/AIDS, SARS maupun flu burung. Penyakit-penyakit tersebut cepat menjadi “populer” di kalangan masyarakat maupun kedokteran. Sehingga, banyak peneliti yang memfokuskan penelitiannya terhadap kasus penyakit tersebut, baik dalam mencari pencegahan maupun pengobatannya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa masih ada pencegahan dan pengobatan yang perlu diperhatikan dalam kasus penyakit yang sederhana. Misalnya, diar

More info:

Published by: Maydis stigma on Dec 23, 2008
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

 
BAB IPENDAHULUANSekarang ini, telah banyak penyakit baru bermunculan. Misalnya, HIV/AIDS,SARS maupun flu burung. Penyakit-penyakit tersebut cepat menjadi “populer” dikalangan masyarakat maupun kedokteran. Sehingga, banyak peneliti yang memfokuskan penelitiannya terhadap kasus penyakit tersebut, baik dalam mencari pencegahan maupun pengobatannya.Akan tetapi, perlu diingat bahwa masih ada pencegahan dan pengobatan yang perlu diperhatikan dalam kasus penyakit yang sederhana. Misalnya, diare. Sebab,walaupun diare merupakan suatu kasus sederhana, tetapi bila tidak ditangani dengan baik akan dapat menimbulkan akibat yang fatal.Adapun pengertian dari diare adalah peningkatan frekuensi pengeluaran feses dankekentalan feses yang abnormal, yaitu lebih encer(70%-95% air terkandung dalam fesesdan berat feses >250 g). (Sumber : Robbins Basic Pathology 8
th
Edition:605)Penyakit diare pertama sekali menyerang Hercules setelah ia membersihkan mejayang sangat kotor milik Raja Augeas. Meja itu tidak pernah dibersihkan selama 30 tahun.Diare diakibatkan karena higiene dan sanitasi yang kurang baik. Diare sering diikutidengan rasa sakit pada perut bagian bawah dan ketidaknyamanan. Sering sekaliditemukan diare dengan fesesnya bercampur lendir dan darah. Pada kasus ini, diare telahdisebut sebagai disentri.Ada berbagai organisme penyebab diare, diantaranya bakteri, virus, jamur, protozoa dan cacing. Port d’entrée setiap kuman berbeda. Patogenesis setiap kuman penyebab diare juga berbeda sehingga karakteriktik diare yang ditimbulkan juga berbeda.Hasil pemeriksaan laboratorium(terutama feses) dapat membantu menegakkan diagnosasecara spesifik mengenai jenis dan spesies yang menyebabkan diare yang diderita.Baik kuman penyebab diare maupun disentri disebabkan infeksi enterokolitis.Infeksi enterokolitis ini telah menyebabkan derajat mortalitas yang cukup tinggi. Olehkarena itu, diperlukan pencegahan yang prihatin pada kondisi ini.BAB IIISI1
 
1.Nama atau tema blok:
Jenis dan Patogenesis Mikroorganisme/Parasit Penyebab Diare
2.Fasilitator/ Tutor:
dr. Rina Amelia
3.Data pelaksanaan:
A.Tanggal tutorial:22 Oktober 2008 dan 25 Oktober 2008B.Pemicu ke-1C.Pukul:13.00-15.30D.Ruangan:Ruang diskusi Anatomi-2
4.Pemicu:
Ami, anak perempuan 7 tahun, dibawa ibunya berobat ke puskesmas karenamengalami diare selama 2 hari ini. Dalam sehari dia mengalami lebih dari 4 kalidiare, yang didahului oleh rasa tidak enak, dan mengeluh kesakitan di perut bagian bawah. Terakhir kali buang air besar, bercampur lendir dan darah. Pagi ini Ami sudahmulai demam.
Bagaimana Ami bisa mengalami keadaan ini?5.More Info:
Hasil pemeriksaan mikroskopis dari feses segar secara langsung, ditemukan kistaProtozoa dengan inti entamoeba ukuran ± 5-20 µm.
6.Tujuan pembelajaran:
A.Mengetahui mikroorganisme/parasit penyebab diare.B.Mengetahui port d’entrée mikroorganisme/parasit penyebab diare.C.Memahami patogenesis mikroorganisme/parasit penyebab diare.D.Memahami perbedaan karakterstik diare yang disebabkan masing-masingmikroorganisme/parasit penyebab diare(beserta diagnosa laboratoriumnya).E.Memahami ciri-ciri protozoa dan bagaimana mekanisme protozoa dapatmenyebabkan diare.
7.Pertanyaan yang muncul dalam curah pendapat:
A.Sebutkan mikroorganisme/parasit penyebab diare!B.Sebutkan dan jelaskan port d’entrée mikroorganisme/parasit penyebab diare!C.Jelaskan patogenesis mikroorganisme/parasit penyebab diare!D.Bagaimana karakteristik diare yang ditimbulkan setiap mikroorganisme/parasit penyebab diare?2
 
E.Jelaskan dengan singkat tentang prosedur, tujuan dan segala yang berhubungandengan diagnosa laboratorium untuk diare!F.Bagaimana protozoa dapat menyebabkan diare?BAB IIIPEMBAHASAN
Jawaban atas pertanyaan:
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->