Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ke Arah Mana Kita Menyeru Manusia

Ke Arah Mana Kita Menyeru Manusia

Ratings:

4.67

(3)
|Views: 673 |Likes:
Published by tarbiyah
Ke Arah Mana Kita Menyeru Manusia
Ke Arah Mana Kita Menyeru Manusia

More info:

Published by: tarbiyah on Dec 25, 2007
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/13/2012

pdf

text

original

 
Hassan Al-Banna
 
Siri Tarbiyyah
Ke Arah ManaKita Menyeru Manusia
 
 
 Kemana Kita Menyeru
 2
Kemana Kita Menyeru
Oleh: Imam Hassan Al-Banna
MUQADDIMAH.
Barangkali telah banyak saudara berbincang dengan seseorang atau sekumpulan orang tentang berbagaimasalah. Saudara beranggapan bahawa apa yang saudara sampaikan itu adalah sesuatu yang jelas, terangdan terperinci. Saudara akan menggunakan berbagai cara untuk menyampaikan sesuatu sehingga seluruhisi hati dicurahkan bagi memperjelaskan sesuatu perkara. Dalam kontek ini saudara telah menyampaikankepada mereka akan kenyataan-kenyataan yang saudara lihat dengan jelas, seperti kata pujangga bagai sinarmatahari di siang hari. Setelah itu saudara rasa terpegun apabila semuanya menjadi jelas, tetapi ternyataorang yang diajak berbicara tadi belum mengerti dan faham akan maksud saudara.Perkara ini sering kali saya lihat berlaku, dan setelah dikaji dua masalah penting.
Pertama:
Kebiasaannya yang sebagai neraca bagi suatu pembicaraan adalah diri kita sendiri, sehingga kitatidak melihat kepada tanggapan pihak lain.yang sudah tentunya mempunyai beberapa perbedaan.
Kedua:
Isi pembicaraan yang disampaikan terlalu sulit dan sukar difahami walaupun kita meyakini apa yangtelah disampaikan itu cukup jelas dan nyata.
NERACA
Risalah ini bermaksud menjelaskan kepada umum mengenai ruang lingkup gerakan dakwah IkhwanMuslimin serta matlamatnya, tujuannya, uslubnya, wasilahnya secara terus terang jelas dan nyata. Dalammembahaskan perkara ini saya terlebih dahulu ingin penilaian terhadap penjelasan yang akan diutarakan.Ini bertujuan agar perbahasan ini menjadi mudah dan jelas difahami – tidak dengan perbahasan yang sukardan berbelit-belit supaya para pembaca dapat mengambil faedah darinya.Saya mengambil Kitabullah yakni Al-Qur'an sebagai neraca yang utama di dalam perbahasan ini. Danmenyakini bahawa tidak ada seorang muslim pun yang berbeda pendapat dalam hal ini.Dengan itu segala ilmu-ilmu yang terkandung di dalam Al-Qur'an, dapat ditimba dan digali danmengembalikan segala persoalan kepada hukum-hukum Al-Qur'an.
 WAHAI KAUMKU
Al-Qur'an adalah kitab yang lengkap dan sempurna (universal). Di dalamnya, Allah telah menghimpunkanprinsip-prinsip aqidah, asas-asas peraturan masyarakat (sosial), garis-garis besar syariat, peraturankeduniaan dan mengandungi prinsip-prinsip perintah dan larangan. Persoalannya apakah umat Islamsekarang telah mengamalkan kandungan Al-Qur'an, sehingga mereka benar-benar yakin terhadap apa yangditurunkan oleh Allah dan memahami tujuan wahyu diturunkan? Apakah mereka mengamalkan peraturanmasyarakat di dalam kehidupan sehari- hari?Dengan mengambil kesimpulan bahawa umat Islam telah pun mengamalkannya, ini bererti tanggapan kita juga sama, dan kita telah mencapai kepada matlamatnya. Namun setelah dikaji dan diselidiki ternyatasebenarnya kita masih jauh dari landasan Al-Qur'an, yakni telah mengabaikan ajaran-ajaran Al-Qur'an.Lantaran itu kita mempunyai tugas dan tanggungjawab yang besar untuk mengembalikan semua umatIslam ke jalan yang benar.
TUJUAN HIDUP MENURUT ALQURAN
 
 Kemana Kita Menyeru
 3
Al-Qur'an sebenarnya telah memberikan penjelasan kepada kita tentang tujuan hidup dan sasaran yangharus dicapai di dalam hidup ini. Dengan tegas Al-Qur'an telah memberikan tanggapan kepada kehidupanmanusia yang hanya mementingkan soal makan dan minum (kenikmatan duniawi) sepertimana firmanAllah:Maksudnya: "Dan orang-orang yang kafir itu bersenang- senang (di dunia) dan mereka makan sepertimakannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka”.Demikian juga Al-Qur'an memberi penjelasan bagi umat manusia yang sibuk mencintai kebendaan yangfana:Maksudnya: "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, iaitu:wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternakdan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik(syurga)''.Al-Qur'an juga menjelaskan perilaku umat manusia yang suka menyebarkan fitnah dan memaparkankejelekan serta membuat kerosakan di atas muka bumi:Firman Allah:Maksudnya: "Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu,dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penentang yang palingkeras. Dan apabila ia berpaling (dari mukamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerosakan padanya,dan merosak tanam-tanaman dan binatang ternak dan Allah tidak menyukai kebinasaan ".Itulah antara tujuan yang lumrah dikejar oleh umat manusia di dalam kehidupan di dunia. Semoga Allahmembebaskan kaum yang beriman dari perbuatan tersebut itu. Dan semoga Allah menganugerahkan tugasyang lebih mulia dari seluruh perbuatan seperti itu. Yakni tugas memberi petunjuk kepada umat manusia,membimbing kepada kebaikan dan memakmurkan dunia dengan risalah Islam, seperti seruan Allah didalam kitabNya:Maksudnya: “Wahai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu danperbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengansebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agamasuatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pala) dalam (Al-Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi ~aksi atassegenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kama pada tali Allah.Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong ':Berdasarkan penjelasan dari ayat di atas, Allah telah memberikan ruang yang begitu luas kepada umat Islamagar membimbing umat manusia ke jalan yang benar. Begitu juga Al-Qur'an memberikan hak menguasaibumi di dalam rangka melaksanakan segala suruhan Allah yang luhur itu. Justeru itu hak kepimpinan danperadaban di dunia ini mutlak menjadi milik umat Islam, dan bukannya peradaban Barat.
PERJUANGAN MUSLIM ADALAH PENGORBANAN
Allah juga memberikan penjelasan bahawa umat yang benar-benar berjuang demi untuk mencapai cita-citadan diperlukan sekali persediaan diri mengorbankan jiwa dan hartanya. Dan untuk terlaksananya dakwah,maka perjuangan tersebut adalah merupakan satu-satunya jalan yang harus ditempuh.Allah berfirman di dalam KitabNya:Maksudnya: "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min diri dan harta mereka denganmemberikan syurga untuk mereka …”.

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ahmad Fawwaz liked this
Ahmad Fawwaz liked this
Ahmad Fawwaz liked this
Ahmad Fawwaz liked this
Ahmad Fawwaz liked this
Ahmad Fawwaz liked this
rodzul87 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->