Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ilmu hadis

ilmu hadis

Ratings: (0)|Views: 368|Likes:
Published by Yusrha Wathy

More info:

Published by: Yusrha Wathy on May 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/05/2013

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikannikmat iman, kesehatan dan kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikanmakalah Ilmu Hadis yang berjudul :Yang Alhamdulillah diselesaikan tepat waktu, penulis sadar masih banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan dalam menyusun makalah ini olehkarena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun dalampenyempurnaan makalah ini sangat penulis harapkan, semoga makalah kecil inibermanfaat! Amiiinnn,,,,,,
 Penulis
Makassar, 10 Mei 2012
 
BAB IPENDAHULUAN
A.
 
Latar belakang
Dalam struktur hirarki sumber hukum Islam, hadits (sunnah) bagi ummat Islammenempati urutan kedua sesudah al-
Qur‘an karena, disamping sebagai ajaran Islam yang
secara langsung terkait dengan keharusan menaati Rasulullah Saw, juga karenafungsinya sebagai penjelas (bayan) bagi ungkapan-ungkapan al-
Qur‘an yang mujmal,muthlaq,‗amm dan
sebagainya. (Abbas, 2004: 1).Hadits Nabi meskipun dalam hirarki sumber pokok ajaran Islam menempati urutankedua, namun dalam praktek pelaksanaan ajaran Islam sangat urgen, bahkan tidak jarangdianggap sejajar, hadits bukan hanya berfungsi sebagai penguat dan penjelas tetapi suatuketika ia secara independen dapat menjadi pijakan dalam menentukan suatu ketetapanhukum terhadap sesuatu kasus yang tidak disebut dalam al-
Qur‘an.
 Keberadaan hadits sebagai sumber hukum Islam sangat unik dan urgen tidak seperti al-
Qur‘an yang qath‘i, Hadits dengan berbagai dimensinya selalu menjadi fokus kajian
yang problematik dan menarik baik bagi pendukung maupun penentangnya (Mustaqim,2002: 55-56).Maka tidak mengherankan jika eksistensinya sering menjadi sasaran kritik dariorang-orang yang anti terhadap Islam, dikalangan umat Islam sendiri muncul kelompok yang disebut inkar al-sunnah, yang tidak menjadikan hadits sebagai sumber ajaran Islamdan hanya mencukupkan diri dengan petunjuk al-
Qur‘an. Di era kontemporer muncul
pelbagai pemikiran baik yang dilakukan oleh pemikir muslim maupun kaum orientalis,mereka tidak pernah berhenti dan selalu mengalami perkembangan yang cukup pesat, halini terlihat dari banyaknya kelompok yang mengkritisi pemikiran seputar hadits sepertiMustafa al-Azami dari India, Fazlurrahman dari Indo-Pakistan, Muhammad Syahrur dariSyiria, Muhammad al Gazali dan Yusuf Qardawi dari Mesir, sedangkan dari kelompok orientalis terdapat nama-nama seperti Josepht Schacht. Montgomery Watt, IgnazGoldzihe, dan sebagainya.
 
Al Qur‘an dan Hadits mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan
sehari hari bagi umat Islam. Walaupun terdapat perbedaan dari segi penafsiran danaplikasi, namun setidaknya ulama sepakat bahwa keduanya dijadikan sebagai rujukanIslam dalam mengambil dan menjadikan pedoman utamanya dari keduanya (Hasbullah,1964: 11-14) Oleh karena itu kajian terhadap keduanya tak akan pernah keruh bahkanterus berjalan dan berkembang seiring dengan kebutuhan umat Islam, melalui terobosanterobosan baru, kajian ini akan terus mewarnai khazanah perkembangan studi keislamandalam pentas sejarah umat Islam.Sebagai insan akademika Institut Agama Islam, kajian terhadap sumber hukumIslam ini mempunyai arti yang sangat penting, untuk mengembangkan kajian sumberajaran Islam secara mendalam dan ilmiah. Harapan ini tentu dalam taraf kewajaran,karena kegiatan ilmiah dapat tumbuh dengan baik dan subur dibandingkan denganlingkungan pendidikan lainnya.Secara umum epistemologis keilmuan sumber ajaran Islam dapat dibagi menjadidua bagian besar, yakni al-
Qur‘an dan hadits., dari masing
-masing sumber dapat diuraidalam tiga bentuk, seperti dalam kajian al-
Qur‘an, ‗Ulumul al
-
Qur‘an, tafsir danmetodologi penelitian tafsir, demikian juga dalam kajian hadits terdapat ‗Ulumul al
-Hadits, Syarh al- Hadits dan metodologi penelitian hadits ( tahqiq al-hadits ) yangdidalamnya terdapat tahrij al-hadits. Ketiganya mempunyai hubungan yang erat satusama lain dan integral dalam mendalami sumber ajaran Islam. Pemahaman dalam haltersebut akan menjadi kajian tentang kajian studi takhrij sebagaimana pada penulisanmakalah ini.
B.
 
Tujuan
Adapun tujuan pembuatan makalah Ilmu Hadis ini guna untuk membantu kitaatau sebagai sarana pembelajaran pada mata kuliah ilmu hadist dan member kitapengetahuan mengenai apa itu Takhrijul Hadis maka dari itu akan kami bahassedikit mengenai Takhrijul Hadis

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->