Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil 1a

Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil 1a

Ratings: (0)|Views: 273 |Likes:
Published by lismarinanay1141

More info:

Published by: lismarinanay1141 on May 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

 
Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil
By admin - Posted on 04 February 2011Biasanya mual dan muntah dialami oleh ibu ibu hamil pada bulan 0 sampai 4 bulan. Ada yangtidak mengalaminya sama sekali namun ada juga ada yang sampai terganggu dengannya. Mualdan muntah dapat mengganggu aktivitas sehari hari dan mengganggu pemandangan orang disekitar kita. Orang lain mungkin terganggu denagn kehadiran kita yang sibuk bolak balik kekamar mandi membuang muntah atau membawa kantong plastik untuk membuang muntah. Olehsebab itu usahakan agar mual dan muntah ini dapat berkurang.Di internet terdapat beberapa informasi dan tips mengatasi mual dan muntah pada ibu hamilyaitu:
 
 
 
http://www.dechacare.com/Mual-Muntah-Dalam-Kehamilan-I256.html Untuk mengatasi mual dan muntah usaha lahiriah yang dapat dilakukan antara lain:
 
Menghindari benda benda yang berbau tajam yang dapat menimbulkan rasa mual
 
Jaga adab makan antara lain: makan secukupnya, kunyah pelan pelan, duduk, dll
 
Kurangi rasa mual dengan beberapa alternative makanan atau minuman seperti air jahe,air jeruk nipis, rujak, balado, atau apa saja sesuai denagn selera anda.
 
Beberapa mungkin lebih memilih buah buahan dan sayur saja, sedangkan beberapa oranglebih menyukai makanan denagn cabai.
 
Atur menu agar pola makan seimbang.
 
Jangan terlalu banyak makan karena itu pun dapat menyebabkan mual.
 
PENYEBAB DAN PENANGANAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL
 
 
Mual muntah memang merupakan salah satu tanda kehamilan. Sekitar 70% wanita hamilakan mengalaminya. Yang terpenting, justru mencegahnya jangan sampai terjadidehidrasi karena selain membahayakan ibu, juga akan membahayakan janin.DARI WAJAR HINGGA BERLEBIHANYang perlu digarisbawahi, mual-muntah, yang dalam istilah medisnya disebut emesisgravidarum, merupakan sesuatu yang wajar jika dialami pada usia kehamilan 8 hingga 12minggu. Pada keadaan normal, mual-muntah berangsur membaik saat usia kehamilan 16minggu. Tapi sekitar 12 % ibu hamil masih mengalami mual hingga 9 bulankehamilannya.Mual muntah yang berlebihan sehingga tidak ada makanan atau minuman yang masuk ketubuh, disebut hiperemesis gravidarum. Keadaan ini dibagi 3 tingkatan. Tingkat 1,
 
muntah terjadi terus menerus hingga ibu hamil merasa lemas, tidak nafsu makan, BBturun, dan nyeri ulu hati. Tingkat 2, keadaan ibu semakin lemah, apatis, kulit keriput,mata cekung, bau aseton pada napas. Sedangkan tingkat 3, kesadaran ibu bisa menurunbahkan bisa sampai koma. Peristiwa hiperemesis gravidarum ini sudah tak wajar karenabisa membuat ibu kekurangan cairan yang juga tak menguntungkan janin. Akibatdehidrasi, maka aliran darah ke janin pun ikut berkurang.Pada awal kehamilan, hidup janin layaknya parasit. Ia memperoleh asupan dari cadanganlemak di tubuh ibu. Bila cadangan tersebut berkurang akibat mual-muntah yangberlebihan, maka asupan bagi janin pun akan berkurang sehingga bisa terjadi gangguanpertumbuhan.Kasus mual muntah tingkat 3 dimana ibu sampai kehilangan kesadaran akibat mualmuntah pada saat ini jarang terjadi. Jika dokter sudah menegakkan diagnosa hiper-emesismaka terapi yang dilakukan adalah pengobatan dengan cairan. Sistem tubuh ibu hamilpun akan normal kembali, sehingga tidak sampai mengakibatkan gangguan kesadaran.PENYEBABMengapa bisa terjadi mual-muntah pada ibu hamil? Mual atau nausea, pada bulan-bulanpertama kehamilan disebabkan meningkatnya produksi hormon estrogen yangmemancing peningkatan keasaman lambung. Jika frekuensi mual muntah lebih sering dipagi hari, itu karena jarak antara waktu makan malam dengan makan pagi cukup panjang.Akibatnya, perut kosong mengeluarkan asam lambung yang membuat ibu merasa lebihmual.Ada juga teori yang mengatakan, biang keladi mual-muntah tak lain adalah faktor HCG(Human chorionic gonodotropin). Hormon ini dihasilkan plasenta (ari-ari) selama awalkehamilan. Perubahan dalam tubuh ibu yang dipicu hormon ini kemudian menimbulkanrasa mual. Fungsi plasenta sebagai sirkulasi dan pemberi makanan pada janin akantumbuh maksimal ketika kehamilan menginjak usia 12-14 minggu. Pada saat ini biasanyamual-muntah akan berhenti.Teori lain mengatakan, sel-sel plasenta (villi korialis) yang menempel pada dinding rahimawalnya ditolak oleh tubuh karena dianggap sebagai benda asing. Reaksi imunologik inilah yang memicu terjadinya reaksi mual-mual.Perubahan metabolisme glikogen hati akibat kehamilan juga dianggap sebagai penyebabmual-muntah. Namun, setelah terjadi penyesuaian terhadap sel-sel plasenta dan terjadikompensasi metabolisme glikogen di dalam tubuh, maka rasa mual itu akan lenyap.Faktor terakhir yang juga kerap menentukan adalah faktor psikologis ibu hamil.Contoh,ibu hamil yang mengalami stres akibat kehamilan tak diinginkan bisa mengalami mual
 
dan muntah, Dalam tubuhnya terjadi penolakan. Akhirnya timbul rasa mual.Namun begitu, penyebab hiperemesis gravidarum sampai kini belum diketahui pasti.Salah satu kemungkinannya, yaitu hormon HCG yang berlebihan. Mungkin juga karenaadaptasi ibu hamil pada hormon-hormon yang timbul selama kehamilan kurang baik.Kemampuan beradaptasi ibu hamil, nyatanya memang sangat idiviudal seperti halnyareaksi alergi. Ibaratnya kalau makan udang, ada orang yang makan sedikit saja sudahalergi, tapi ada juga yang bisa makan banyak tanpa reaksi apa pun pada tubuhnya.Gangguan enzim juga diperkirakan sebagai penyebab mual-muntah berlebihan. Sakitmag, misalnya, dapat memperberat kondisi mual-muntah pada kehamilan. Hal inimungkin agak bertolak belakang dengan teori yang menyatakan bila ibu penderita mag,maka selama hamil sakitnya itu akan hilang.Asumsinya, kehamilan membuat gerak usus melambat hingga pengosongan lambung pun jadi ikut melambat. Keadaan seperti ini pada beberapa ibu dapat membuat sakit magnyatidak kambuh semasa hamil, tapi ada juga yang tetap sakit mag. Ini dikarenakan polamakannya yang salah. Contohnya, ibu hamil yang kerap menyantap rujak saat perutnyakosong. Akibatnya, asam lambung meningkat dan menimbulkan luka pada lambung atausakit mag.PENANGANANJika setiap kali makan bahkan minum selalu disertai muntah, frekuensi berkemihberkurang, dan jumlah urin sedikit, maka dengan indikasi hiperemisis gravidarum sepertiitu ibu hamil perlu dirawat. Pada kasus yang lebih parah biasanya suami akan melaporkankalau istrinya bertambah lemas dan mukanya pucat . Kalau badan sudah lemas terus-menerus artinya ibu sudah mengalami dehidrasi.Untuk memperoleh kepastian diagnosa, ibu harus melalui pemeriksaan urin dilaboratorium. Jika air seninya mengandung zat keton berarti ibu hamil positif harusmasuk rumah sakit. Selama perawatan awal, biasanya semua intake makanan danminuman harus melalui cairan infus. Pasien umumnya akan dipuasakan selama 6- 8 jamagar lambungnya dapat beristirahat. Setelah itu pemberian makan akan dilakukan secarabertahap. Mulai dari makanan cair, makanan semipadat hingga makanan biasa.Selama itu, ibu pun akan mendapat obat antimual. Bahkan bila sampai mengalami lukalambung karena intake yang kurang, maka dokter akan mengobatinya dengan obatantimag. Pada umumnya, dalam 24 jam gejala mual akan menghilang.Petumbuhan janin juga dipantau melalui USG. Namun ibu tetap merupakan prioritas

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nella Nheel Nela liked this
Mbak Yu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->