Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Komunikasi Non Verbal Terhadap an Anak

Pengaruh Komunikasi Non Verbal Terhadap an Anak

Ratings: (0)|Views: 257 |Likes:
Published by Halimatus Sa'diyah

More info:

Published by: Halimatus Sa'diyah on May 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/18/2014

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Komunikasi berarti suatu pertukaran pikiran dan persamaan.Pertukaran tersebut dapat dilaksanakan dengan setiap bentuk bahasaseperti : isyarat , ungkapan emosional , berbicara atau bahasa tulisan ,tetapi dilakukan dengan melalui bicara. Komunikasi dapat berbentuk verbal , non verbal dan abstrak. Komunikasi verbal seperti, ekspresi vokaldalam bentuk tertawa, merintih, berteriak atau menangis. Komunikasi non-verbal yang sering disebut sebagai bahasa tubuh, seperti isyarat, gerak gerik, lenggang lenggok, ekspresi wajah, postur tubuh dan reaksi terhadapsesuatu, sedangkan komunikasi abstrak seperti permainan, ekspresi artistik (seni) , simbol , photo grafi dan cara memilih pakaian. Hanya karenakomunikasi abstrak memungkinkan menggunakan penguasaan danpengontrolan kesadaran melebihi komunikasi verbal, maka komunikasiabstrak kurang dapat dipercaya untuk menunjukkan perasaan yangsebenarnya, Khususnya dalam berkomunikasi dengan anak-anak.Komunikasi nonverbal merupakan kata yang popular saat ini.Melalui gerakan tubuh, gerakan mata, ekspresi wajah, sosok tubuh,penggunaan jarak (ruang), kecepatan dan volume bicara, bahkankeheningan pesan dapat disampaikan. Sehingga dibutuhkan kemampuanmengendalikan dan menyampaikan komunikasi secara verbal dan nonverbal. Komunikasi non verbal, bersifat bahasa dan pesan-pesandisampaikan dalam bentuk non verbal. Sifat-sifat bahasa ini termasuk polanada suara, jeda ( tenggang waktu ), intonasi, kecepatan, volume, dantekanan dalam berbicara ( Cassell, 1980 ). Komunikasi nonverbal begitu
 
2
kompleks sehingga diperlukan pengetahuan untuk membaca gerak-gerik,sosok tubuh atau ekspresi wajah, bahkan melalui status atau kekuasaan.Dalam komunikasi non verbal terdapat tujuan-tujuan. Ada tigatujuan mengenai fungsi komunikasi nonverbal. Pertama, meningkatkanpemahaman mengenai sifat dan fungsi komunikasi nonverbal. Kedua,meningkatkan pemahaman terhadap diri sendir maupun orang lain sebagaikomunikator non verbal. Ketiga, meningkatkan kemampuanberkomunikasi secara efektif sebagai pengirim dan penerima pesan-pesannonverbal. Untuk itu makalah ini dibuat agar membantu kita mencapaitujuan-tujuan tersebut.Anak merupakan pribadi sosial yang memerlukan relasi dankomunikasi dengan orang lain, anak akan membutuhkan orang lainsebagai tempat untuk mendapatkan afeksi serta memberikan afeksi,kebutuhan
 – 
kebutuhan tersebut akan terpenuhi apabila anak dapatberprilaku sesuai dengan tuntutan dan harapan masyarakat, sehingga dapatditerima oleh lingkungan. Salah satu syarat yang dapat diterima olehlingkungan adalah kepercayaan diri dalam diri anak itu, dimanakematangan sosial adalah salah satu tugas perkembangan seseorang yangterlihat adanya kemampuan untuk menyesuaikan diri secara wajar dalamkelompok atau lingkungan sosial yang berbeda.Berbicara tentang lambat dengan nada yang mantap dan menjedapada saat yang dapat menimbulkan kesan berwibawa. Terutama padaanak-anak, mereka akan memberi respon dengan perhatian terhadapseseorang yang berbicara lambat, tenang dan dengan suara yang mantap.Perilaku setuju seringkali berupa : menganggukan kepala, menggunakankontak mata langsung dan minta ulang. Sedang perilaku tidak setuju,berupa : mengetuk-ngetuk jari / tangan / kaki, berpaling dan berbicara,mungkin dari kontak mata atau memotong pembicaraan. Menentukan tatacara berkomunikasi Salah satu bagian dari keberhasialan dalamwawancara adalah tergantung pada keadaan fisik dan psikologis sipewancara itu sendiri. Perkenalan yang tepat, penjelasan peranan,
 
3
menerangkan alasan wawancara serta menjamin kebebasan dan rahasia. 1.Komunikasi dengan keluarga Komunikasi dengan keluarga merupakanproses segi tiga antara perawat orang tua dan anak. Walaupun orang tuamerupakan fokus penting dalam berkomunikasi segi tiga. Saudarakandung, sanak keluraga lainnya dan pengasuhnya juga merupakan bagiandari proses komunikasi.
B.
 
Rumusan Masalah
1.
 
Apa itu bahasa non verbal?2.
 
Bagaimana cara mempelajari bahasa non verbal?3.
 
Apa saja macam- macam bahasa non verbal pada anak?4.
 
Apa saja manfaat bahasa non verbal pada anak?5.
 
Bagaimana pengaruh penggunaan bahasa non verbal pada anak?
C.
 
Tujuan Penulisan
1.
 
Untuk mengetahui apa itu bahasa non verbal2.
 
Untuk mengetahui bagaimana cara mempelajari bahasa non verbal3.
 
Untuk mengetahui apa saja bahasa non verbal yang biasa digunakan olehanak 4.
 
Untuk mengetahui apa manfaat bahasa non verbal pada anak 5.
 
Untuk mengetahui apa saja pengaruh bahasa non verbal pada anak 

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Tyia Sobyiro liked this
Tyia Sobyiro liked this
Tri Wahyuni liked this
Sitta Isnaini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->