P. 1
PUSKESMAS

PUSKESMAS

Ratings: (0)|Views: 170 |Likes:
Published by Koden Depdik

More info:

Published by: Koden Depdik on May 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

 
1
POSYANDU
Pada sekitar tahun 1982 ditetapkan Sistem Kesehatan Nasional olehMenteri Kesehatan RI (waktu itu Dr.Suwardjono Suryaningrat) yang menetapkanpembangunan kesehatan sebagai suatu system dari supra sistem pembangunannasional. Selanjutnya berdasarkan Ketetapan MPR No. II/1983 tentang GBHNdisebutkan bahwa
“Dalam rangka mempertinggi taraf 
kesehatan dan kecerdasanrakyat, pembangunan kesehatan termasuk perbaikan gizi perlu makin ditingkatkandengan mengembangan Sistem Kesehatan Nasional (SKN).Peningkatan kesehatan dilakukan dengan meibatkan peranserta(partisipasi)masyarakat berpenghasilan rendah baik di desa maupun di kota.Panca Karsa Husada sebagai tujuan pembangunan panjang bidang kesehatanmencakup : (1) Peningkatan kemampuan masyarakat untuk menolong dirinyadalam bidang kesehatan; (2)Perbaikan mutu lingkungan hidup yang dapatmenjamin keshatan; (3) Peningkatan status gizi masyarakat; (4) Pengurangankesakitan dan kematian; dan (5) Pengembangan keluarga sehat sejahtera denganmakin diterimanya norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera.Pencapaian tujuan tersebut dan dikaitkan dengan komitmen Indonesiauntuk mengimplementasikan primary health care ditetapkan hal-hal sebagaiberikut1.
 
Hirarki tingkat pelayanan kesehatan sehubungan dengan komponen atauunsure-unsur pelayanan kesehatan menurut SKN,mulai dari tingkat rumahtangga,selajutnya ke tingkat masyarakat,terus sampai ke tingkat yang lebihtinggi.2.
 
Pelaksanaan kegiatan pembangunan kesehatan masyarakat desa (PKMD)yang dilakukan masyarakat minimal mencakup saah satu dari 8 unsurprimary health caresebagai berikuta.
 
Pendidikan mengenai masalah kesehatan dan cara pencegahanpenyakit serta perlindungannya .b.
 
Peningkatan Persediaan makanan dan peningkatan gizi.c.
 
Pengadaan air bersih dan sanitasi dasar yang memadai.
 
2
d.
 
Kesehatan Ibu dan Anak termasuk keluarga berencanae.
 
Imunisasi untuk penyakit yang utamaf.
 
Pencegah dan pengendalian penyakit endemic setempat .g.
 
Pengobatan penyakit umum dan luka-lukah.
 
Penyediaan obat esensial.3.
 
Pengembangan dan pembinaan PKMD yang berpedman pda GBHNdilakukan sebagai berikut:a.
 
Dilakukan dengan kerja sama lintas program dan lintas sector melaluipendekatan eduktif.b.
 
Koordinasi pembenaan melalui jalur fungsional pada gubernur, bupati,atau camat.c.
 
Merupakan bagian interal dari pembangunan desa secara keseluruhand.
 
Kegiatan dilaksanakan dengan membentk mekanisme kerja yangefektif antra instansi yang berkepentingan dalam penbinan masyarakatdesae.
 
Puskesmas sebagai pusat pembangunan dan pengembangan kesehatanberfungsi sebagai dinamisatorSecara konseptual, Posyandu merupakan bentuk modifikasi yang lebihmaju dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk menunjang pembangunankesehatan, khususnya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakatmelalui penurunan angka kematian bayi. Modifikasi tersebut adalah dengan tetapmempertahankan prinsip dari,oleh dan untuk masyarakat,gotong royong dansukarela, namum bentuk kegiatan masyarakat dalam bentuk Posyandu,diharapkandapat berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat,khususnyapenurunan angka kematian bayi dan balita .Sasaran utama pelayanan Posyandu adalah kelompok-kelompok rentan,yakni ibu hamil,ibu menyusui,bayi dan anak balita. Pelayanan Posyandumencakup pelayanan-pelayanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi gizi,penanggulangan diare dan keluarga berencana.Tujuan dikembangkannya posyandu sejalan dengan tujuan pembangunankesehatan seperti berikut.
 
3
a.
 
Mempercepat penurunan angka kematin bayi dan anak balita, dan angkakelahiranb.
 
Mempercepat penerimaan norma keluarga kecil bahagi dan sejahterac.
 
Berkembangnya kegiatan-kegiatan masyarakat dalam rangka menunjangmeningkatnya kesehatan masyarakat, sesuai engan kebutuhan dankemampuannya.Pelayanan Posyandu menganut sistem 5 meja dengan urutan sebagaiberikut.1.
 
Meja 1: melayani pendaftaran bagi para pengunjung posyandu yangdikelompokkan menjadi 3 yakni: bayi dan anak balita, ibu hamil danmenyusui, dan PUS (pasangan usia subur). Palayanan meja 1 dilakukanoleh kader kesehatan2.
 
Meja 2 : melayani penimbangan bayi, balita, dan ibu hamil, dalam rangkamemantau perkembngan bayi, balita dan janin dari ibu yang sedang hamil,yang dilayani leh kader kesehatan3.
 
Meja 3: melayani pencatatan hasil dari penimbangan dari meja 2 didalamKMS (kartu menuju sehat), baik KMS bayi/balita maupun KMS ibu hamil, juga dilayani oleh kader.4.
 
Meja 4: melakukan penyuluhan kepada ibu bayi/balita dan ibu hamil,sebagai tindak lanjut dari hasil pemantauan status gizi, balita dn ibu hamil,dan KB. Meja ini dilayani oleh petugas atau keder5.
 
Meja 5: dilakukan pelayanan elh petugas medis/para medis dari puskesmasuntuk imunisasi, pemasangan alat kontrasepsi, atau pengobatan bagi yangmemerlukan, dan periksa hamil. Bila terdapat kasus yag tidak dapatditangani oleh posyandu, mereka akan dirujuk ke puskesmas.
Desa siaga
1.
 
mengapa desa siaga?-
 
masih tingginya kematian bayi-
 
masih tingginya kematian ibu-
 
masih ada kasus gizi kurang dan buruk 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->