Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Fenomena Sosial Dalam Administrasi Publik

Fenomena Sosial Dalam Administrasi Publik

Ratings: (0)|Views: 411|Likes:
Published by Firyal

More info:

Published by: Firyal on May 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2013

pdf

text

original

 
1
B A B IP E N D A H U L U A N
A.
 
Latar Belakang
Dinamika kehidupan masyarakat yang berubah begitu cepat di bidang politik,ekonomi, dan sosial budaya, memerlukan langkah penyesuaian dan akselerasipembangununan sistem kinerja yang handal. Demikian halnya perubahan paradigmamasyarakat terhadap pemerintah, menuntut pemerintah untuk secara konsisten mampumenampung dan berupaya menjawab semua tantangan serta mampu mengantisipasi arahgerak perkembangan dan perubahan tatanan masyarakat secara simultan. Percepatandalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta munculnya paradigma barudalam masyarakat Indonesia erat kaitannya dengan kinerja aparatur pemerintah yangharus diakui belum menampakkan hasil yang optimal. Tidak mengherankan, bahwaperkembangan yang telah terjadi berlandaskan pada ilmu pengetahuan dan keahlian,berdampak langsung pada perubahan internal mengkait dengan penyiapan sumber dayamanusia, upaya efisiensi, peningkatan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, dankreativitas dalam penciptaan inovasi, serta intensitas kontrol masyarakat terhadap kinerjapemerintah kian membentuk tingkat keabsahan/legitimasi yang tinggi terhadappemerintahan. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh setiap Pemerintah Kabupatenataupun Kota, mempunyai kaitan langsung dengan proses pengangkatan dan penempatanyang dilakukan pada awal seseorang menduduki jabatan tertentu. Pengangkatan danpenempatan pegawai yang tidak sesuai dengan kebutuhan akan menimbulkan pemborosan(inefisiensi dan inefektivitas) di sana-sini. Oleh karena itu proses pengangkatan danpenempatan perlu menjadi perhatian semua pihak, terutama pengambil kebijakan agardalam menjalankan rencana kerja suatu Pemerintah Kabupaten atau Kota terjadi efisiensidan efektifitas kerja.
 
2
Konsekuensi dari hal itu, diperlukan pegawai yang mempunyai kemampuan,integritas tinggi dan sinergitas dukungan aparatur yang tangguh dan sesuai kualifikasi,terutama untuk mengembangkan kreativitas pegawai dalam melaksanakan berbagai tugassesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya, serta menempatkan pegawai yang tepatpada tempatnya. Konsep penemptan pegawai dengan prinsip
the right on the right placeor the right man on the right job
adalah suatu istilah yang tepat saat ini untukmenggambarkan bagaimana semestinya para pegawai di suatu instansi baik itupemerintahan maupun instansi swasta ditempatkan pada posisi yang sesuai dengankemampuan dan kualifikasi pendidikannya sehinga mereka dapat menjalankan tugasdengan baik, efisien dan efektif sebagaimana tujuan dari suatu organisasi. Jika meminjamkonsep Webber mengenai tipe ideal birokrasi maka dapat diperoleh suatu gambaranbagaimana suatu organisasi memperhatikan bagaimana tingkat spesialisasi pekerjaandalam hal bagaimana kemudian para pegawai ditempatkan pada posisi-posisi yang sesuaidengan bidang keahliannya sehingga tercapai suatu kefektifan dan keefisienan dalammengerjakan tugas-tugas organisasi itu sendiri. Selain itu menurut Webber bahwa untukkemudian menempati suatu posisi dalam organisasi dalam hal promosi ataupun kenaikanjabatan harus melalui mekanisme-mekanisme yang selektif sehingga pegawai-pegawaiyang akan menempati posisi-posisi tersebut nantinya memiliki kualitas dalammelaksanakan tanggung jawabnya akan tugasnya.Penempatan sebagai bagian dari faktor yang mempengaruhi kualitas layanan, lebihdisebabkan karena proses penempatan tersebut berkaitan dengan kesesuaian dankeseimbangan antara kemampuan yang dimiliki oleh pegawai dengan jabatannya. Jabatanitu sendiri adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang danhak seorang pegawai negeri sipil dalam satuan organisasi, sementara itu jabatan strukturaldiartikan sebagai suatu kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenangdan hak seorang pegawai negeri sipil dalam rangka memimpin suatu satuan organisasi
 
3
negara Karena itulah proses ini penempatan pegawai dalam jabatan struktural merupakantitik awal dari keberhasilan layanan kepada masyarakat di masa mendatang.Pelaksanaan pengangkatan pegawai dalam jabatan struktural dalam prakteknyasering tidak sesuai dengan peraturan. Hal inilah yang sering menimbulkan masalahkepegawaian, beberapa faktor yang kemudian sering terjadi menjadi akibat dari ketidakefektifan suatu pemerintahan dalam penempatan para pegawainya antara lainkonsekwensi pada saat suatu daerah setelah melaksanakan pemilihan kepala daerah yangmana suatu fenomena baru yang terjadi hampir disetiap daerah bahwa pemimpin barucenderung memutasi habis-habisan pegawai yang mereka anggap tidak mensupport merekapada saat pemilihan, walaupun dengan dalih untuk merefresh suasana pemerintahannamun hal ini tentunya suatu yang tidak lazim, yang sangat mencederai citra birokrasi dipemerintahan ini. Selain itu rasa tidak senang dengan pejabat yang diangkat karenamerasa pengangkatan tersebut tidak adil. Rasa tidak senang ini sering kali berakibatmenurunnya tingkat kerja sama dengan pejabat yang bersangkutan sehingga akhirnyapekerjaan yang menjadi tanggung jawab bersama antara pegawai yang bersangkutandengan pejabat tersebut menjadi kurang baik hasilnya. Selain itu sering ada rasakurangpuas dari pegawai yang lain yang akhirnya berakibat pada menurunnya prestasikerja pegawai .Dari deskripsi-deskripsi tersebut maka kami tertarik untuk mengetahui lebihmendalam bagaimana penerapan konsep penempatan pegawai dengan prinsip the rightman in the right place/job pada saat ini, beberapa hal yang berkaitan tentang konsepdasar, implementasi dan hal-hal yang dianggap perlu untuk dijadikan bahan rekomendasidalam pelaksanaan konsep the right man in the right place/job.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->