Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
20Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
25 Hadith Dha'if Dan Maudhu'

25 Hadith Dha'if Dan Maudhu'

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,545|Likes:
Published by Suyanto

More info:

Published by: Suyanto on Dec 25, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/20/2012

pdf

text

original

 
25 Hadith Dha’if dan Maudhu’MUQADDIMAH
1. Hadith-hadith yang diriwayatkan dari Nabi SAW tak semuanya soheh. Ada yang lemah, bahkanada yang palsu.2. Antara sebab sesuatu hadith menjadi lemah, bahkan palsu ada1ah kerana kecacatanperawinya. Di samping ada juga berpunca dari gugurnya perawi dari sanad hadith.3. Cara mengetahui status sesuatu hadith samada ia soheh, hasan, lemah atau palsu ialahmelalui ilmu rijalul hadith, (ilmu mengenai perawi-perawi hadith serta ilmu jarah dan ta'dil (ilmumengenai kecacatan dan keadilan perawi-perawi hadith).4. Mengetahui kesohehan dan kedhaifan sesuatu hadith adalah perlu supaya kita tidak berhukumdan beramal dengan sesuatu yang tidak thabit dari Nabi SAW.5. Menurut pendapat Imam Yahya bin Ma'in (wafat 233H), Imam AI-Bukhari (wafat 256H), ImamMuslim (wafat 261H), dan Imam Ibnu Hazm (wafat 456H), tidak boleh beramal sama sekalidengan hadith dhaif (apa lagi palsu) dalam hukum hakam dan fadhail a'mal (keutamaan-keutamaan amalan).6. Imam An-Nawawi di dalam Muqaddimah Syarah Sahih Muslim menyifatkan pendapatmembolehkan beramal dengan hadith lemah dalam hukum-hakam adalah tidak benar bahkansangat keji.7. Buku ini ditujukan khusus kepada masyarakat awam Islam yang mana sebahagian besar darimereka menganggap semua hadith-hadith Nabi SAW adalah soheh dan boleh diamalkan,sedangkan ianya tidak demikian.8. Dengan menyedari kedudukan masyarakat Islam yang kurang memahami dan mendalami ilmuhadith, penulis membentangkan cara yang cukup mudah sebagai penjelasan mengapa satuhadith itu menjadi lemah bahkan palsu melalui komentar-komentar ulama pengkritik hadith yang jujur, adil, amanah dan kepercayaan.9. Mudah-mudahan usaha yang kecil ini mendatangkan kebaikan dan manafaat khasnya kepadamasyarakat awam Islam dan diterima di sisiNya sebagai satu amalan soleh yang berpanjanganpahalanya.10. Akhimya Penulis memohon keampunan yang sebanyak-banyaknya kepada Allah sekiranyaterdapat kesalahan dan kesilapan yang mana ia merupakan sifat hamba yang lemah. Kebenarandan kesempumaan hanyalah milik Allah SWT.
Hamba Yang Mengharapkan Keampunan Tuhannya;Ibrahim Mohd RajaTaman Gombak Ria,Jamadil Awwa11426/Jun 2005 
 
Hadith 1: Menuntut Ilmu Sampai Ke Negeri China
Maksudnya:
Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke Negeri China
1. Periwayat- Periwayat Hadith:
Ibnu Adi
Abu Nu'aim
Ibnul Abdul Bar 
AI-Khatib AI-Baghdadi2. Status Hadith: PALSU3. Sebabnya:
Di dalam sanadnya terdapat seorang perawi yang bernama Abu Atikah Tharif binSalman.
Ia telah disepakati akan kelemahannya.
Kata Imam AI-Bukhari: Ia seorang yang mungkar hadithnya.
Kata Imam AI-Uqaili : Ia seorang yang ditinggalkan, hadithnya (matruk)
Kata Imam An-Nasai: Ia tidak thiqah(kepercayaan).
Kata Imam Ad-Daruqutni dan Imam Ibnu Hajar: Ia lemah.
As-Sulaimani menanggapinya lebih dari itu (dengan maksud Abu Atikah ini dikenalisebagai seorang pemalsu hadith). Ini disebut oleh Imam Ibnu Hajar dalam kitabnya At-Taqrib.
Imam Ahmad mengingkari hadith ini dengan keingkaran yang bersangatan.
Kata Imam Ibnu Hibban: Hadith ini bathil, tiada asalnya.
Oleh kerana itu Imam Ibnul Jauzi menghukum hadith ini sebagai palsu.4. Nota kaki:
Perawi mungkar adalah perawi yang melakukan kesalahan yang parah atau pelupa atau jelas kefasikannya. Juga didefinasikan sebagai perawi lemah yang riwayatnya menyalahiperawi yang kepercayaan. Ada pun di sisi Imam AI-Bukhari ia membawa maksudseorang perawi yang tidak halal meriwayatkan hadith darinya.
Perawi matruk adalah perawi yang dituduh berdusta.(perhatian: Istilah ini akan ditemui oleh pembaca sekelian di dalam hadith-hadith yang akandatang).
Hadith 2: Ramadhan: Awalnya Rahmat, Pertengahannya Keampunan, AkhirnyaPembebasan Dari Api Neraka
Maksudnya:
 
Permulaan bulan Ramadhan itu rahmat, pertengahannya keampunan dan akhimyapembebasan dari neraka.
1. Periwayat-Periwayat Hadith:
Ibnu Adi
AI-UqaiIi
AI-Khatib AI-Baghdadi
Ad-DaiIami
Ibnu Asakir 2. Status Hadith: SANGAT LEMAH3. Sebabnya:Di dalam sanadnya terdapat perawi yang dipertikaikan iaitu;a) Sallam bin Sawwar 
Kata Imam Ibnu Adi: Ia seorang yang mungkar hadithnya.
Kata Imam Ibnu Hibban: Ia tidak boleh dijadikan hujjah.
Kata Imam Ibnu Hajar: Ia lemah.
Kata Imam Az-Zahabi: Ia tidak dikenali dan khabamya mungkar.b) Maslamah bin As-Shalt
Kata Imam Ibnu Adi: Ia tidak ma 'ruf (dikenali).
Kata Imam Abu Hatim: Ia seorang yang ditinggalkan hadithnya (matruk).4. Keterangan:
Hadith ini dengan lafaz yang hampir sarna juga diriwayatkan oleh Imam Ibnu Khuzaimahdi dalam Sohehnya. Tetapi status hadith tersebut adalah lemah, kerana di dalamsanadnya ada seorang perawi bernama Ali bin Zaid bin Jud' an.
Kata Imam Abu Zur'ah : Ia tidak kuat, waham(keliru) dan melakukan kesalahan.
Kata Imam Ibnu Ma'in : Ia tidak dapat dijadikan hujjah.
Kata Imam An-Nasai dan Imam Ibnu Hajar : Ia lemah
Kata Imam Abu Hatim: Tidak boleh berhujjah dengannya.5. Kesimpulannya:Kedua-dua hadith ini tidak dapat menguatkan antara satu sama lain kerana kecacatan perawi-perawinya terlalu nyata dan ketara.
Hadith 3: Membaca Surah Yaasin Ke Atas Orang Yang Akan Mati
Maksudnya:

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nurchalis Aza liked this
Muslih Muhammad liked this
A Amran Mansyur liked this
sksktm liked this
azrul_qld liked this
zhhy liked this
Ingat Mati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->