Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
39Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sajak Melayu

Sajak Melayu

Ratings:

5.0

(7)
|Views: 7,410 |Likes:
Puisi Melayu Oleh Usman Awang
Puisi Melayu Oleh Usman Awang

More info:

Published by: Mohd Zaidi bin Harun on Dec 25, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/04/2013

pdf

text

original

 
Sajak “Melayu” oleh Usman Awang
Melayu itu orang yang bijaksanaNakalnya bersulam jenakaBudi bahasanya tidak terkiraKurang ajarnya tetap santun Jika menipu pun masih bersopanBila mengampu bijak beralas tanganMelayu itu berani jika bersalahKecut takut kerana benar Janji simpan di perutSelalu pecah di mulutBiar mati adat Jangan mati anakDalam sejarahnyaMelayu itu pengembara lautanMelorongkan jalur sejarah zamanBegitu luas daerah sempadanSayangnya kini segala kehilanganMelayu itu kaya falsafahnyaKias kata bidal pusakaAkar budi bersulamkan dayaGedung akal laut bicaraMalangnya Melayu itu kuat bersorak Terlalu ghairah pesta temasyaSedangkan kampung telah tergadaiSawah sejalur tinggal sejengkal Tanah sebidang mudah terjualMeski telah memiliki telaga Tangan masih memegang taliSedang orang mencapai timbaBerbuahlah pisang tiga kaliMelayu itu masih bermimpiWalaupun sudah mengenal universitiMasih berdagang di rumah sendiri
 
Berkelahi cara MelayuMenikam dengan pantunMenyanggah dengan senyumMarahnya dengan diamMerendah bukan menyembahMeninggi bukan melonjakWatak Melayu menolak permusuhanSetia dan sabar tiada sempadan Tapi jika marah tak nampak telingaMusuh dicari ke lubang cacing Tak dapat tanduk telinga dijinjingMaruah dan agama dihina janganHebat amuknya tak kenal lawanBerdamai cara Melayu indah sekaliSilaturrahim hati yang murniMaaf diungkap senantiasa bersahut Tangan diulur sentiasa bersambutLuka pun tidak lagi berparutBaiknya hati Melayu itu tak terbandingkanSelaga yang ada sanggup diberikanSehingga tercipta sebuah kiasan:“Dagang lalu nasi ditanakkanSuami pulang lapar tak makanKera di hutan disusu-susukanAnak di pangkuan mati kebuluran”Bagaimanakah Melayu abad dua puluh satuMasihkan tunduk tersipu-sipu ? Jangan takut melanggar pantang Jika pantang menghalang kemajuan; Jangan segan menentang larangan Jika yakin kepada kebenaran; Jangan malu mengucapkan keyakinan Jika percaya kepada keadilan Jadilah bangsa yang bijaksanaMemegang tali memegang timbaMemiliki ekonomi mencipta budaya

Activity (39)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
lya_razak liked this
Fahmi Rafaee liked this
Mohd Zain Sian liked this
norazlin harron liked this
Shohinni Vj liked this
Anne Khairani liked this
Nooz Zawani liked this
Yon Kakikutangan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->