Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sistim Sealing Control Valve

Sistim Sealing Control Valve

Ratings: (0)|Views: 209 |Likes:
Published by Rudy Wijaya

More info:

Published by: Rudy Wijaya on May 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/14/2014

pdf

text

original

 
 Sistim Sealing Control Valve Studi Kasus Pada Kebocoran (ANSI 150 & 300)
Rudiyanto WijayaEmail : rudywjy@gmail.com
 ABSTRAK 
Dalam proses industri peralatan katup pengatur otomatis
(Automatic Control Valve)
sangatdiperlukan karena tidak semua aliran fluida (cairan atau gas) bisa diatur secara manual.
Control valve
merupakan peralatan pengatur aliran yang bekerja secara otomatis dengan sistim penggerak 
 pneumatic,electric,, hydraulic
atau jenis
actuator 
lainnya yang membuka atau menutup sepenuhnya ke
 set point 
tertentu atau yang di kehendaki dengan menerima
 signal 
dari
controller 
yang bisa berasal dari
 PLC (Programmable Logic Controller)
atau
DCS (Distributed Control System).
Karena peranannya yang penting, maka dibutuhkan pengetahuan yang benar mengenai Control Valve tersebut.Kebocoran pada control valve merupakan masalah serius yang harus diatasi, EnviromentProtection Agency (EPA) di Amerika memberikan rekomendasi kebocoran dibatasi maksimum 500 ppmv.Kebocoran terjadi dengan pola yang berbeda beda karena perbedaan/perubahan kondisi proses seperti perubahan aliran, jenis fluida, tekanan, temperature, karakteristik fluida (korosive, mengandung partikel,viskositas dan sebagainya). Packing
control valve
memiliki peran penting untuk menunjang kehandalanControl Valve sehingga diperlukan pemahaman yang baik mengenai desain, jenis dan bahan paking yangcocok dengan fluida proses.Analisa lapangan pada Control Valve untuk aplikasi air laut ANSI 150 & 300 di PT. PolychemIndonesia menunjukan bahwa packing mampu mencegah kebocoran dengan baik jika memenuhi 2 (dua) parameter yaitu parameter internal (desain dan material paking) dan parameter external (sifat mekanis dari batang poros/stem Control Valve). Nilai kebocoran sangat tergantung dari besar atau kecilnya celah (gap) packing. Meskipun kelasnya berbeda (ANSI 150 dan 300) tetapi kedua valve size 2 inch (50.8 mm)tersebut bisa menggunakan Stem diameter yang sama yaitu 0.387 cm
2
(0.60 Inch
2
), packing friction yangterjadi juga sama yaitu 6.6 kg (14.6 Lbs), ukuran actuator yang sama yaitu 161.29 cm
2
(25 Inch
2
) danmemiliki CV yang sama 3.5. Sehingga disimpulkan bahwa nilai kebocorannya akan sama.
ABSTRACT
In the process industry the need of a good control valve is a mandatory, as most of process fluidcould not be handled or controlled manually. Control valve is a device which work automatically with pneumatic systems, electrical, hydraulic or other type of actuator to open or close completely to specific set point or the desire to receive the signal from controller which can be derived from PLC
(Programmable Logic Controller)
or DCS (
 Distributed Control System
). Control valve has an important role in industrial process and requires people to understand technology behind the control valve including the knowledge todo selection of suitable control valve.Leakage of process fluid on a Control Valve is become an issue that need to be attended andresolved, according Environment protection Agency (EPA) policy in the USA, leakage should be limited tomaximum 500 ppmv. Leakage value is usually varies due to the different characteristic or changes of 
 
 process conditions such as fluid flow, pressure, temperature or characteristic of the fluid (corrosive,viscosity, particle etc). Packing design in control valve is very important to support the reliability of thecontrol valve therefore the better knowledge and understanding to do proper packing selection is required.Field analysis on control valve that used for sea water application ANSI 150 & 300 that conductedin PT. Polychem Indonesia shows that a good packing can prevent the leakage if comply with 2 (two) parameters, i.e. internal side (design and material of the packing), external side (mechanical properties of the stem of the control valve). Leakage value is depend on the gap (clearance) value of the packing, smaller gap will generate small leakage. Two different valve size 2 inch (50.8 mm), i.e. rating ANSI 150 and 300can use the same size of stem diameter 0.387 cm
2
(0.60 Inch
2
), packing friction also same 6.6 kg (14.6Lbs), same actuator size 161.29 cm
2
(25 Inch
2
) and select the same CV 3.5. Therefore with the similar condition leakage value would also be the same.
1.PENDAHULUAN
C
ontrol valve
adalah suatu jenis elemen pengendali akhir atau
 final control elemen
yang paling umum digunakan untuk memanipulasi proses laju aliran fluida. Kata
control valve
dapat juga di artikan bahwa prinsip kerjanya bisasecara otomatis maupun manual. Suatu prosesaliran fluida pada
control valve
bekerja tidak hanya pada posisi menutup secara penuh (
 fullyclosed 
) atau membuka secara penuh (
 fullyopened 
) tetapi dapat juga di kendalikan melalui
manipulated variable
atau input dari suatu prosesyang dapat dimanipulasi atau diubah-ubah untuk mengatur besaran bukaan
valve
agar prosesvariabel selalu sama dengan set point yang dikehendaki.Control Valve terdiri dari tiga bagian utama yaitu: Body Valve, Actuator, serta Positioner.Body valve adalah tempat dimana fluida yangmengalir akan dikondisikan sesuai kebutuhan perancang baik dari segi flow, temperature,maupun pressure.Actuator berfungsi sebagai penggerak darikomponen body valve setelah merubah signal pneumatic maupun electric dari positioner menjadi energy mechanic untuk mengatur  pembukaan valve tersebut.Positioner berperan sebagai pemberi signal pengaturan kepada actuator setelah mendapatdata-data kondisi kerja dari sensor-sensor serta berdasarkan penyetelan awal yang dikondisikansesuai kebutuhan penggunanya.
Terminologi Proses Kontrol
Istilah proses kontrol adalah gabungandisiplin ilmu Statistik dan Teknik yang berhubungan langsung dengan ilmu Arsitektur,
 Engineering 
dan Algoritma dimana untuk menjaga atau mengendalikan output/keluarandari suatu proses tertentu dalam kisaran yangdikehendaki.Kata proses dalam bidang
engineering 
/rekayasa adalah seperangkat alat yang memilikitugas yang saling terkait satu dengan yang lain,untuk bersama-sama mengubah
input 
menjadi
output 
agar sesuai yang diinginkan. Sedang katakontrol adalah cabang antara ilmu pengetahuan
engineering 
dan matematika yang berhubungandengan peralatan yang bersifat dinamis dan dapatdimanipulasi atau diubah-ubah besaranoutputnya.Gabungan kerja alat-alat pengendaliotomatis itulah yang sering dinamakan dengansistem pengendalian proses (
 process control  system
). Sedangkan semua peralatan yangmembentuk sistem pengendali disebut
instrument 
pengendali proses (
 process control instrumentation
).Maka dapat disimpulkan bahwa
control valve
adalah bagian dari istilah proses kontrolyaitu suatu perangkat yang telah dilengkapi beberapa komponen yang menjadi satu kesatuanunit control valve berupa aktuator,
 positioner 
,regulator udara bertekanan,
 solenoid 
dan
limit  switch
.
2.ALAT PENELITIAN
Alat penelitian yang utama (secaramanual) adalah menggunakan rumus yang sudahdi standarkan oleh ANSI (
 American National Standards Institute)
/ ISA
(The Instrumentation,Systems, and Automation Society
)., tentunyaharus ada variable utama yang harus dimasukanseperti jenis katup control ANSI 150, ANSI 300,ANSI 600 dan lain sebagainya. Kemudian
 
menentukan kondisi operasinya, seperti untuk fluida steam, gas, water dan sebagainya.
3.DASAR TEORI
Di era industri yang maju begitu pesatsaat ini, penggunaan
control valve
sebagai
 final control element 
dalam suatu proses produksitelah banyak digunakan sesuai dengan peruntukannya, semisal control valve tersebutdititik beratkan untuk di aplikasikan pada
 flow,temperature, pressure
dan lain sebagainya.Berikut adalah fungsi dari
control valve :
Flow Control 
 
Untuk memudahkan identitas sebuah
control valve
yang di aplikasi pada area tertentu,maka perlu di berikan Tag. No agar lebih mudahdi monitor. Sebuah
control valve
yangdititikberatkan untuk mencapai
 flow
tertentu,maka sering di singkat dengan nama FCV atau
 flow control valve.
 Pressure Contro
Untuk memudahkan identitas sebuah
control valve
yang di aplikasi pada area tertentu,maka perlu di berikan Tag. No agar lebih mudahdi monitor. Sebuah
control valve
yangdititikberatkan untuk mencapai
 pressure
tertentu,maka sering di singkat dengan nama PCV atau
 pressure control valve
.
 Level Control 
Untuk memudahkan identitas sebuah
control valve
yang di aplikasi pada area tertentu,maka perlu di berikan Tag. No agar lebih mudahdi monitor. Sebuah
control valve
yangdititikberatkan untuk mencapai level sebuah permukaan, maka
control valve
pada areatersebut sering di singkat dengan nama LCV atau
level control valve.
Temperature Control 
Untuk memudahkan identitas sebuah
control valve
yang di aplikasi pada area tertentu,maka perlu di berikan Tag. No agar lebih mudahdi monitor. Sebuah control valve yangdititikberatkan untuk meng
handle
temperatur tertentu, maka sering di singkat dengan namaTCV atau
Temperature Control Valve
. Biasanyatipe TCV banyak di aplikasikan pada
 system lineboiler.
Flow Coefficient (Cv) Prinsipal
Dalam menentukan suatu aplikasi unitcontrol valve pada proses aliran fluida atau gasmaka perlu menentukan aliran coefficient atauCv yaitu gunanya untuk menentukan kapasitasaliran terhadap kekuatan bodi valve dan ukuran
trim
(bagian valve yang bekerja secara dinamis,seperti
 plug 
,
stem
/as dan
 seat ring 
/dudukanuntuk 
 plug 
). Definisi kenaikan 1 Cv yaitu pada 1galon per menit (gpm) pada temperature 60
o
F pada saat fluida mengalir pada valve dengan beda tekanan/
 pressure drop
1 psi. Padaumumnya, untuk mendapatkan Cv yang tepatdapat menggunakan persamaan sebagai berikut :
a f  P 
 P G F qCv
Dimana :Cv= Flow coefficientQ= Aliran dalam gpmFp= Piping geometry factor 
P
a
= Allowable pressure drop melaluivalve, psiG
= Specific gravity
P= Pressure Drop dalam psi
Perhitungan Cv Untuk Fluida Cair
Dalam memenentukan ukuran, ratingserta flow coefficient control valves yang akandialirkan pada fluida cair atau gas sering disebutdengan istilah
 sizing control valves
, maka dariitu diperlukan pemahaman yang memadaidengan suatu acuan persamaan yang telah disepakati oleh pabrikan control valve di seluruhdunia dengan nama organisasi ANSI/ISA-75.01.01-2002 (IEC 60534-2-1 Mod) yaitu FlowEquations for Sizing Control Valves. ISA sendirikepanjangan dari The Instrumentation, Systems,and Automation Society.Berikut adalah tahapan-tahapan yang harusdiperhatikan dalam men-sizing control valve,yaitu:1.Menghitung aktual pressure drop dengan persamaan:
21
 P  P  P 
Dimana :P
1
= Inlet PressureP
2
= Out let Pressure2.Memeriksa aliran tersedak/choked flow,kavitasi dan flashing dengan persamaan:

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Noor Faiz Faisal liked this
Bowo Praxosonic liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->