Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
GANGGUAN KEPRIBADIAN

GANGGUAN KEPRIBADIAN

Ratings: (0)|Views: 165 |Likes:
Menerangkan tentang gangguan kepribadian
Menerangkan tentang gangguan kepribadian

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Richo AriEs LufhRisnu Foreever on May 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

 
Gangguan Kepribadian adalah istilah umum untuk suatu jenis penyakit mental di manacara berpikir, memahami situasi, dan berhubungan dengan orang lain tidak berfungsi. Adabanyak jenis spesifik gangguan kepribadian. Secara umum, memiliki gangguan kepribadianberarti memiliki kaku dan berpotensi merusak diri sendiri atau merendahkan diri-pola berpikirdan berperilaku tidak peduli pada situasinya. Hal ini menyebabkan stress dalam hidup ataugangguan dari kemampuan untuk beraktivitas rutin di tempat kerja, sekolah atau situasi sosiallain.
 
Gangguan-gangguan dalam kategori ini bersumber dari perkembangan kepribadian yangtidak masak dan menyimpang. Kerena mengalami proses perkembangan yang tidak semestinya,individu-individu tertentu memiliki cara pandang, cara pikir dan berhubungan dengan duniasekelilingnya secara maladaptif. Akibatnya, mereka tidak berfungsi sebagaimana mestinya dandalam kasus-kasus tertentu mereka menjadi menderita.
 
Dalam beberapa kasus, kemungkinan penderita tidak menyadari bahwa merekamemiliki gangguan kepribadian karena cara berpikir dan berperilaku tampak alami bagi sipenderita, dan penderita mungkin menyalahkan orang lain atas keadaannya.Kepribadian adalah kombinasi dari pikiran, emosi dan perilaku yang membuat seseorangunik, berbeda satu sama lain. Ini cara melihat, memahami dan berhubungan dengan dunia luar,dan juga bagaimana seseorang melihat diri sendiri. Bentuk kepribadian selama masa kanak-kanak, dibentuk melalui interaksi dari dua faktor:
 
Warisan kecenderungan atau gen. Ini adalah aspek kepribadian yang diturunkan kepadaseseorag dari oleh orang tua, seperti rasa malu atau pandangan terhadap kebahagiaan. Halini kadang-kadang disebut temperamen bersifat "alami" dan merupakan bagian dari polaasuh dan "konflik".
 
Lingkungan, atau situasi kehidupan. Lingkungan tempat seseorang dibesarkan, hubungandengan anggota keluarga dan orang lain juga turut berpengaruh dalam pembentukankepribadian. Ini mencakup beberapa hal seperti jenis pola pengasuhan yang dialamiseseorangapakah itu dengan penuh cinta atau kekerasan.Gangguan kepribadian dianggap disebabkan oleh kombinasi genetik dan pengaruhlingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memiliki kerentanan genetik untukmengembangkan sebuah gangguan kepribadian dan situasi kehidupan dapat memicuperkembangan gangguan kepribadian.
 
Ada tiga kelompok gangguan utama dalam kategori ini, yaitu gangguan
kepribadian,kepribadian antisosial,
dan
 perilaku kriminal.
 
GANGGUAN KEPRIBADIAN
 
Penderita jenis gangguan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
 
Hubungan pribadinya dengan orang lain terganggu, dalam arti sikap dan perilakunya cenderungmerugikan orang lain.
 
Memandang bahwa kesulitannya disebabkan oleh nasib buruk atau perbuatan jahat orang lain.Dengan kata lain, penderita gangguan ini tidak pernah merasa bersalah.
 
tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap orang lain: bersikap manipulatif atau senangmengakali, mementingkan diri sendiri, tidak punya rasa bersalah, dan tidak mengenal rasasesal bila mencalakakan orang lain.
 
Celakanya, orang ini tidak pernah dapat melepaskan diri dari pola tingkah lakunya yangmaladaptif itu.
 
Selalu menghindari tanggung jawab atas masalah-masalah yang mereka timbulkan.
 
Selain itu, gangguan ini lebih merupakan gangguan terhadapa nama baik si penderita(disorders of reputation). Artinya, masalahnya lebih berupa akibat tidak menyenangkan daritindakan sipenderitan terhadap orang lain, bukan berupa penderitaan yang harus ditanggungoleh yang bersangkutan, seperti misalnya pada kasus neurosis. Dalam kasus neurosis, yangmenderita dan merasa tidak bahagia adalah penderita itu sendiri. Sebaliknya dalam gangguankepribadian ini yang menjadi korban perbuatan tidak bertanggung jawab dari si penderita.Penderita sendiri hanya mengalami reputasi yang buruk, yang bagi penderita gangguan ini samasekali bukan soal.
 
Beberapa jenis gangguan kepribadian yang cukup menonjol adalah kepribadianparanoid-skizoid-skizotipe, kepribadian histrionik-narcisistik-antisosial, dan kepribadianaviodan-tergantung-kompulsif-agresif pasif.
 
Kepribadian Paranoid, Skizoid, dan Skizotipe
 
Penderita ketiga jenis gangguan ini berperilaku eksentrik, ditambah beberapakekhususan sebagai berikut:
 
Kepribadian Paranoid 
memiliki ciri-ciri tambahan: serba curiga; hipersensitif atau sangat perasa;rigid atau kaku; mudah iri; sangat egois; argumentatif atau suka menentang; sukamenyalahkan orang lain; suka menuduh orang lain jahat.
 
 
Kepribadian Skizoid 
memiliki ciri-ciri khas: tidak mampu dan menghindari menjalin hunbungansosial; terkesan dingin dan tidak akrab atau tidak ramah; tidak terampil bergaul dan sukamenyendiri.
 
Kepribadian Skizotipe
memiliki ciri-cri khas: suka menyendiri; suka menghindari oang lain;egosentrik; dihantui oleh pikiran-pikiran autistik, yaitu pikiran-pikiran yang tidak dapatdimengerti oleh orang lain selain oleh dirinya sendiri, dan takhayul-takhayul; dan amatperasa.
 
Gangguan Kepribadian Historik, Narcisistik, dan Antisosial
 
Penderita ketiga jenis gangguan ini memiliki ciri umum berperilaku dramatik atau penuhaksi serba menonjolkan diri, emosional, dan eratik atau aneh-aneh, di samping beberapa cirikhusus sebagai berikut:
 
Kepribadian Histrionik 
: tidak matang; emosinya labil; haus akan hal-hal yang serbamenggairahkan (excitement); senang mendramatisasi diri secara berlebihan untuk mencariperhatian; penyesuaian seksual dan hubungan pribadinya kacau; tergantung, tak berdaya,dan mudah ditipu; egois, congkak, sangat haus akan pengukuhan orang lain; sangat reaktif;dangkal atau picik, dan tudal tulus.
 
Kepribadian Narcisistik 
: merasa diri penting dan haus akan perhatian dari orang lain; selalumenuntut perhatian dan perlakuan istimewa dari orang lain; sangat peka pada pandanganorang lain terhadap dirinya (harga dirinya rapuh); bersikap exploitatif: memikirkankepentingannya sendir, mangabaikan hak dan perasaan orang lain.
 
Kepribadian Antisosial 
: selalu melanggar hak orang lain lewat perilaku agresif, antisosial, dantanpa rasa sesal; tidak sedikit diantara penderita cukup cerdas dan pandai menampilkna dirisecara meyakinkan untuk menjadi penipu ulung.
 
Gangguan Kepribadian Avoidan, Tergantung, Kompulsif, dan Agrasif Pasif 
 
Penderita dalam kategori ini memiliki ciri umum diliputi kecemasan dan rasa takut,sehingga kadang-kadang susah dibedakan dari penderita neurosis, ditambah ciri-ciri khusussebagai berikut:
 
Kepribadian Avoidan
tau menghindar: sangat peka terhadap penolakan atau hinaan orang lain;cenderung mudah mempersepsikan olok-olokan atau pelecehan yang belum tentu benar;pergaulan sempit dan segan emnjalin pergaulau; takut bergaul dengan orang laindisebabkan takut untuk dikritik atau ditolak, kendati sering merasa butuh afeksi dari oranglain dan merasa sepi; merasa sedih karena tidak punya teman, dan ketidakmampuanbergaul tersebut menjadi sumber kesusahan dan penyebab harga dirinya yang rendah.
 
Kepribadian Tergantung
: sangat tergantung pada orang lain dan merasa tidak berdaya, kendatisesungguhnya tidak demikian; dapat berfungsi baik sepanjang tidak dituntut melakukansesuatu seorang diri.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->