Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Akne vulgaris klp 7

Akne vulgaris klp 7

Ratings: (0)|Views: 133|Likes:
Published by asn_asnur7561

More info:

Published by: asn_asnur7561 on May 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/27/2012

pdf

text

original

 
Akne vulgaris
 Akne vulgaris (jerawat) adalah penyakit kulit akibat peradangan kronik folikel pilosebasea yangumumnya terjadi pada masa remaja dengan gambaran klinis berupa komedo, papul, pustul,nodus, dan kista pada tempat predileksinya.
Etiologi
 Belum jelas.
Faktor Predisposisi
 Genetik, ras, sinar ultra violet, kelembaban udara, temperatur, psikis, hormonal, infeksi bakteri
corynebacterium acnes, Staphylococcus albus et epidermidis, Pityrosporum ovale et orbiculare,
kulit berminyak. Peran faktor makanan masih diperdebatkan.
Patogenesis
 Asam lemak bebas yang terbentuk dari trigliserida dalam sebum menyebabkan kekentalan sebumbertambah dan menimbulkan sumbatan saluran pilosebasea serta reaksi radang di sekitarnya(disebut komedogenik). Perubahan pola keratinisasi folikel, produksi sebum yang berlebihan,dan peningkatan flora folikel juga berkaitan dengan patogenesis penyakit.
Manifestasi Klinis
 Erupsi kulit berupa komedo, papul, pustul, nodus, atau kista, dapat disertai rasa gatal. Isi komedoadalah sebum yang kental atau padat. Isi kista biasanya pus dan darah. Tempat predileksi adalahmuka, bahu, leher, dada, punggung bagian atas, dan lengan bagian atas.
Diagnosis
 Diagnosis akne vulgaris ditegakkan atas dasar klinis (adanya komedo) dan ekskohleasi sebumdari komedo dengan alat komedo ekstraktor (sendok Unna).
Diagnosis Banding
 
 
Erupsi akneiformis: disebabkan oleh obat (kortikosteroid, INH, barbiturat, yodida,bromida, difenil hidantoin, dll.). Klinis erupsi berupa papul di berbagai tempat tanpakomedo, timbul mendadak, kadang disertai demam.
 
Akne rosasea. Terdapat eritema dan telangiektasis di hidung, pipi, dagu, dan dahi. Dapatdisertai papul, pustul, nodulus, atau kista. Tidak terdapat komedo. Faktor penyebabadalah makanan atau minuman panas.
 
Dermatitis perioral. Klinis berupa eritema, papul, dan pustul di sekitar mulut, disertaigatal.
 
Penatalaksanaan
 
Medikamentosa
 
Topikal:
 
 
Bahan iritan: resorsinol (1-5%), asam salisilat (3-5%), asam vitamin A (0,025-0,1%),sulfur (4-8%).
 
antibakteri: tetrasiklin 1%, eritromisin 1%, klindamisin 1%, peroksidabenzoil 2,5%.
 
lain-lain: kortikosteroid kekuatan ringan sampai sedang, dan etil laktat 10% dalamgliserin 5-10%.
Sistemik:
 
 
antibakteri: tetrasiklin 3-4 x 250 mg, minosiklin 2 x 50 mg, linkomisin 3 x 500 mg,klindamisin 2 x 150 mg.
 
hormonal: estrogen 50 mg/hari selama 21 hari, antiandrogen 2 mg/hari.
 
retinoid 0,5-1 mg/kg BB/hari, vitamin A 3 x 50.000 IU.
 
lain-lain: antiinflamasi non steroid (ibuprofen), dapson 2 x 100 mg (untuk aknenodulokistik/konglobata).
Nonmedikamentosa
 Pengeluaran sebum oleh ekstraktor komedo atau bedah listrik, bedah beku, dan suntikanintralesi, perawatan kebersihan kulit, dan diet bagi yang memerlukan.
Prognosis
Baik, tetapi sering residif pada sebagian pasien.
Referensi
 Piranti Lunak Smart Doctor v2.0 Dinkes Banyuasin
 
DIAGNOSIS DAN PENGOBATANTOPIKAL AKNE VULGARIS
Pendahuluan
 Akne Vulgaris adalah penyakit kulit yang terjadi akibat peradangan menahun folikel pilosebaseayang ditandai dengan adanya komedo, papul, pustul, nodus, dan kista pada tempatpredileksinya.4Akne Vulgaris adalah penyakit umum pada kulit yang menyerang 85-100 % orang.3 Umumnyainsiden terjadi pada sekitar umur 14-17 tahun pada wanita, 16-19 tahun pada pria. Pada seoranggadis akne vulgaris dapat terjadi pada premenarke. Setelah masa remaja kelainan ini berangsurberkurang. Namun kadang-kadang, terutama pada wanita, akne vulgaris menetap sampai dekadeumur 30-an atau bahkan lebih.4Penyebab timbulnya akne bisa disebabkan oleh bahan-bahan eksternal seperti beberapa bahankosmetik atau minyak rambut, obat-obatan juga dapat mencetuskan timbulnya akne termasuk steroid, lithium, antiepileptik, dan iodida. Hiperplasia adrenal kogenital, polikistik ovariumsindrom, dan gangguan endokrin dengan kelebihan hormon androgen dapat memacu timbulnyaakne vulgaris. Akne vulgaris bisa juga disebabkan faktor genetik.3Lesi akne vulgaris timbul padaunit pilosebaseus yang terdiri dari kelenjar dan folikel rambut. Unit ini terdapat di seluruh tubuhkecuali pada telapak tangan dan kaki. Densitas pilosebaseus terbanyak pada muka, leher atas,dada, konsentrasinya kira-kira 9 kali lebih tinggi dari daerah lain pada tubuh.1 penyebab utamamunculnya akne vulgaris karena meningkatnya produksi sebum dan deskuamasi epitel folikelyang abnormal, akumulasi materi tersebut pada daerah folikel dapat menyebabkan mikrokomedo. Pada keadaan tersebut bakteri dapat berproliferasi khususnya Propionibacterium acnes,sehingga terjadi inflamasi pada lesi akne.5 Jadi ada 4 prinsip patogenesis terjadinya akne yaitu 1)Keratinisasi follikular yang abnormal sampai tersumbatnya folikel, 2) Meningkatnya produksisebum, 3) Proliferasi Pionibacterium acnes dalam sebum dan 4) Terjadinya inflamasi.6Berikut ini akan dibahas tentang diagnosis dan pengobatan topikal akne vulgaris
Diagnosis (gambaran klinis)
 Diagnosis akne ditegakkan dengan gambaran klinik dan dapat ditegakkan tanpa biopsi. Lesi aknevulgaris ditandai dengan :? komedo terbuka (komedo hitam) dan tertutup (komedo putih), merupakan papul miliar yangditengahnya mengandung sumbatan sebum.? papul (kecil, superfisial, inflamasi), peninggian sirkuler pada kulit berwarna merah berisi pusyang tak terlihat.? pustul (lesi yang berisi pus mengelilingi unit pilosebaseus), peradangan superfisial yangbiasanya berisi pus yang berwarana putih atau kuning.? Makula, bintik merah pada kulit tanpa peninggian, tanpa pus dan ditandai dengan lesiinflamasi.2

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->