Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kAJIAN PUSTAKA + Daftar Pustaka

kAJIAN PUSTAKA + Daftar Pustaka

Ratings: (0)|Views: 308 |Likes:

More info:

Published by: Olla Yolanita Septiana on May 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Undang-undang no 20 tahun 2003 memuat tentang sistem pendidikan nasional yangmenyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan danmembentuk watak serta peradaban bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi berimankepada tuhan yang maha esa, bertanggung jawab,kreatif, mandiri, cakap, dan berbudi luhur.Sehingga untuk mencapai pendidikan nasional, pemerintah ikut berperan dalammenyelenggarakan perbaikan-perbaikan untuk adanya peningkatan dalam berbagai jenjang.Namun fakta dilapangan belum memperlihatkan hasil yang memuaskan, terutama pendidikanformal. Masalah utama dalam pendidikan formal adalah rendahnya daya serap dari pesertadidik. Hal ini didukung dengan rerata dari hasil prestasi peserta didik yang sangatmemprihatinkan, yang merupakan akibat dari adanya belajar yang masih bersifatkonvensional.Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui hasil observasi dan wawancara antarapeneliti dengan salah seorang guru A pada tanggal 4 maret 2012, pembelajaran fisika diSekolah Menengah Pertama X masih terpusat pada guru dan menggunakan metode yangkonvensional. Guru hanya menjelaskan, tanpa melibatkan siswa dalam proses belajarsehingga siswa menjadi bosan,ngantuk,pasif, mencatat, dan hanya duduk serta diam saja.Prestasi belajarnya pun menunjukkan hasil yang kurang optimal. Hal ini ditunjukkan darihasil semester ganjil pada mata pelajaran fisika siswa kelas VIII di Sekolah MenengahPertama X pada tahun ajaran 2011/2012 yang masih memperoleh nilai di bawah StandarKetuntasan Minimum (SKM). Standar Ketuntasan Minimum (SKM) untuk mata pelajaranfisika di Sekolah Menengah Pertama X adalah 6,5.Berhubungan dengan hal tersebut, faktor yang mempengaruhi belajar adalah metodepembelajaran yang digunakan guru. Jika metode yang digunakan kurang baik, makaberpengaruh pada hasil belajar yang kurang baik pula. Salah satu cara dalam membantu siswadalam belajar efektif dan efisien adalah dengan menerapkan pembelajaran kooperatif. Karenapembelajaran kooperatif tidak hanya sekedar berbagi ilmu dengan kelompok saja, melainkanada unsur yang membedakannya dengan pembagian kelompok yang dilakukan asal-asalan.
 
2
Sehingga apabila pelaksanaan model pembelajaran aktif dengan benar akan memungkinkanguru mengelola kelas lebih efektif.Bertitik tolak dari hal tersebut, maka perlu dicoba pengoptimalan model pembelajarankooperatif pada pembelajaran Fisika. Dimana model yang digunakan adalah yang dapatmeningkatkan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian,agar siswa terlibat secara aktif, maka peneliti mencoba menggunakan model pembelajaran
Think Pair Share
(TPS).Metode
Think Pair Share
(TPS) merupakan jenis pembelajaran kooperatif yangdirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan merupakan cara yang efektif untuk membuat variasi suasana pola diskusi kelas. Dengan asumsi bahwa semua diskusimembutuhkan pengaturan untuk mengendalikan kelas secara keseluruhan, dan prosedurnyadapat digunakan agar siswa lebih banyak waktu untuk berfikir untuk merespons dan salingmembantu. Guru lebih suka menggunakan
Think Pair Share
(TPS) sebagai pengganti metodetanya jawab seluruh kelas untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materiyang diajarkan setelah guru menyelesaikan penyajian singkat atau setelah siswa membacasuatu tugas (Trianto,2009).Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas, maka perlu dilakukanpenelitian
tentang “
Pengaruh Metode
Think Pair Share
(TPS) terhadap Prestasi Belajar
Fisika Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama X Tahun Ajaran 2011/2012”
.
B.
 
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas,maka dapat dirumuskan permasalahan penelitiansebagai berikut :Apakah ada pengaruh metode Think Pair Share (TPS) terhadap prestasi belajar fisika padasiswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama X Tahun Ajaran 2011/2012?
C.
 
Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka tujuan penelitianyang ingin dicapai adalah untuk mengetahui prestasi belajar fisika yang lebih baik denganmenerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat
 
3
mempengaruhi prestasi belajar fisika pada siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama XTahun Ajaran 2011/2012.
D.
 
Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah :1.
 
Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama X semesterGanjil tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 200 orang.2.
 
Materi yang diajarkan pada penelitian ini adalah Gaya3.
 
Prestasi belajar yang diukur hanya sebatas pada ranah kognitif.
E.
 
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan positif terhadappengembangan pembelajaran fisika. Manfaat yang dapat diambil sebagai berikut :1.
 
Bagi siswa diharapkan dengan model pembelajaran ini dapat membuat siswatermotivasi untuk belajar fisika dan selanjutnya dapat meningkatkan prestasi belajarfisika siswa.2.
 
Bagi guru diharapkan dengan penerapan model pembelajaran ini dapat :a.
 
Dijadikan sebagai salah satu alternatif teknik belajar mengajar fisika sehinggapembelajaran menjadi lebih menyenangkan..b.
 
Membantu mengatasi kesulitan dalam mengajarkan konsep-konsep fisika.3.
 
Bagi mahasiswa diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat bermanfaat dalammeningkatkan daya fikir mahasiswa untuk mengembangkan strategi belajar yanginovatif,kreatif, dan menarik sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran.
F.
 
Definisi Operasional
1.
 
Pembelajaran kooperatif merupakan salah satu model pembelajaran kelompok yangmemiliki aturan-aturan tertentu. Prinsip dasar pembelajaran kooperatif adalahsiswa membentuk kelompok kecil dan saling mengajar sesamanya untuk mencapaitujuan bersama.2.
 
Metode pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) atau berfikir berpasangan berbagiadalah jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi polainteraksi siswa dan merupakan cara yang efektif untuk membuat variasi susasana poladiskusi kelas.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Rusnadi Tok liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->