Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
8 Kecerdasan Bekal Kesuksesan Anak

8 Kecerdasan Bekal Kesuksesan Anak

Ratings: (0)|Views: 142|Likes:
Published by HesTy Nya Iwang

More info:

Published by: HesTy Nya Iwang on May 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/12/2013

pdf

text

original

 
Rabu, 10 November 2010 | Pendidikan Anak Selama ini tingkat intelegensia menjadi bagian terpenting dalam perkembangan seseorang. Jikaseseorang memiliki orangtua yang cerdas kelak anak mewarisinya. Sebaliknya, jika orangtuaberenang di tempat dangkal kemungkinan anak tidak berkesempatan menyelam lebih dalam.Asumsi tradisional ini menganggap potesi kecerdasan inteligensia terbatas pada saat anak lahir.Kemudian lahirlah pandangan modern terhadap intelegensia berdasarkan kapasitas otak seseorang. Artinya, anak akan belajar dari pengalaman jika orangtua memfasilitasi anak yangkelak berdampak besar bagi intelegensia dan potensinya.Dikutip dari artikel Kagan online magazine berjudul Raising Smarter Children Develop Your
Child‟s Many Ways Of Being Smart yang ditulis oleh duo bersaudara, Dr Spencer Kagan dan
Miguel Kagan, mengatakan bahwa ada transformasi pemahaman mengenai kecerdasan anak.Asumsi tradisional tentang kecerdasan adalah ketika anak lahir dianugerahi tingkat inteligensiatertentu yang kemudian dianggap sebagai harga mati. Dalam artian anak cerdas adalahpemberian tuhan namun tidak bisa diupayaakan.Dr. Howard Gardner, seorang psikologi dari Universitas Harvard, AS, mengemukakan teorinya
 bahwa kecerdasan tidak terpatri di tingkat tertentu dan terbatas saat seseorang lahir. ‟‟Setiap
orang mengembangkan kecerdasan dengan beragam cara yang dikenal dengan multipleintell
igence,‟‟ katanya. Seperti, Mozart adalah pemusik jenius, seorang komposer sekaligus
symphonies yang menjadi salah satu contoh pemilik kecerdasan musikal. Sedangkan, Einsteinadalah salah satu ilmuwan dunia yang memilikikecerdasan logika dan matematika. Apakah Einstein lebih cerdas dibanding Mozart ? Jika ditilik dari teori multiple inteligensia, Einstein dan Mozart sama-sama cerdas tapi berbeda bidang. Jadianak Anda pun berkesempatan mengembangkan kecerdasannya di berbagai bidang.Gardner menemukan delapan kecerdasan, yaitu cerdas bahasa, cerdas logika/matematika, cerdasvisual-spasial, cerdas musik, cerdas gerak, cerdas alam, cerdas sosial, dan cerdas diri. Setiaporang berpotensi memilikinya, namun perkembangannya berbeda-beda.
 
Selama bertahun-tahun, pendidik mengembangkan arahan strategi agar kegiatan belajar makinmenarik. Sekolah mengadopsi mulitiple Intelligence melalui laporan pendekatan akademik tesyang mencakup area kecerdasan seni, musik, edukasi fisik, hubungan sosial, pemahaman akandiri sendiri, dan menyukai alam. Sebagai orangtua, Anda mungkin bertanya, bagaimana caramembantu anak belajar? Jawabannya banyak! Anda bisa membantu anak tumbuh lebih cerdasdengan mengeksplorasi anak dengan beragam aktivitas.Ada beberapa ide untuk mengembangkan kecerdasan balita yang bisa Anda terapkan di rumah :1. Bahasa/Linguistik: Membacakan cerita, Mengembangkan perbendaharaan kata denganbermain kata2. Logika/Matematika: Mengajak anak berhitung, Bermain angka, Gunakan konsep penambahandan p engurangan sederhana3. Visual/Spasial: Menggambarkan untuk bayi Anda, Berbagi gambar dan visual, Izinkan bayibermain warna4. Musikal/Ritme: Menyanyikan lagu, Bermain musik, Perkenalkan anak dengan beragam bunyidan musik 5. Gerak Tubuh/ Kinestetik: menyentuh dan menggambarkan bagian-bagian tubuh, Ajak anak bermain dengan mainan dan balok-balok 6. Naturalis: Bawa anak keluar rumah melihat pepohonan dan tetumbuhan, Pelihara binatangpiaraan, Mengunjungi kebun binatang dan taman7.Interpersonal: Biarkan bayi Anda berint
eraksi dengan bayi lain, Bermain „pura
-
 pura‟
 8. Intrapersonal: Berikan bayi waktu untuk sendiri atau di keheninganMemperkaya otak anak dipaparkan oleh Kagan dalam sebuah studi klasik. Beberapa Ilmuwanmenguji beberapa tikus percobaan yang tumbuh di lingkungan berbeda. Tikus A tumbuh dilingkungan yang dipenuhi mainan, sedangkan tikus B tidak. Tebak tikus mana yang lebih pintar?Yaitu tikus A. Tikus A bisa keluar dari lorong teka teki lebih cepat dibandingkan tikus B. Paraahli juga menemukan perubahan pada struktur otaknya. Otak berkembang secara penuh dan lebihberbobot pada tikus A. Baru-baru ini, penelitian tersebut diujikan kepada hewan primata yangmemiliki konsep saraf plasticity mirip manusia. Kesimpulannya, seseorang tumbuh denganperkembangan otak lebih baik jika difasilitasi beragam pengalaman.Psikolog Elly Risma Musa mengatakan, kecerdasan anak tidak hanya bersumber dari pemenuhannutrisi yang seimbang, tetapi juga disertai pemberian stimulasi pada anak. Anak yang cerewet,kritis, dan senang bercerita, apabila mendapat asahan yang tepat akan memiliki kepintaran verbal
linguistik, yaitu anak yang mampu berinteraksi dan meyakinkan orang di sekitarnya. “Anak seperti ini siapa tahu kelak menjad orator ulung seperti Bung Karno,” ujar Elly yang juga
Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati ini.
 
Sangat disayangkan, tambahnya, jika orang tua terlalu memaksakan keinginan mereka pada
anak. Sehingga anak tidak dapat mengembangkan kemampuannya secara optimal. “Jangan
sampai anda sebagai orang tua terlambat mengetahui potensi anak, karena dapat menghambat
kecerdasannya kelak,” ujar Elly. Usia batita dan balita merupakan golden period bagi
perkembangan otaknya. Saat berumur 10 tahun kemampuan otak anak sudah terbentuk denganbaik.Memperkaya lingkungan rumahAgar anak berkesempatan mengembangkan potensi kecerdasannya, maka lingkungan rumahperlu disulap dengan beragam kegiatan dan fasiltas. Bagian terpenting untuk menemani anak belajar adalah kehadiran Anda. Ada beberapa ide yang bisa Anda lakukan bersama si kecil:Bahasa/Linguistik 
• Cinta Buku. salah satu kegiatan yang disukai anak adalah kegiatan membaca. Untuk anak usia
prasekolah mulai perkenalkan dengan buku cerita dongeng, puisi sederhana, bacaan untuk anak.Saat usia sekolah, perkenalkan anak dengan majalah anak, novel, komik, dan ensiklopedi.
• Televisi. Percaya atau tidak, tv bisa mendemontrasikan banyak hal melalui acara program
edukasi, atau DVD. Atau anak belajar membaca melalui teks dialog yang ditampilkan di layar tv.
• Banyak menulis. Dukung kegiatan men
ulis dengan menyediakan kertas, bolpoin, pensil dankrayon.Logika/Matematika
• Sediakan instrumen matematik. Biarkan anak bereksplorasi dengan kompas, penggaris, skala,
gelas ukur.
• Gunakan peralatan. Alat berhubungan dengan kecerdasan logika dan gerak 
tubuh anak. Setiapperalatan memerlukan pemahaman logika untuk menggunakannya. Dorong anak untuk belajarmenggunakan banyak peralatan.
• Komputer. Anak Anda pasti suka memencet tombol atau bermain games. Pada anak usia
sekolah sudah mulai bisa diajarkan membuat database, surfing website atau belajar Microsoft.Yang bisa membangunpengaturan logika dan struktur anak.Visual/Spasial
• Sediakan alat kerajinan tangan. Sangat menyenangkan jika anak berhasil membuat sesuatu
dengan kertas-kertas, krayon, gunting dan lem.
• Sediakan alat melukis. Mulai ajari anak melukis dengan menggunakan jari
-jarinya lalu lanjutmenggunakan cat air, akrilik dan cat minyak.
• Menggunakan Software. Bisa juga anak menggambar dan membuat ilustrasi menggunakan
komputer.Musikal/Ritme
•Pemain musik. Studi menemukan anak yang mendengarkan musik Mozart selama 10 menit,
akan lebih baik di kegiatan spasial. Penelitian menunjukkan beberapa jenis musik tertentu dapatmeningkatkan kecerdasan anak.
• Alat Instrumen. Penelitian membuktikan berm
ain musik tak hanya meningkatkan kecerdasan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->