Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Program Kesehatan Ibu Dan Anak

Program Kesehatan Ibu Dan Anak

Ratings: (0)|Views: 1,761 |Likes:
Published by rianiputri

More info:

Published by: rianiputri on May 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2013

pdf

text

original

 
Riani Putri 1102009243 PBL 1
1.
 
Memahami dan menjelaskan pelayanan antenatal care1.1.
 
DefinisiAnte Natal Care adalah merupakan cara penting untuk memonitoring dan mendukungkesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dengan kehamilan normal, ibu hamilsebaiknya dianjurkan mengunjungi bidan atau dokter sedini mungkin semenjak iamerasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan dan asuhan antenatal.1.2.
 
TujuanMenurut Saifuddin,dkk (2002), tujuan pelayanan antenatal adalah:
 
Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuhkembang bayi.
 
Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental dan sosial ibu danbayi.
 
Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkinterjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan danpembedahan.
 
Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat, ibumaupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
 
Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian Air Susu Ibu(ASI) eksklusif.
 
Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agardapat tumbuh kembang secara normal.Salah satu upaya pokok puskesmas adalah program kesehatan ibu dan anak,di mana pelayanan antenatal merupakan bagian yang tak terpisahkan dari programtersebut. Pelayanan antenatal adalah pelayanan yang diberikan kepada ibu selama masakehamilannya dengan baik dan melahirkan bayi yang sehat.1.3.
 
PemeriksaanPelayanan antenatal yang sesuai meliputi timbang berat badan, pengukuran tinggibadan, tekanan darah, nilai status gizi [ukur lingkar lengan atas], tinggi fundus uteri,menentukan presentasi janin dan denyut jantung janin, skrining status imunisasi tetanusdan memberikan Tetanus Toksoid [TT] bila diperlukan, pemberian tablet zat besiminimal 90 tablet selama selama kehamilan, tes laboratorium [rutin dan khusus],tatalaksana kasus, serta temu wicara [konseling], termasuk Perencanaan Persalinan danPencegahan Komplikasi [P3K], serta KB pasca persalinan. Pelayanan antenatal disebutlengkap jika dilakukan oleh tenaga kesehatan dan memenuhi standar tersebut.1.4.
 
KunjunganFrekuensi minimal pelayanan antenatal adalah minimal 4 kali selama kehamilan, denganketentuan pemberian pelayanan yang dianjurkan yaitu : minimal 1 kali pada triwulanpertama, 1 kali pada triwulan kedua, dan 2 kali pada triwulan ke 3. Standar waktupelayanan antenatal tersebut dianjurkan untuk menjamin perlindungan kepada ibuhamil, berupa deteksi dini faktor risiko, pencegahan dan penanganan komplikasi.
 
Kunjungan I (12-24 pekan)
 
Anamnesis lengkap, pemeriksaan fisik dan obstetri, pemeriksaan lab,Antopometri, penilaian resiko kehamilan, KIE
 
Kunjungan II ( 28-32 pekan)Anamnesis, USG, penilaian resiko kehamilan,Nasehat perawatan payudara &senam hamil), TT I
 
Kunjungan III ( 34 pekan )Anamnesis, pemeriksaan ulang lab, TT II
 
Kunjungan IV , V, VII & VIII ( 36-42 pekan )Anamnesis, perwatan payudara & persiapan persalinan KECUALI jika ditemukankelainan / faktor risiko yang memerlukan penatalaksanaan medik lain,pemeriksaan harus lebih sering dan intensif.2.
 
Memahami dan menjelaskan program kesehatan dasar2.1.
 
Definisi2.2.
 
Klasifikasi
 
Pelayanan puskesmas didalam gedung (rawat jalan)
o
 
Ruangan Kartu / Loket
o
 
Poli Umum
o
 
Poli Gigi
o
 
Poli KIA-KB
o
 
Pojok Gizi
o
 
Ruangan Tundakan / UGD
o
 
Apotek
o
 
Gudang Obat
o
 
Gudang Inventaris
o
 
Ruangan Tata Usaha
o
 
Ruangan Imunisasi
o
 
Ruangan Laboratorium Sederhana
o
 
Ruangan Kepala PuskesmasPuskesmas Rawat Inap, pada umumnya mempunyai ruangan khusus untuk UnitGawat Darurat, perawatan umum dan ruang bersalin.
 
Pelayanan Puskesmas diluar gedung :
o
 
Posyandu Balita
o
 
Posyandu Lansia
o
 
Penyuluhan Kesehatan
o
 
Pelacakan Kasus
o
 
Survey PHBS
o
 
Rapat Koordinasi2.3.
 
Program
 
Promosi Kesehatan (Promkes)
o
 
Penyuluhan Kesehatan Masyarakat
o
 
Sosialisasi Program Kesehatan
 
Pencegahan Penyakit Menular (P2M) :
 
o
 
Surveilens Epidemiologi
o
 
Pelacakan Kasus : TBC, Kusta, DBD, Malaria, Flu Burung, ISPA, Diare,PMS
 
Pengobatan :
o
 
Poli Umum
o
 
Poli Gigi
o
 
Unit Gawat Darurat
o
 
Puskesmas Keliling
 
Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) - KB
o
 
ANC (
 Antenatal Care
), PNC (
Post Natal Care
), KB (Keluarga Berencana)
o
 
Persalinan, Rujukan Resti, Kemitraan Dukun
 
Upaya Peningkatan GiziPenimbangan , Pelacakan Gizi Buruk, Penyuluhan Gizi
 
Kesehatan Lingkungan :
o
 
Pengawasan SPAL (Saluran Pembuangan Air Limbah), SAMI
 –
JAGA(Sumber air minum-jamban keluarga), TTU (Tempat Umum), Institusi.
o
 
Survey Jentik Nyamuk
 
Pencatatan dan Pelaporan :Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP)3.
 
Memahami dan menjelaskan imunisasi pada ibu dan anak3.1.
 
DefinisiImunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak ia terpapar dengan penyakittersebut tidakakan menderita penyakit tersebut.Imunisasi dasar adalah pemberian imunisasi awaluntuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan.Imunisasi lanjutan adalahimunisasi ulangan untuk mempertahankan tingkat kekebalan di atas ambangperlindungan atau untuk memperpanjang masa perlindungan.3.2.
 
Imunisasi pada bayi
 
Imunisasi dasar
o
 
Hepatitis BPencegahan dapat dilakukan dengan cara vaksin hepatitis B yang dipakaiuntuk program pemerintah di Indonesia adalah vaksin buatan KoreanGreen Cross yang dibuat dari plasmadarah penderita hepatitis B.Adapula vaksin yang dibuat secara sintetis. Vaksin ini dibuat dari selragi,misalnya H-B Vak II yang dikembangkan oleh MSD (Merck Sharp danDohme). Adapuncara pemakaiannya (vaksin dari Koerean Green Cross)sebagai berikut :
 
Imunisasi dasar dilakukan tiga kali. Dua kali pertama untukmerangsang tubuhmenghasilkan zat anti dan yang ketiga untukmeningkatkan jumlah zat anti yang sudahada
 
Jadwal imunisasi yang dianjurkan adalah untuk bayi baru lahir (0
 –
11 bulan) dengan satukali suntikan dosis 0,5 ml satu bulankemudian mendapat satu kali lagi. Setelah itu,imunisasi ketigadiberikan pada saat bayi berusia 6 bulan, mengenai waktupemberiansuntikan yang ketiga ada beberapa pendapat. Untukpelaksanaan program diberikan 1 bulan setelah suntikan kedua.

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
calista sakura liked this
Onah Si Noah liked this
Noni Marisa liked this
Reta Ika liked this
Fina Shabrina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->