Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paper Teori Medan Potensial

Paper Teori Medan Potensial

Ratings: (0)|Views: 256 |Likes:
Published by Sudra Irawan
Selamat Belajar teman2...
Selamat Belajar teman2...

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Sudra Irawan on May 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2014

pdf

text

original

 
 
 Interpretasi Kuantitatif Anomali Magnetik
 
3
BAB 11INTERPRETASI KUANTITATIF ANOMALI MAGNETIK
Dibuat untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Teori Medan PotensialDosen Pengampu: Prof. Dr. Kirbani Sri Brotopuspito11-0. Pendahuluan
Tujuan utama survei magnetik adalah mendeteksi pengaruh sifat-sifatmagnetik yang tidak biasa dari batuan atau mineral, yang menyebabkangangguan atau anomali dalam intensitas medan magnetik bumi. Peta anomalimagnetik sering digunakan secara kualitatif dengan tujuan membuatinterpretasi geologi regional. Sangat sering dalam sebagian besar peta anomalimagnetik yang kompleks kedetilannya, menggunakan metode kuantitatif untuk evaluasi. Tetapi kadang anomali magnetik individual ditemukan menonjol dan jelas sehingga dapat diseparasi dari efek tetangganya dan juga simpel dalamkenampakannya, tubuh termagnetisasinya harus tunggal. Hal ini adalah dalamkondisi dimana metode interpretasi kuantitatif dapat digunakan lebih efektif untuk mereduksi bentuk dan ukuran formasi magnetik. Chapter 11 akanmembahas beberapa pertanyaan yang nantinya akan menjadi identitas geologibab ini, memerlukan pengertian aturan yang dimainkan oleh faktor-faktor yangberbeda dalam menentukan sifat magnetik, dan kita akan mempertimbangkanfaktor ini dalam chapter 12.
11-1. Koreksi-koreksi yang Diterapkan Pada Data Magnetik
Gangguan dalam medan magnet bumi oleh adanya batuantermagnetisasi yang sering kuat, dalam banyak peta medan magnet, khususnyapeta aeromagnetic yang melingkupi area yang luas nampak didominasi
residualanomaly
. Pada skala lokal, gradient horizontal H
0
(yang mempunyai rangeantara 0 sampai 10 gamma/km dari magnetic ekuator sampai ke kutub) seringhampir tak telihat. Anomali regional skala luas jarang ditemukan, mungkinkarena perbedaan sifat magnetik bulk yang kuat sepertinya tidak didukungkeseluruhan
volume
batuan yang sangat besar.; lebih lanjut temperature yanglebih tinggi berlaku pada daerah crust bumi yang lebih dalam, yang tidak 
Oleh:Sudra Irawan (S2 Geofisika UGM
 
 
 Interpretasi Kuantitatif Anomali Magnetik
 
4mengijinkan adanya kontras yang besar. Konsekuensinya, pola yang lebih menonjolpada peta magnetik menunjukkan tingkat yang lebih lokal, bermula dari beberapa kmpuncak 
crustal rock 
, dimana kontras sifat-sfat magnetik mungkin lebih besar. Hallainnya, menunjukkan overlap antara sisi-sisinya, menjadikan peta secara keseluruhanlebih kompleks dalam detailnya. Uraian tentang sifat-sifat ini adalah hal utama yangsangat penting dalam membuat interpretasi magnetik dan memerlukan perhatian yangbaik dalam pembelajaran. Analisis yang didasarkan pada ide intuitif 
smoothness
yangumumnya dipakai dalam interpretasi gravity sering gagal dalam magnetik untuk beberapa alasan. Sebagai aturan umum, pekerjaan menseparasi anomaly dapatdikerjakan efektif dengan menggunakan bentuk-bentuk teoritis model medan magnet.Bagian yang tidak menyenangkan dari menseparasi anomaly adalah reduksiyang diterapkan pada data magnetik belum sempurna. Gradien Vertikal H
0
hanyasekitar -0,03 gamma/m pada kutub magnet dan pada ekuator kira-kira setengahnya,oleh karena itu efek perubahan elevasi umumnya diabaikan. Kadang-kadang di daerahyang sangat bergunung-gunung, koreksi dibuat dengan merubah H
0
, yang ekspresinyacukup kuat yaitu -0,047 H
0
gamma/m, dengan H
0
adalah nilai lokal intensitas medanmagnet dalam oersted. Koreksi ini adalah positif pada utara ekuator magnetik dannegatif untuk selatannya. Hal itu dapat ditunjukkan dengan akurasi yang cukup dariketinggian barometric.Efek terrain, oleh magnetisasi disekeliling singkapan batuan, mungkinmenyebabkan perubahan yang signifikan dalam intensitas medan magnet, khususnyadi daerah singkapan batuan beku karena perapian. Tetapi informasi sifat-sifat magnetik ini hampir tidak pernah tersedia secara detail yang diperlukan untuk menghitung efek terrain.
11-2. Reduksi Bidang Horisontal
Koreksi data magnetik untuk perubahan H
0
oleh karena elevasi diabaikan,medan magnetik lokal dapat direduksi dengan ketidakteraturan bentuk permukaantanah. Efek ini umumnya lebih jelas dalam magnetik daripada gravity, jika perubahanmedan dipolar lebih cepat dengan posisi daripada medan polar. Konsekuensinya,kebutuhan membuat koreksi yang sesuai sebagai permulaan pendetailan interpretasiadalah hubungan yang lebih ditekankan dalam magnetik. Jika hubungan yang timbulhanya dalam hubungannya dengan survey magnetik yang dilakukan di atas tanah, yang
 
 
 Interpretasi Kuantitatif Anomali Magnetik
 
5umumnya komponen vertikal intensitas medan total yang terukur, kita hanyaakan mempertimbangkan koreksi untuk komponen ini.
 
Mari kita menggunakan vektor
H
untuk menunjukkan intensitas medanmagnet total dengan X dan Z sebagai komponen horizontal dan vertical dari
H
.Untuk mereduksi pengukuran Z dari permukaan
 z=h(x,y)
terhadap bidanghorizontal z=0, kita tulis pendekatan,


 Umumnya, derivatif harus dihitung dari peta
 z=h(x,y,h)
. Karena
untuk 
,mengikuti langsung dari hasil yang diperoleh dalam sesi 8.5 yang analog dengan (8-8)digunakan untuk menghitung

. Proses numerik digunakan untuk menghitung formulaini jika data yang digunakan adalah jaringan regular stasion-stasion dan juga diberikantitik-titik yang terdistribusi irreguler seperti telah didiskusikan pada chapter 9.
11-3. Anomali Magnetik
Potensial skalar magnet pada titik eksternal oleh volume V pada batuanyang termagnetisasi dengan momen dipole per satuan volum
M
adalah
 
 Jika
M
 
konstan dan jika arahnya ditunjukkan oleh simbol к, sehingga

,kita tulis
 
|
|
…………………………….
(11. 1)Arah dervatif 
dalam arah
M
, dan dalam system koordinat arah positif 
Oz
vertikalke bawah, mempunyai komponen






……………………………
(11. 2)
Disini τ adalah termasuk magnetisasi
M
yang diukur searah jarum jam dari horizontal jika arah
M
adalah ke kanan(gambar 11.1). i adalah sudut yang diukur berlawanan arahdengan jarum jam dari axis y ke proyeksi
M
pada bidang horizontal, kelihatan kebawah. Jika badan termagnetisasi induktif dalam mean magnet bumi dan momen
magnet dalam segala arah yang lain diabaikan, τ akan sama dengan inklinasi magnetik I dan I akan sama dengan deklinasi magnetik λ pada O
y
. jika badan tidak mempunyaimomen magnetik permanen,
 M=kH 
0
dimana
adalah suseptibilitas volum magnetik.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Doniarsyah Zen liked this
Brandiface Lock liked this
Ajar Permono liked this
Indah Kurnia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->