Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Asuhan Kebidanan Post Partum Normal Pada Ny

Asuhan Kebidanan Post Partum Normal Pada Ny

Ratings: (0)|Views: 646|Likes:
Published by Agung Aryono
http://agungadiaryono.blogspot.com/
http://agungadiaryono.blogspot.com/

More info:

Published by: Agung Aryono on May 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2012

pdf

text

original

 
“ASUHAN KEBIDANAN POST PARTUM
NORMAL PADA NY.S DI BPSKABUPATEN CIREBON TAHUN
2008”.
 
9 Votes
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangAsuhan masa nifas sangat diperlukan dalam periode ini karena merupakan masa kritis.Diperkirakan bahwa 60 % kematian ibu akibat kehamilan terjadi setelah persalinan, dan 50 %kematian masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama (Prawirohardjo, 2006 : 122)..Perawatan post partum dimulai sebenarnya sejak kala uri dengan menghindarkan adanyakemungkinan-kemungkinan perdarahan post partum, dan infeksi (Wiknjosastro, 2006 : 242). .Di masa lampau perawatan puerperium sangat konservatif, dimana puerpera diharuskan tidurterlentang selama 40 hari. Dampak sikap demikian pernah dijumpai di surabaya,terjadi adhesiantara labium minus dan labiummayus kanan kiri,dan telah berlangsung hampir enam
tahun.Kini perawatan puerperium lebih aktif dengan di anjurkan untuk melakukan “mobilisasidini” (Manuaba, 1998 : 193).
 Berdasarkan data di atas tersebut penulis merasa tertarik untuk mengangkat kasus dalam
makalah dengan judul “ASUHAN KEBIDANAN POST PARTUM NORMAL PADA NY.S DI BPSKABUPATEN CIREBON TAHUN 2008”.
 1.2 Tujuan1.2.1 Tujuan UmumMahasiswa dapat menerapkan asuhan kebidanan sesuai dengan standar yang berlaku pada Ny.S dengan post partum normal di BPS Yati Feronike, dengan menggunakan pendekatanmanajemen Varney dan pendokumentasian secara SOAP.1.2.2 Tujuan Khusus1.2.2.1 Mahasiswa mampu melakukan pengkajian kebidanan pada Ny. S dengan post partumnormal di BPS Yati Feronike Mertapada tahun 2008.1.2.2.2 Mahasiswa mampu menentukan interpretasi data untuk melakukan diagnosa masalahserta kebutuhan pada Ny. S dengan post partum normal di BPS Yati Feronike Mertapada tahun
 
2008.1.2.2.3 Mahasiswa mampu menegakkan diagnosa dan masalah potensial pada Ny. S denganpost partum normal di BPS Yati Feronike Mertapada tahun 2008.1.2.2.4 Mahasiswa mampu melakukan tindakan segera atau kolaborasi pada Ny. S dengan postpartum normal di BPS tahun 2008.1.2.2.5 Mahasiswa mampu merencanakan tindakan asuhan kebidanan yang menyeluruh padaNy. S dengan post partum normal di BPS Yati Feronike tahun 2008.1.2.2.6 Mahasiswa mampu melakukan tindakan sesuai perencanaan asuhan pada Ny. S denganpost partum normal di BPS tahun 2008.1.2.2.7 Mahasiswa mampu mengevaluasi asuhan kebidanan yang telah dilakukan pada Ny.Sdengan post partum normal di BPS tahun 2008.1.3 Metode PenulisanDalam penulisan makalah ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studikasus,adapun caranya meliputi :1.3.1 Studi PerpustakaanYaitu dengan mempelajari buku-buku diktat yang berkaitan dengan topik kasus yang diambil.1.3.2 WawancaraYaitu dengan mengumpulkan data dan mengkomunikasikan secara lisan dengan klien.1.3.3 Observasi PartisipasiYaitu dengan observasi dalam melakukan asuhan kebidanan secara langsung pada klien dankeluarga.1.3.4 DokumentasiYaitu membuat makalah ini penulis melakukan pendokumentasian dengan melihat langsungpada klien yang ada di BPS.1.4 Sistematika PenulisanMakalah ini disusun secara sistematika yang terdiri dari 5 bab yaitu :1.4.1 BAB I PENDAHULUAN : Meliputi dari latar belakang, tujuan, metode penulisan dansistematika penulisan.1.4.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA : Meliputi konsep medis dan asuhan kebidanan, pengumpulandata, interpretasi data, identifikasi diagnosa, masalah potensial, tindakan segera ataukolaborasi, rencana tindakan, pelaksanaan dan evaluasi.1.4.3 BAB III TINJAUAN KASUS : Meliputi pendokumentasian secara SOAP.1.4.4 BAB IV PEMBAHASAN : Meliputi pengkajian, diagnosa kebidanan, perencanaan,pelaksanaan dan evaluasi.1.4.5 BAB V PENUTUP : Meliputi kesimpulan dan saran.DAFTAR PUSTAKABAB IITINJAUAN PUSTAKA
 
2.1 Konsep Medis2.1.1 Definisi2.1.1.1 Masa nifas atau puerperium adalah masa setelah partu selesai dan berakhir setelahkira-kira 6 minggu (Mansjoer, 1999 : 316)2.1.1.2 Puerperium adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk pulihnya kembalialat kandungan yang lamanya 6 minggu (FK UNPAD,1983 : 315).2.1.1.3 Masa nifas (puerperium) dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alatkandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil, berlangsung selama kira-kira 6 minggu(Prawirohardjo, 2006 : 122).2.1.1.4 Post partum adalah waktu penyembuhan dan perubahan, waktu kembali pada keadaantidak hamil dan penyesuaian terhadap penambahan keluarga baru (Hamilton, 1995 : 281).2.1.1.5 Masa puerperium atau masa nifas mulai setelah partus selesai, dan berakhir setelahkira-kira 6 minggu. Akan tetapi, seluruh alat genetalia baru pulih kembali seperti sebelum adakehamilan dalam waktu 3 bulan (Wiknjosastro, 2006 : 237).2.1.2 EtiologiDalam masa nifas,alat-alat genitalia internal maupun eksterna akan berangsur-angsur pulihkembali seperti keadaan sebelum hamil.Perubahan-perubahan alat genital ini dalamkeseluruhannya disebut involusi(winknjosastro,2006:237).Setelah bayi lahir, uterus yang selama persalinan mengalami kontraksi dan retraksi akanmenjadi keras, sehingga dapat menutup pembuluh darah besar yang bermuara pada bekasimplantasi plasenta. Otot rahim terdiri dari tiga lapis otot membentuk anyaman sehinggapembuluh darah dapat tertutup sempurna, dengan demikian terhindari dari perdarahan postpartum (Manuaba, 1998 : 190).2.1.3 FisiologiKeterangan :Kehamilan setelah aterm terjadilah proses persalinan, setelah proses persalinan maka klienmasuk fase nifas di mana terdapat 2 kejadian penting di dalam fase ini yaitu involusi danlaktasi, di bawah ini adalah penjelasannya :A. Involusi30 gram). Involusi disebabkan oleh :
Proses involusi mengurangi berat uterus dari 1000 gramseminggu kemudian 500 gram, 2 minggu post partum 300 gram dan setelah 6 minggu postpartum berat uterus menjadi 40
60 gram (berat uterus normal- Ishcemia.
Kontraksi retraksi serabut otot uterus yang terjadi terus- menerus sehinggamengakibatkan kompresi pembuluh darah darah dan anemia setempat- sitoplasma sel yang berlebih akan tercerna sendiri sehingga tertinggal jaringan fibroelastikdan jumlah remik sebagai bukti kehamilan.
Autolisis- jaringan berfoliperasi dengan adanya estrogen kemudian atrofi sebagai reaksi terhadap

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->