Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
dielektr

dielektr

Ratings: (0)|Views: 512|Likes:

More info:

Published by: Hendrik_Nurfitrianto on May 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/20/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH PERSENTASIBAHAN DIELEKTRIK 
Oleh :Iksanuddin Saputro103224010
Jurusan FisikaFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS NEGERI SURABAYA2012
 
adalah sejenis bahanIsolator listrik yang dapatdikutubkan(
 polarized 
) dengan caramenempatkan bahan dielektrik dalammedan listrik . Ketika bahan ini berada dalam medan listrik,muatan listrik yang terkandung di dalamnya tidak akan mengalir, sehingga tidak timbul arusseperti bahankonduktor , tapi hanya sedikit bergeser dari posisi setimbangnya mengakibatkanterciptanya
 pengutuban dielektrik 
. Oleh karena pengutuban dielektrik, muatan positif bergerak menuju kutub negatif medan listrik, sedang muatan negatif bergerak pada arah berlawanan (yaitumenuju kutub positif medan listrik) Hal ini menimbulkan medan listrik internal (di dalam bahandielektrik) yang menyebabkan jumlah keseluruhan medan listrik yang melingkupi bahan dielektrik menurun. Jika bahan dielektrik terdiri dari molekul-molekul yang memiliki ikatan lemah, molekul-molekul ini tidak hanya menjadi terkutub, namun juga sampai bisa tertata ulang sehingga sumbusimetrinya mengikuti arah medan listrik.Walaupun istilah "isolator" juga mengandung artikonduksi listriknyarendah, seperti "dielektrik",namun istilah "dielektrik" biasanya digunakan untuk bahan-bahan isolator yang memiliki tingkatkemampuan pengutuban tinggi yang besarannya diwakili olehkonstanta dielektrik . Contoh umumtentang dielektrik adalah sekat isolator diantara plat konduktor yang terdapat dalamkapasitor .Pengutuban bahan dielektrik dengan memaparkan medan listrik padanya merubah muatan listrik  pada kutub-kutub kapasitor.Penelitian tentang sifat-sifat bahan dielektrik berhubungan erat dengan kemampuannyamenyimpan dan melepaskan energi listrik dan magnetik. Sifat-sifat dielektrik sangat penting untuk menjelaskan berbagai fenomena dalam bidangelektronika,optika,danfisika zat padat. Istilah "dielektrik" pertama kali dipergunakan olehWilliam Whewell(dari kata "dia" dari yunaniyang berarti "lewat" dan "elektrik") sebagai jawaban atas permintaan dariMichael Faraday.Dielektrik sebagai salah satu bahan listrik mempunyai beberapa sifat-sifat kelistrikan. Adapunfungsi yang paling penting dari suatu bahan dielektrik adalah :1. Untuk mengisolasi antara satu penghantar dengan penghantar lainnya.2. Menahan gaya mekanis akibat adanya arus pada konduktor yang diisolasinya.3. Mampu menahan tekanan yang diakibatkan panas dan reaksi kimia. Tekanan yang diakibatkanoleh medan elektrik, gaya mekanik, thermal maupun kimia dapat terjadi secara serentak. Dengankata lain, suatu bahan dielektrik dapat dikatakan ekonomis jika bahan dielektrik tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama dengan menahan semua tekanan tersebut diatas.Dari sifat-sifat bahan dielektrik yang ada, terdapat 6 sifat yang perlu diketahui, yaitu :1. Kekuatan dielektrik 
 
Semua bahan dielektrik memiliki tingkat ketahanan yang disebut dengan “kekuatan dielektrik”,diartikan sebagai tekanan listrik tertinggi yang dapat ditahan oleh dielektrik tersebut tanpamerubah sifatnya menjadi konduktif. Apabila suatu dielektrik berubah sifatnya menjadi konduktif,maka dielekrik tersebut telah tembus listrik (
breakdown
). Kekuatan dielektrik juga dapat diartikansebagai tekanan listrik terendah yang mengakibatkan dielektrik tersebut tembus listrik. Kekuatandielektrik ini disebut juga dengan kuat medan kritis. Tegangan tembus (
breakdown voltage
) suatuisolator adalah tegangan minimum yang dibutuhkan untuk merusak dielekrik tersebut. Kekuatandielektrik dari suatu bahan isolasi dinyatakan dengan tegangan maksimum yang dapat ditahan olehsuatu medium tanpa merusaknya. Dengan kata lain, kekuatan dielektrik dinyatakan dengan gradientegangan yang diperlukan supaya dielektrik itu mengalami tembus listrik.2. KonduktansiApabila tegangan searah diberikan pada plat-plat sebuah kapasitor komersil dengan isolasi sepertimika, porselin atau kertas maka arus yang timbul tidak berhenti mengalir untuk waktu yangsingkat, tetapi turun perlahan-lahan. Hal itu disebabkan oleh ketiga komponen arus yang terdapatdi dalam dielektrik tersebut. Arus pengisian (ip) terjadi selama waktu t
1
. Arus pengisiandisebabkan oleh molekul-molekul yang bergerak cepat sehingga terpolarisasi dengan cepat pula.Kemudian arus berkurang perlahan-lahan selama t
2
, arus ini disebut arus absorpsi (ia). Arusabsorpsi terjadi karena adanya gerakan-gerakan lambat (viscous) dari molekul-molekul dielektrik.Akhirnya arus mencapai nilai tertentu (ik), arus ini disebut arus konduksi. Arus ini tetap mengalir dengan konstan karena tahanan dielektirk tidak mencapai nilai tak hingga.3. Rugi-rugi dielektrik Rugi-rugi dielektrik untuk isolasi tegangan tinggi merupakan salah satu ukuran penting terhadapkualitas material isolasi. Suatu bahan dielektrik tersusun atas molekul-molekul dan elektron-elektron di dalamnya terikat kuat dengan inti atomnya. Ketika bahan tersebut belum dikenai medanlistrik, maka susunan molekul dielektrik tersebut masih belum beraturan (tidak tersusun rapi).Ketika molekul-molekul tersebut dikenai medan listrik, maka muatan inti positif mengalami gayayang searah dengan medan listrik dan elektron-elektron dalam molekul tersebut akan mengalamigaya listrik yang arahnya berlawanan dengan arah medan listrik tadi. Gaya listrik ini akanmengubah posisi elektron dan proton dari posisi semula, akibatnya molekul-molekul dielektrik akan terpolarisasi dan berubah arahnya sejajar dengan arah medan listrik. Karena mendapat terpaanelektrik yang selalu berubah-ubah arahnya, maka arah dipol juga berubah-ubah setiap saat (180
o
)terhadap posisi semula. Perubahan arah molekul akan menimbulkan gesekan antar molekul.Karena medan listrik yang berubah setiap saat, maka gesekan antar molekul juga terjadi berulang-ulang. Gesekan ini akan menimbulkan panas yang disebut dengan rugi-rugi dielektrik.4. Tahanan isolasi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->