Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resistensi Pengobatan Anti Malaria

Resistensi Pengobatan Anti Malaria

Ratings: (0)|Views: 300 |Likes:
Published by Rosiana Aryani

More info:

Published by: Rosiana Aryani on May 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2014

pdf

text

original

 
TUGAS PARASITOLOGI
“Resistensi Pengobatan Penyakit Malaria”
 OLEHRosiana Aryani/ J1E108002DosenDrs. Heri Budi Santoso, M.SiPROGRAM STUDI FARMASIFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT2012
 
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi yang serius dan kompleksyang dihadapi manusia. Penyakit ini terutama disebabkan oleh empat spesiesparasit protozoa (
Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium ovaledan Plasmodium malariae)
yang menginfeksi sel darah merah manusia. Malariaditemukan hampir di seluruh bagian dunia. Lebih dari seratus negara merupakanwilayah endemik malaria dengan jumlah penduduk yang berisiko terkena malariaberjumlah sekitar 2,3 miliar atau 41 % dari penduduk dunia.Pada tahun 1973 ditemukan pertama kali kasus resisten Plasmodiumfalsiparum terhadap klorokuin di Kalimantan Timur. Sejak itu resisten terhadapklorokuin semakin meluas bahkan pada tahun 1990 dilaporkan telah terjadiresistensi parasit Plasmodium falsiparum terhadap klorokuin di seluruh propinsi diIndonesia. Selain itu dilaporkan juga adanya kasus resistensi Plasmodiumfalsiparum terhadap Sulfadoksin-Pirimethamin (SP) di beberapa tempat diIndonesia. Keadaan seperti ini dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitasakibat penyakit malaria. Upaya untuk menanggulangi masalah resistensi tersebut(multiple drug resistence), maka pemerintah telah merekomendasikan obat pilihanpengganti klorokuin dan SP terhadap Plasmodium falsiparum dengan terapikombinasi artemisinin (artemisinin combination therapy). Hal ini sejalan denganrekomendasi WHO.Sejak tahun 1997 sampai dengan pertengahan 2004 kasus malaria cenderungmeningkat, penyebabnya antara lain adanya perubahan lingkungan, pembangunanyang tidak berwawasan kesehatan, mobilitas penduduk tinggi, situasi politik antara lain (konflik sosial, krisis ekonomi, bencana alam), pemantauan dananalisis data malaria yang belum optimal di setiap jenjang serta meningkatnyaresistensi parasit malaria terhadap obat-obatan yang diandalkan pemerintah saatini. Selain itu sistem pelayanan kesehatan yang lemah terutama dengan adanyadesentralisasi terjadi kelesuan dalam penanggulangan malaria dan keterbatasansumber daya dalam sistem kesehatan, akseabilitas pengobatan dan surveilans
 
yang melemah, timbul resistensi nyamuk terhadap pestisida dan resistensi parasitterhadap obat antimalaria, untuk itu program pemberantasan malaria sudah harusmemikirkan obat standar untuk malaria.
1.2
 
Tujuan Penulisan
Makalah ini disusun bertujuan untuk memberikan referensi tentangpengobatan penyakit malaria di indonesia yang seiring berjalannya waktu telahmengalami resistensi dan solusinya berdasarkan penelitian-penelitian yang telahdilakukan.

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
nunualone liked this
shindrummer liked this
Fauzi Huda liked this
Rima Bunga liked this
melly_haw liked this
Restia Selvi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->