Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ASKEP CKD

ASKEP CKD

Ratings: (0)|Views: 190 |Likes:

More info:

Published by: Exo Prananta Lovanis on May 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2013

pdf

text

original

 
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIENDENGAN CKD ( CHRONIC KIDNEY DISEASE )DIRUANG HEMODIALISA RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTARATNA KRISDINAYANTI2008122051PROGRAM PROFESI NERSPROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATANUNIVERSITAS SAHID SURAKARTA2008
1
 
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIENDENGAN CKD ( CHRONIC KIDNEY DISEASE )DIRUANG HEMODIALISA RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA
A.PENGERTIAN
Gagal ginjal kronik (GGK) biasanya akibat akhir dari kehilangan fungsi ginjallanjut secara bertahap (Doenges, 1999; 626)Gagal ginjal kronis atau penyakit renal tahap akhir (ESRD) merupakan gangguanfungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit,menyebabkanuremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah). (Brunner & Suddarth,2001; 1448)Gagal ginjal kronik merupakan perkembangan gagal ginjal yang progresif danlambat,biasanya berlangsung beberapa tahun. (Price, 1992; 812)Sesuai dengan topik yang saya tulis didepan cronic kidney disease ( CKD ),padadasarnya pengelolaan tidak jauh beda dengan cronoic renal failure ( CRF ), namun padaterminologi akhir CKD lebih baik dalam rangka untuk membatasi kelainan klien padakasus secara dini, kerena dengan CKD dibagi 5 grade, dengan harapan kliendatang/merasa masih dalam stage – stage awal yaitu 1 dan 2. secara konsep CKD,untuk menentukan derajat ( stage ) menggunakan terminology CCT ( clearancecreatinin test ) dengan rumus stage 1 sampai stage 5. sedangkan CRF ( cronic renalfailure ) hanya 3 stage. Secara umum ditentukan klien datang dengan derajat 2 dan 3atau datang dengan terminal stage bila menggunakan istilah CRF.
B.ETIOLOGI
Infeksi misalnya pielonefritis kronik, glomerulonefritis
Penyakit vaskuler hipertensif misalnya nefrosklerosis benigna, nefrosklerosismaligna, stenosis arteria renalis
Gangguan jaringan penyambung misalnya lupus eritematosus sistemik, poliarteritis nodosa,sklerosis sistemik progresi2
 
Gangguan kongenital dan herediter misalnya penyakit ginjal polikistik,asidosistubulus ginjal
Penyakit metabolik misalnya DM,gout,hiperparatiroidisme,amiloidosis
 Nefropati toksik misalnya penyalahgunaan analgesik,nefropati timbal
 Nefropati obstruktif misalnya saluran kemih bagian atas: kalkuli neoplasma,fibrosis netroperitoneal. Saluran kemih bagian bawah: hipertropi prostat,striktur uretra, anomali kongenital pada leher kandung kemih dan uretra.
Batu saluran kencing yang menyebabkan hidrolityasis
C.PATOFISIOLOGI
Pada waktu terjadi kegagalan ginjal sebagian nefron (termasuk glomerulus dantubulus) diduga utuh sedangkan yang lain rusak (hipotesa nefron utuh). Nefron-nefronyang utuh hipertrofi dan memproduksi volume filtrasi yang meningkat disertaireabsorpsi walaupun dalam keadaan penurunan GFR / daya saring. Metode adaptif inimemungkinkan ginjal untuk berfungsi sampai ¾ dari nefron–nefron rusak. Beban bahan yang harus dilarut menjadi lebih besar daripada yang bisa direabsorpsi berakibatdiuresis osmotik disertai poliuri dan haus. Selanjutnya karena jumlah nefron yang rusak  bertambah banyak oliguri timbul disertai retensi produk sisa. Titik dimana timbulnyagejala-gejala pada pasien menjadi lebih jelas dan muncul gejala-gejala khas kegagalanginjal bila kira-kira fungsi ginjal telah hilang 80% - 90%. Pada tingkat ini fungsi renalyang demikian nilai kreatinin clearance turun sampai 15 ml/menit atau lebih rendah itu.( Barbara C Long, 1996, 368)Fungsi renal menurun, produk akhir metabolisme protein (yang normalnyadiekskresikan ke dalam urin) tertimbun dalam darah. Terjadi uremia danmempengaruhi setiap sistem tubuh. Semakin banyak timbunan produk sampah makagejala akan semakin berat. Banyak gejala uremia membaik setelah dialisis. (Brunner &Suddarth, 2001 : 1448).
 Klasifikasi
Gagal ginjal kronik dibagi 3 stadium :1 Stadium 1 : penurunan cadangan ginjal, pada stadium kadar kreatinin serumnormal dan penderita asimptomatik.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->