Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Supelemen Bimbingen Pekan Kebaktin Keluarga 3-9 Juni 2012

Supelemen Bimbingen Pekan Kebaktin Keluarga 3-9 Juni 2012

Ratings: (0)|Views: 138 |Likes:
Published by PSBRAHMANA

More info:

Published by: PSBRAHMANA on May 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2012

pdf

text

original

 
 
SUPLEMEN BIMBINGENPEKAN KELUARGA
Tanggal 03-09 Juni 2012
GBKP KLASIS JAKARTA-BANDUNG
 Oleh: Pendeta GBKP Klasis Jakarta-Bandung
 
2
PEKAN KEBAKTIN KELUARGA HARI IMinggu, 3 Juni 2012Introitus :
sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan
orang fasik menuju kebinasaan” (
Mazmur 1 : 6).Bacaan : Mazmur 1 : 1-6Khotbah : Matius 5 : 3
 – 
12Tema : Dasar pikiran keluarga Kristen (Dasar Keluarga Kristendalam berpikir) / Palas rukur jabu kalak Kristen
Pendahuluan
Setiap manusia pastilah berfikir menginginkan kebahagian dan berfikirbagaimana mencapai kebahagiaan dapat terwujud dalam hidup danrumahtangganya. Ukuran kebahagiaan dalam rumahtangga sering
indentik dengan jika saya/kami sudah memiliki (suami/isteri, anak,
rumah, mobil, usaha, jabatan, dll ). Namun menjadi pertanyaan : Apakah jika kita telah memilikinya sudah pasti bahagia ?Belum tentu/belum pasti bahagia, kenapa ? Karena kebahagian bukanlahsikap yang berporos pada diri sendiri dalam arti tercukupi kebutuhanatau sampai apa yang diinginkan TETAPI BAGAIMANA kitamenggunakan apa yang ada pada diri kita menjadi kebahagian menjadikebahagiaan bagi orang lain. Untuk itu mari kita melihat bagaimanaStandart kebahagian menurut Tuhan Yesus.
Pendalaman Nats
Matius 5 : 3-12 adalah rangkaian khotbah di bukit. Menurut Calvin
“Khotbah di bukit “ dalam Injil Matius bukanlah diucapkan Yesus pada
waktu yang sama, melainkan Matius mengumpulkan dalam khotbah ituajaran-ajaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus pada saat-saat yangberlainan bertempat di bukit/ tempat yang datar pada lereng gunung(menurut Lukas). Ada Sembilan ucapan bahagia yang disampaikanTuhan Yesus..Ayat 3-6 : Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah,
 berdukacita, lemah lembut, lapar dan haus akan kebenaran…
 
 
3
Dalam bahasa Yunani “ptochos” berarti “miskin” atau “orang tertindas”.
Yang dimasudkan adalah mereka yang karena keadilan dan kejujurannyaseringkali dikalahkan dan diperas oleh orang kaya yang tidak adil.Mereka adalah orang-orang yang tidak bisa bertindak sendiri, tetapi
dengan lemah lembut menantikan tindakan Tuhan. “Miskin dalam hati”
berarti mereka tahu dalam hati hanya Tuhanlah yang dapat menolongmereka.Berdukacita yang dimaksud disini adalah atas keadaan yang buruk didunia ini, atas dosa-dosa sendiri. Lemah lembut mempunyai arti merekayang ditengah-tengah penindasan dan kekerasan dengan rendah hatimengharap pertolongan Tuhan sehingga tidak menaruh balas dendam.Kelaparan dan kehausan akan firman Tuhan akan dipuaskan dengandamai dihati, bahagia di dunia ini dan akan dipuaskan pada akhir zaman(eskatologis ).Ayat 7-9, berbahagialah orang murah hati, suci hati, orang yangm
embawa damai….Tuhan Yesus mengajak kita untuk berbuat baik 
kepada sesama kita manusia. Murah hati berarti perbuatan kasih kepadasesama, orang yang murah hatinya akan beroleh kemurahan dari Tuhan.Anak-anak Tuhan menciptakan perdamaian,walau di dunia ini penuhdengan perselisihan. Jika melihat ada seseorang berselisih denganseseorang, mereka harus berusaha mendamaikan orang itu.Ayat 10-12, berbahagialah orang dianiaya, dicela dan kepadamu
difitnahkan….
 Yesus tahu banyak orang di dunia ini tidak mau menurut perintah-perintah Allah, sehingga mereka membenci orang yang taat kepadaTuhan. Kemungkinan muncul konflik, bentrokan dan penganiayaan.Orang yang teraniaya karena ketaatannya kepada Tuhan akan merasaterhibur walau didunia ini akan tantangan dan celaan tapi hal yangterpenting tidak dapat dirampas dari mereka karena mereka memiliki
Kerajaan Allah. Luther mengatakan : “Baik harta dan benda dan tubuh
kau ambil, seteru, tak ada untungmu; teguhlah kota All
ah !”
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->