Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KOMISI YUDISIAL

KOMISI YUDISIAL

Ratings: (0)|Views: 551 |Likes:
Published by Zulkifli A Rakhman

More info:

Published by: Zulkifli A Rakhman on May 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

 
KOMISI YUDISIAL
Komisi Yudisial adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU no 22 tahun 2004 yangberfungsi mengawasi perilaku hakim dan mengusulkan nama calon hakim agung.
 I.
 
VISI DAN MISI KOMISI YUDISIALVISI KOMISI YUDISIAL
Terwujudnya Fungsi dan Kewenangan Badan Kekuasaan Kehakiman Yang Bersih, Merdeka danBertanggungjawab Untuk Menegakkan Hukum dan Keadilan.
 MISI KOMISI YUDISIAL
 1.
 
Menyiapkan calon hakim dan hakim agung yang berintegritas, kompeten, dan berani.2.
 
Melakukan pengawasan dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuranmartabat serta perilaku hakim secara transparan, partisipatif, dan akuntabel.3.
 
Meningkatkan kualitas dan kapasitas kelembagaan Komisi Yudisial serta mendorongpartisipasi publik dalam pelaksanaan tugas dan wewenang Komisi Yudisial.
II.
 
DASAR HUKUM KOMISI YUDISIAL
Komisi yudisial adalah badan yang dibentuk oleh pemerintah, berdasarkan UU no 22 tahun2004. Berikut kutipan dari UU no 22 tahun 2004 tentang KY:
PENJELASAN
 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
 
NOMOR 22 TAHUN 2004
 
TENTANG
 
KOMISI YUDISIAL
 
I.
 
UMUM
 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurutUndang-Undang Dasar. Ditegaskan pula bahwa negara Indonesia adalah negara hukum.Sejalan dengan prinsip ketatanegaraan di atas, salah satu substansi penting perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945adalah adanya Komisi Yudisial. Komisi Yudisial tersebut merupakan lembaga negara yang bersifat mandiri yang berwenang mengusulkan pengangkatanhakim agung dan mempunyai wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim.Pasal 24B Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 memberikan landasan hukum yang kuat bagi reformasi bidang hukum yaknidengan memberikan kewenangan kepada Komisi Yudisial untuk mewujudkan checks and balances. Walaupun Komisi Yudisial bukan pelaku kekuasaankehakiman namun fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman.Undang-Undang ini merupakan pelaksanaan dari Pasal 24B ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menentukanbahwa susunan, kedudukan, dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang.Dalam Undang-Undang ini diatur secara rinci mengenai wewenang dan tugas Komisi Yudisial. Komisi Yudisial mempunyai tugas mengusulkanpengangkatan Hakim Agung dan wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim, yakniHakim Agung dan hakim pada badan peradilan di semua lingkungan peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung serta Hakim MahkamahKonstitusi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Berkaitan dengan wewenang tersebut, dalamUndang-Undang ini juga diatur mengenai pengangkatan dan pemberhentian Anggota Komisi Yudisial. Syarat-syarat untuk diangkat menjadi AnggotaKomisi Yudisial harus mempunyai pengetahuan dan pengalaman di bidang hukum serta memiliki integritas dan kepribadian yang tidak tercela. AnggotaKomisi Yudisial ini diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.Selain hal-hal yang ditentukan di atas, dalam Undang-Undang ini diatur pula mengenai larangan merangkap jabatan bagi Anggota Komisi Yudisial. Disamping itu diatur pula mengenai panitia seleksi untuk mempersiapkan calon Anggota Komisi Yudisial, beserta syarat dan tata caranya.
 
III.
 
STRUKTUR ORGANISASI KOMISI YUDISIALIV.
 
TUJUAN KOMISI YUDISIAL
1.
 
Agar dapat melakukan monitoring secara intensif terhadap penyelenggaraan kekuasaankehakiman dengan melibatkan unsur-unsur masyarakat.2.
 
Meningkatkan efisiensi dan efektifitas kekuasaan kehakiman baik yang menyangkutrekruitmen hakim agung maupun monitoring perilaku hakim.3.
 
Menjaga kualitas dan konsistensi putusan lembaga peradilan, karena senantiasa diawasisecara intensif oleh lembaga yang benar-benar independen.4.
 
Menjadi penghubung antara kekuasaan pemerintah dan kekuasaan kehakiman untukmenjamin kemandirian kekuasaan kehakiman.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
aditya_putra_36 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->