Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rancang Bangun Miniatur Crane Otomatis Berbasis Plc Omron Cpm 1a

Rancang Bangun Miniatur Crane Otomatis Berbasis Plc Omron Cpm 1a

Ratings: (0)|Views: 374 |Likes:
Published by andri_pratama_9

More info:

Published by: andri_pratama_9 on Jun 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

 
 Rancang Bangun Miniatur Crane Otomatis Berbasis PLC OMRON CPM 1A (Ares Cahyadi)
RANCANG BANGUN MINIATUR CRANE OTOMATIS BERBASISPLC OMRON CPM 1A
Ares CahyadiBekerja di PT. Astra Daihatsu MotorSyufrijal, ST., MT.Dosen Universitas Negeri Jakarta, Dosen Pembimbing 1Masus Subekti, S.Pd., MT.Dosen Universitas Negeri Jakarta, Dosen Pembimbing 2Andri PratamaMahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektro
ABSTRACT
PLC-based automated miniature crane. Using object detection sensor in the form of LDR in theprocess of lifting and moving material handling. Limit switch sensor to shift left and right DCmotors that move automacally when the tip touches the sensor useful in regulationg the timedelay in the appointment and removal of material handling. PLC OMRON as a controller andCPM 1A ladder diagram programming using CX-Programmer.
Kata Kunci :
Sensor, Solenoid Valve, dan Programmable Logic Controller (PLC)
1. PENDAHULUAN
Penggunaan crane sebagai salahsatu bagian dari material handling tidakdipungkiri lagi manfaatnya. Ada banyak jenis-jenis crane, mulai dari yang fixmaupun yang dapat berpindah-pindah.Kapasitasnya pun juga bervariasi, mulaidari yang beberapa ton hingga puluhan ton.Namun hingga saat ini, sebagianbesar penggunaan crane masih manual,artinya crane hanya akan bekerja jikatombol ditekan oleh seorang operator danakan berhenti ketika tombol tersebutdilepas olehnya. Mungkin pada cranebertonnase kecil hal ini tidak terlalu menjadimasalahkarena biasanya tombolpengoperasiannya berada langsungdibawah hoist. Tetapi jika untuk yangbertonnase dan ruang lingkup kerja yangbesar, hal serupa tidak mungkin diterapkanmengingat harus tetap mengutamakankeselamatan kerja.Sistem otomatisasi industri dapatdiartikan sebagai sistem denganmekanisme kerja dikendalikan olehperalatan elektronik (elektronic hardware)
 
Pevote, Vol.12, No.12, April 2012 : 90-100
berdasarkan urutan-urutan perintah dalambentuk program lunak yang disimpan didalam unit memori controller elektronik.Salah satu sistem yang banyakdigunakan adalah Programmable LogicController (PLC). Alasannya karena PLCmudah dipelajari dan pada dasarnya samaseperti sistem kendali konvensional yangmenggunakan relay, namun denganpenggunaan program logika yangsederhana sehingga mudah untukdigunakan. PLC mempunyai kelebihan-kelebihan dibandingan dengan sistemkendali konvensional :1. Konsumsi daya lebih rendahdibanding sistem kontrol prosesberbasis relay.2. Fungsi diagnostik pada sistemkontrol dengan PLC dapatmendeteksi kesalahan denganlebih mudah dan cepat.3. Bila ada perubahan pada urutanoperasional, proses, atau aplikasidapat dilakukan dengan mudah.4. Tidak membutuhkan suku cadangyang banyak.5. Instrumen input atau output yangcukup banyak dan fungsioperasional proses yang cukupkomplek terdapat dalam PLC.
2. BAHASAN2.1. Programable Logic Controller2.1.1. Pengertian PLC
Merupakan suatu sistempengendali yang berdasarkan padapemrograman dan pelaksanaan instruksi-instruksi logika sederhana.PLC mempunyai fungsi-fungsiinternal seperti timer, counter, dan shiftregister, yang menggantikan rangkaiansecara fisik dengan fungsi yang samasehingga pengendali tersebut bekerjadengan baik dan mempunyai ukuran yangrelatif lebih kecil dari sistem pengendalisebelumnya. Otomatisasi sudah menjadisuatu hal yang tidak terelakkan lagi.Dengan otomatisasi, pekerjaan dapatdilakukan dengan lebih efisien dengan hasilproduksi yang lebih baik.Sistem otomatisasi juga semakinberkembang sejak pertama kalidikenalkannya modul
 –
modul relai untukpengontrolan industri, sampai penggunaanintegrated circuit untuk sistem yangsederhana. Sedangkan untuk pengontrolansistem yang komplek, dibutuhkan suatu alatpengontrol yang lebih fleksibel danterintegrasi dengan baik.Programmable Logic Controlleradalah bagian dari sistem kendali fleksibeldan terintegrasi. Penggunaan PLCbiasanya digunakan pada proses kendaliproduksi yang membutuhkan ketepatantinggi dengan proses yang dikerjakanberulang-ulang
1
. (Suhendar : 2005 : 26)Pada dasarnya PLC terbagimenjadi 2 bagian :CPU : berfungsi untuk memproses input-input melalui program kontrol yangtelah dimasukkan sebelumnyakemudian mengopesikan outputberdasarkan program yang telahdimasukkan.I / O : input adalah peralatan yangmensupply signal / data ke PLCagar masukan dapat di proses olehCPU; output adalah peralatan yang
 
 Rancang Bangun Miniatur Crane Otomatis Berbasis PLC OMRON CPM 1A (Ares Cahyadi)
menunggu signal / data dari PLCuntuk melakukan fungsi kontrolnya.Selain itu, agar PLC dapat melakukankerjanya maka diperlukan program yangsesuai untuk memproses input yang adasehingga dapat mengerjakan output.Program PLC yang harusdimasukkan berupa Ladder Diagram,dimana Ladder Diagram mirip denganWiring Electric hanya saja ada sedikitperbedaan pada simbol namun fungsinyasama.Pada PLC terdahulu untukmemasukkan program PLC penggunaharus menggunakan Console dimanaLadder Diagram tadi diubah ke bahasaMnemonic terlebih dahulu. Namunsekarang pemrograman PLC dapatdilakukan melalui PC tanpa harusmengubah Ladder Diagram menjadibahasa Mnemonic tetapi denganmenggunakan software tertentu yangdikeluarkan oleh masing-masing produsenPLC. Dan seiring dengan perkembangan jaman, software untuk mensupport PLC juga mengalami perkembangan. Setelahadanya software untuk melakukanpemrograman ladder, kini juga telah adasoftware untuk melakukan input hanya dariPC serta mengetahui output mana yangbekerja hanya melalui PC
2
.(Ibid : 27)Khusus untuk pemrograman PLCmelalui komputer, kita terkadangmemerlukan suatu peralatan khusus.Komputer dapat juga digunakan sebagaiPLC, hanya saja komputer tidak dapatlangsung, memerlukan interface I/Otambahan agar dapat berfungsi sebagaiPLC. I/O dari PLC dirancang khusus untukmenerima masukan dan keluaran yangbervariasi, masukan dan keluaran dari PLCdapat berupa arus, tegangan DC dantegangan AC.PLC digunakan untukmenggantikan relay-relay dan papanelektronik yang programnya tidak dapatdiubah. Dalam suatu industri yangkompleks, dibutuhkan banyak sekali relay-relay dan papan elektronik yangmenghasilkan suatu fungsi logika danurutan kerja tertentu. Dengan PLC, kitatidak perlu merubah hardware yangmenunjukkan fungsi logika dan urutankerja. Kita cukup mengganti fungsi logikadan urutan kerja itu didalam program yangkita simpan dalam PLC.Sebenarnya prinsip kerja PLC padaumumnya sama dengan prinsip dari relayyaitu berupa saklar on-off, tetapi PLCdipandang lebih menguntungkan daripadarelay yang umum
3
. (Agfianto : 2004 : 7)
2.1.2. Prinsip Kerja PLC
PLC menerima sinyal masukan dariperalatan diskret (on-off) atau analog(sensor). Modul masukanmengidentifikasikan serta mengubah sinyaltersebut ke dalam bantuk tegangan yangsesuai dan mengirimnya ke CPU. Sinyalmasukan tersebut diolah kemudian dikirimke modul keluaran berdasarkan programyang telah disimpan di CPU. Bentuk sinyalkeluaran diubah menjadi tegangan yangsesuai dan dipakai untuk menjalankanperalatan keluaran (akuator)
4
. (IwanSetiawan : 2006 : 6)Secara umum, semua PLC bekerjaberdasarkan urutan sebagai berikut :- Scan masukan- Operasi program

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->