Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah penyakit Kusta

Makalah penyakit Kusta

Ratings: (0)|Views: 3,280 |Likes:
Published by Aizza Afkarina

More info:

Published by: Aizza Afkarina on Jun 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Penyakit Hansen atau Penyakit Morbus Hansen yang dahulu dikenal sebagai penyakit kusta atau lepra adalah sebuah penyakit infeksi kronisyang sebelumnya, diketahui hanya disebabkan oleh bakteri 
, hingga ditemukan bakteri 
 olehUniversitas Texas  pada tahun 2008, yang menyebabkan endemik sejenis kusta diMeksiko danKaribia, yang dikenal lebih khusus dengan sebutan
diffuse lepromatous leprosy
.Sedangkan bakteri
 Mycobacterium leprae
ditemukan oleh seorang ilmuwan Norwegiabernama Gerhard Henrik Armauer Hansenpada tahun 1873 sebagai  patogenyang menyebabkan penyakit yang telah lama dikenal sebagai lepra. Saat ini penyakit lepra lebih disebut sebagai penyakit Hansen, bukan hanya untuk menghargai jerih payah penemunya, melainkan juga karenakata 
leprosy
dan
leper 
mempunyai konotasiyang begitunegatif ,sehingga penamaan yangnetrallebih diterapkan untuk mengurangi stigma sosial yang tak seharusnya diderita oleh pasienkusta.Konon, kusta telah menyerang manusia sejak 300 SM, dan telah dikenaloleh peradabanTiongkok kuna, Mesir kuna, dan India. Pada 1995,Organisasi Kesehatan Dunia(WHO) memperkirakan terdapat dua hingga tiga juta jiwa yangcacat permanen karena kusta. Walaupun pengisolasian atau pemisahan penderitadengan masyarakat dirasakan kurang perlu dan tida etis, beberapa kelompok   penderita masih dapat ditemukan di berbagai belahan dunia, sepertiIndiadanVietnam.Pengobatan yang efektif terhadap penyakit kusta ditemukan pada akir 1940-andengan diperkenalkannyadapsondan derivatnya. Bagaimanapun juga, bakteri  penyebab lepra secara bertahap menjadi kebal terhadap dapson dan menjadi kianmenyebar. Hal ini terjadi hingga ditemukannya pengobatan multiobat pada awal1980-andan penyakit ini pun mampu ditangani kembali.Permasalahan penyakit kusta ini bila dikaji secara mendalam merupakan permasalahan yang sangat kompleks dan merupakan permasalahan kemanusiaan1
 
seutuhnya. Masalah yang dihadapi pada penderita bukan hanya dari medis sajatetapi juga adanya masalah psikososial sebagai akibat penyakitnya. Dalam keadaanini warga masyarakat berupaya menghindari penderita. Sebagai akibat darimasalah-masalah tersebut akan mempunyai efek atau pengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara, karena masalah-masalah tersebut dapat mengakibatkan penderita kusta menjadi tuna sosial, tuna wisma, tuna karya dan ada kemungkinanmengarah untuk melakukan kejahatan atau gangguan di lingkungan masyarakat.Program pemberantasan penyakit menular bertujuan untuk mencegahterjadinya penyakit, menurunkan angka kesakitan dan angka kematian sertamencegah akibat buruk lebih lanjut sehingga memungkinkan tidak lagi menjadimasalah kesehatan masyarakat. Penyakit kusta adalah salah satu penyakit menular yang masih merupakan masalah nasional kesehatan masyarakat, dimana beberapadaerah di Indonesia prevalens rate masih tinggi dan permasalahan yang ditimbulkansangat komplek. Masalah yang dimaksud bukan saja dari segi medis tetapi meluassampai masalah sosial ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan sosial.
1.2Rumusan Masalah
1.Apakah pengertian,etiologi dan patofisiologi dari kusta ?2.Bagaimana epidemiologi dari kusta ?3.Bagaimana pengkajian keperawatan pada pasien kusta ?
1.3Tujuan
1.Untuk mengetahui pengertian,etiologi dan patofisiologi dari kusta.2.Untuk mengetahui epidemiologi dari kusta.3.Untuk mengetahui pengkajian keperawatan pada pasien kusta.
BAB IITINJAUAN TEORI
2
 
2.1 Pengertian
Istilah kusta berasal dari bahasa Sansekerta, yakni Kushta yang berartikumpulan gejala-gejala kulit secara umum. Penyakit kusta disebut juga
 Morbus Hansen,
sesuai dengan nama yang menemukan kusta yaitu Dr. Gerhard Armauwer Hansen pada tahun 1872 sehingga penyakit ini disebut
 Morbus Hansen
(Zulkifli,2003). Penyakit Hansen adalah sebuah penyakit infeksi kronis yang disebabkanoleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini adalah tipe penyakitgranulomatosa pada saraf tepi dan mukosa dari saluran pernapasan atas dan lesi pada kulit adalah tanda yang bisa diamati dari luar. Bila tidak ditangani, kusta dapatsangat progresif, menyebabkan kerusakan pada kulit, saraf-saraf, anggota gerak,dan mata. Tidak seperti mitos yang beredar di masyarakat, kusta tidamenyebabkan pelepasan anggota tubuh yang begitu mudah, seperti pada penyakittzaraath yang digambarkan dan sering disamakan dengan kusta.Umumnya penyakit kusta terdapat di negara yang sedang berkembang, dansebagian besar penderitanya adalah dari golongan ekonomi lemah. Penyakit inisering kali menimbulkan masalah yang sangat kompleks. Masalah yang dimaksud bukan hanya dari segi medis tetapi meluas sampai masalah sosial, ekonomi, budaya,keamanan dan ketahanan nasional. Penyakit kusta bukan penyakit keturunan ataukutukan Tuhan. Penyakit ini diduga berasal dari Afrika atau Asia Tengah yangkemudian menyebar keseluruh dunia lewat perpindahan penduduk ini disebabkankarena perang, penjajahan, perdagangan antar benua dan pulau-pulau. Berdasarkan pemeriksaan kerangka-kerangka manusia di Skandinavia diketahui bahwa penderitakusta ini dirawat di Leprosaria secara isolasi ketat. Penyakit ini masuk ke Indonesiadiperkirakan pada abad ke IV-V yang diduga dibawa oleh orang-orang India yangdatang ke Indonesia untuk menyebarkan agamanya dan berdagang.Penyakit kusta adalah penyakit menular yang menahun yang menyerang saraf  perifer, kulit dan jaringan tubuh lainnya.Lepra : Morbus hansen, HamseniasisReaksi : Episode akut yang terjadi pada penderita kusta yang masih aktidisebabkan suatu interaksi antara bagian-bagian dari kuman kusta yang telah matidengan zat yang telah tertimbun di dalam darah penderita dan cairan penderita.3

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anissa Rahmawati liked this
Ajie Witama liked this
Don Morrison liked this
Ko To Back liked this
Dwi Prianto liked this
Anwar Syaputra liked this
muhammadrony liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->