Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
askep persepsi sensori

askep persepsi sensori

Ratings: (0)|Views: 1,434|Likes:
Published by ery_ety21

More info:

Published by: ery_ety21 on Jun 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2014

pdf

text

original

 
askep persepsi sensori
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar belakangSetiap individu memahami berbagai pengalaman melalui panca indra atau dalam terminologiNLP dikenal sebagai VAKOG (Visual, Auditory, Kinesthetic, Olfactory dan Gustatory).Setelah berusia dua belas tahun, umumnya individu memiliki preferensi dari kelima jalurinformasi tersebut, umumnya di antara tiga jalur berikut; Visual, Auditory atau Kinesthetic.Pemilihan jalur tersebut juga tergantung pada material yang dipelajari individu. Seorangmusisi lebih cenderung menggunakan jalur pendengaran dibandingkan dua jalur yang lain.Pemahaman akan hal ini sangat penting dimiliki oleh para pendidik karena menentukanefektifitas proses pembelajaran.Otak manusia juga menggunakan metode kerja dari kelima jalur informasi tersebut dalammemproses dan mengambil kembali berbagai informasi yang telah dipelajari. Individuumumnya mampu memvisualisasikan, berbicara dengan dirinya sendiri, merasakan (secarafisik atau emosional), membedakan berbagai rasa, membedakan berbagai aroma dan masihbanyak lagi. Setiap individu memiliki preferensi yang berbeda saat memproses informasi danmenindaklanjuti hasil pemikirannya dalam bentuk tindakan atau eksperesi. Perbedaan inidapat dengan jelas anda perhatikan salah satunya melalui bahasa sensorik(sensory language)yang digunakan, seperti; "Masalah itu terasa seperti beban yang sangat berat di pundak saya."(Kinesthetic) "Dapatkah anda membayangkan apa yang sedang saya bicarakan?" (Visual)"Hal tersebut terdengar tidak asing bagi saya." (Auditory).BAB IIPEMBAHASAN2.1 Pengertian persepsi sensoripersepsi sensori adalah proses memilih, mengatur, dan menafsirkan rangsangan sensorik yang membutuhkan fungsi organ utuh dan rasa, jalur saraf, dan otak.
 
2.2 Persepsi sensori normalSensori persepsi tergantung pada reseptor sensorik, sistem mengaktifkan retikuler (RAS), danberfungsi sebagai jalur saraf ke otak. ras pengaruh kesadaran rangsangan, yang diterimamelalui panca indera: penglihatan, pendengaran, sentuhan, bau, dan rasa.indra viseraldirangsang internal sedangkan retikular mengaktifkan RAS(retikular activing system).Rasbertanggung jawab untuk menyatukan informasi dengan otak kecil dan bagian lain otak danorgan-organ indra.RAS kerjanya sangat selektif,misalnya:orang tua dapat terbangun karenamendengar suara tangisan bayinya tapi sebaliknya mereka masih dapat tertidur saat ada suarakeras dari luar.2.3 Cara kerja persepsi sensoriFungsi sensori dimulai dari penerimaan stimulus oleh indra.indra kita mendapat rangsangandari luar yang meliputi:pendengaran,pengelihatan,penciuman,perasa dan perabaan.sedangkanorgan reseptornya adalah mata,telinga,hidung,lidah dan ujung saraf kulit.sedangkanrangsangan dari dalam yaitu rangsangan ujung saraf tepi dari kulit kita dan jaringan tubuh.rangsangan yang diterima seseorang dipengarui oleh kesadaran seseorang yang dapatmempengarui organ-organ lain.setelah rangsangan disalurkan kemudian ditangkap oleh RAS.karateristik persepsi sensori normal
 Pengelihatan
 dikaitkan dengan ketajaman visual pada atau 20/20 dekat, ladang penuh pengelihatan, danwarna (merah, hijau, biru).Pendengaran
 dikaitkan dengan ketajaman pendengaran suara di sebuah intensitas dari 0 hingga 25 dB,dengan frekuensi 125 sampai 8.000 siklus per detik.Rasa
 melibatkan kemampuan untuk asam, asin membedakan, manis, dan pahitBau
 melibatkan bau primer, bunga, permen, ringan, tajamIndera somatik 
 termasuk diskriminasi dari sentuhan, tekanan, getaran, posisi, menggelitik, suhu, dan nyeri.2.4 Pola normal persepsi sensori
FacstasisSetiap orang memiliki zona nyaman sendiri nya. zona kenyamanan ini bervariasi dari orang
 
ke orang dan rentang di mana seseorang atau dia tampil di puncak stasis Sensor.puncak statissensori adalah keadaan optimal gairah-tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. RASdipandang oleh beberapa ahli teori sebagai monitor untuk sensor keseimbangan statis.
AdaptasiReseptor sensoris beradaptasi terhadap rangsangan berulang -ulang . dan setelahmembutuhkan dua periode waktu yang diperlukan penting untuk membantu seseorangmengatasi dengan stimulus baru.
Lead time adalah setiap orang perlu waktu untuk mempersiapkan sebuah event secaraemosional dan fisik.
After burn adalah waktu yang diperlukan untuk memikirkan, mengevaluasi, dan datanguntuk berdamai dengan aktivitas setelah itu terjadi.Jumlah waktu yang diperlukan memimpin dan setelah membakar berbeda untuk setiap orangwaktu. Timbal dan setelah membakar membantu proses rangsangan orang sehingga ia dapatmerespon dengan tepat tanpa menjadi kewalahan.2.5 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepsi SensoriEnvironment Lingkungan
Sensory stimuli dalam lingkungan mempengaruhi pancaindera.Sebagai contoh, seorangguru tidak mungkin melihat kebisingan di lingkungan yang bising secara konsisten, sepertikantin sekolah.Tetapi guru yang sama dapat melihat televisi keras ditetapkan sangat berbedadalam dirinya sendiri atau rumah, yang biasanya tenang.Pengalaman sebelumnya
Hal ini mempengaruhi pancaindera dalam bahwa orang-orang menjadi lebih waspadaterhadap rangsangan yang membangkitkan respon kuat
Sebagai contoh, seseorang mungkin dorongan untuk bekerja dengan rute yang sama setiaphari, melihat kecil sepanjang jalan.Seseorang bisa mendengarkan radio inattentively sampailagu favorit akan diputar, kemudian mendengarkan setiap kata. Sebuah pengalaman baru,seperti rawat inap, dapat menyebabkan klien untuk mengerti rentetan mengancam rangsanganbaru.Gaya Hidup dan Kebiasaan
Satu orang dapat menikmati gaya hidup yang dikelilingi oleh banyak orang, perubahanyang terlalu sering, lampu terang, dan kebisingan. Another person may prefer less contactwith crowds, less noise, and a slow-paced routine. Orang lain mungkin lebih suka kontak dengan orang banyak kurang, suara kurang, dan rutinitas yang serba lambat. Orang dengangaya hidup yang berbeda merasakan rangsangan berbeda.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Esme Anggeriyane liked this
Dextha Yunita liked this
Liflci Adjah liked this
ayanurcahya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->