Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelembagaan Lokal (Studi Kasus Di Subak Bali)

Kelembagaan Lokal (Studi Kasus Di Subak Bali)

Ratings: (0)|Views: 529 |Likes:
Published by Yoga Setiagi

More info:

Published by: Yoga Setiagi on Jun 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

 
KELEMBAGAAN LOKAL
(Studi Kasus Subak di Bali)
Makalah ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah SistemPemerintahan Desa
Oleh :Muhammad Sallis
 – 
1704101101M David Cipta TR
 – 
170410110141Yoga Setiagi
 – 
170410110139
PROGRAM SARJANAJURUSAN ILMU PEMERINTAHANFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKUNIVERSITAS PADJADJARANBANDUNG2012
 
1
BAB IPENDAHULUAN
Kelembagaan lokal merupakan pranata sosial tingkat lokal yang berdiri diantara individu dalam kehidupan peribadinya dengan lingkungannya, yangternyata tidak hanya berperan mengatur tata kehidupan masyarakat saja, akantetapi juga mempunyai peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomisuatu masyarakat.
1
Misalnya kelembagaan subak yang berperan sangat pentingbagi masyarakat pedesaan di bali. Namun terkait dengan kelembagaan ini berbedatentunya dengan organisasi. Jadi dalam hal ini, perlu diketahui perbedaan antarakedua pengertian tersebut.Perbedaan antara kelembagaan dan organisasi menurut Indra dalamartikelnya
2
, menyebutkan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubunganyang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuanbersama. Organisasi tersusun secara sistematis, tersdiri dari susunan keanggotaanyang memiliki tugas dan fungsi masing masing. Sedangkan yang dimaksuddengan lembaga adalah suatu institusi yang dibentuk maupuan tidak oleh suatumasyarakat tertentu untuk menunjang kehidupannya. Lembaga lokal berbedadengan organisasi dilihat dari berbagai sisi, dari sudut komponen pembentuk misalnya, lembaga tidaklah memiliki struktur kepungurusan, pola kepemimpinandalam lembaga tidak berdasarkan pemilihan atau diangkat, akan tetapikepemimpianan akan terbentuk dengan sendirinya. Kemudian menurutMuhammad Zainal dalam artikelnya menjelaskan pengertian tentangkelembagaan
3
, yaitu institusi atau pranata dan organisasi yang dapat dikenalimelalui unsur-unsurnya, seperti aturan main, hak dan kewajiban, batas yuridiksiatau ikatan dan sangsi.Kemudian perbedaan tersebut menurut Wasistiono dalam artikelnyadiperjelas lagi sebagai berikut :
1
Wasistiono, Sadu dan Tahrir, Irwan.
Prospek Pengembangan Desa
. 2006. Halaman 42
2
Munawar, Indra. 2009.
Organisasi dan Lembaga Serta Perbedaannya
. [online].(http://bit.ly/M1SeBt, diakses tanggal 13 Maret 2012)
3
Muhammad Zainal. 2011.
Pengertian Moralitas dalam Kelembagaan
. Diunduh dalamwww.masbied.com /2011/08/23/pengertian-moralitaas-dalam-kelembagaan/ pada 13 maret 2012pukul 21.29
 
2
1.
 
Kelembagaan cenderung tradisional, sedangkan organisasi cenderungmodern,2.
 
Kelembagaan dari masyarakat itu sendiri dan organisasi datang dari atas.Menurut Tjondronegoro lembaga semakin mencirikan lapisan bawah danlemah, dan organisasi mencirikan lapisan tengah dengan orientasi ke atasdan kota.Disamping itu, menurut Warsito dalam artikelnya menjelaskan bahwalembaga dibentuk berdasarkan hal-hal sebagai berikut :1. Cara. Yang dimaksud dengan cara disisni adalah mengacu pada suatukeadaan dalam masyarakat yang menggunakan symbol-simbol tertentuk untuk memaknai sebuah hal atau peristiwa.2. Kebisaan. Yang dimaksud dengan kebiasan adalah prilaku masyaralatberulang secara terus-menerus dalam jangka waktu tertentu, sehinggaperilaku tersebut sudah menjadi kebisaan yang sulit untuk dilupakan.
 
3. Adat Istiadat. Adalah suatu cara dan prilaku masyarakat dalam memaknaikehidupan dalam bentuk upacara ritual, makan adat istiada disini lebihmengacu pada nilai-nilai budaya yang dipegang oleh masyarakat danmenjadi nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat.Selanjutnya dalam kelembagaan ini juga terdapat manfaat, fungsi dantujuan.
4
Tiap kelembagaan memiliki tujuan tertentu, dan orang-orang yang terlibatdi dalamnya memiliki pola perilaku tertentu serta nilai-nilai dan norma yangsudah disepakati yang sifatnya khas. Tiap kelembagaan dibangun untuk satufungsi tertentu. Memiliki tradisi tertulis atau tidak tertulis tertentu. Tujuantersebut untuk mengatur antar hubungan yang diadakan untuk memenuhikebutuhan manusia yang paling penting. Sedangkan manfaatnya adalah untuk mengatur masyarakat dan mengefisiensikan kehidupan sosial. Kemudian Fungsidari kelembagaan itu sendiri yaitu :1.
 
Memberi pedoman berperilaku pada individu/masyarakat,2.
 
Menjaga keutuhan,3.
 
Memberi pegangan kepada masyarakat untuk mengadakan kontrol sosial dan
4
 
Hayyah. 2010.
Kelembagaan, Organisasi, dan Kepemimpinan
. http://hayyah08.student.ipb.ac.id /2010/06/21/kelembagaan-organisasi-dan-kepemimpinan/ 
 

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Putu Dharmanu liked this
Fitri Melinda liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->