Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dormansi Biji Sakti

Dormansi Biji Sakti

Ratings: (0)|Views: 396 |Likes:
Published by Sakti Yonnie Purba
Memutuskan Doramansi Biji Saga dan Asam Jawa
Memutuskan Doramansi Biji Saga dan Asam Jawa

More info:

Published by: Sakti Yonnie Purba on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2013

pdf

text

original

 
DORMANSI PADA BIJI SAGA (
 Abrus precatorius
) DANBIJI ASAM JAWA
Merupakan laporan praktikum mata kuliahFisiologi Tumbuhan
Disusun oleh
 
Sakti Yonni Hamonangan Purba8116174014
Program Pascasajana Pendidikan BiologiUniversitas Negeri Medan2012
 
DORMANSI PADA BIJI SAGA (
 Abrus precatorius
) DAN BIJI ASAM JAWAA.TUJUAN PRAKTIKUM:
1. Mengetahui proses terjadinya dormansi dan bagaimana bila dormansidipatahkan untuk memacu perkecambahannya, yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti kulit biji yang keras (impermeabel) dan adanya zatkimia penghambat perkecambahan yang dikandung oleh biji Saga maupunasam jawa.2. Mengatasi dormansi pada biji yang keras secara mekanis dan secara kimia,karena kulitnya yang keras.
B. TINJAUAN TEORITIS:
Perkecambahan pada dasarnya adalah pertumbuhan embrio atau bibittanaman, sebelum berkecambah tanaman relatif kecil dan dorman. Perkecambahanditandai dengan munculnya radicle dan plumule. Biasanya radicle keluar dari kulit benih, terus ke bawah dan membentuk sistem akar. Plumule muncul ke atas danmembentuk sistem tajuk. Pada tahap ini proses respirasi mulai terjadi. Cadanganmakanan yang tidak dapat dilarutkan diubah agar dapat dilarutkan, hormon auxinterbentuk pada endosperm dan kotiledon. Hormon tersebut dipindah ke jaringanmeristem dan digunakan untuk pembentukan sel baru dan membebaskan energikinetik (Edmond et al., 1995).Kualitas benih ditentukan antara lain oleh tingkat kemasakan biji yangdalam proses perkembangannya dipengaruhi oleh tingkat kemasakan buah. Benihyang berasal dari buah yang masih muda kualitasnya akan jelek, karena benih akanmenjadi tipis, ringan, dan berkeriput apabila dikeringkan serta daya hidupnyasangat rendah. Dalam hal ini kemungkinan embrio belum berkembang sempurnadan cadangan makanan pada endosperm belum lengkap (Soetopo et al., 1989).Perkecambahan (germination) merupakan serangkaian peristiwa-peristiwa penting yang terjadi sejak benih dorman sampai ke bibit yang sedang tumbuh – tergantung pada variabilitas benih, kondisi lingkungan yang cocok dan pada
 
 beberapa tanaman tergantung pada usaha pemecahan dormansi. Perkecambahan benih yang mengandung kulit biji yang tidak permeabel dapat dirangsang denganskarifikasi, yaitu pengubahan kulit biji untuk membuatnya menjadi permeabelterhadap gas-gas dan air. Cara mekanik seperti pengamplasan merupakan cara yang paling umum yang biasa dilakukan (Harjadi, 1986).Biji akan bekecambah setelah mengalami masa dorman yang disebabkan berbagai faktor internal, seperti embrio masih berbentuk rudiment atau belummasak (dari segi fisiologis), kulit biji yang tahan atau impermeabel, atau adanya penghambat tumbuh (Hidayat, 1995).Dormansi merupakan fase istirahat dari suatu organ tanaman yangmempunyai potensi untuk tumbuh aktif, karena mempunyai jaringan meristem.Pada fase ini pertumbuhan organ tersebut hanya terhenti sementara. Perhentiansementara ini hanya dinilai secara visual.
Klasifikasi Dormansi Biji
Dormansi benih berhubungan dengan usaha benih untuk menunda perkecambahannya, hingga waktu dan kondisi lingkungan memungkinkan untuk melangsungkan proses tersebut. Dormansi dapat terjadi pada kulit biji maupun padaembryo. Biji yang telah masak dan siap untuk berkecambah membutuhkan kondisiklimatik dan tempat tumbuh yang sesuai untuk dapat mematahkan dormansi danmemulai proses perkecambahannya.
 Pretreatment 
skarifikasi digunakan untuk mematahkan dormansi kulit biji, sedangkan stratifikasi digunakan untuk mengatasidormansi embryo.Beberapa jenis biji tanaman memerlukan masa istirahat sesudah panen.Setelah periode istirahat ini menunjukkan adanya perubahan biokimia dan fisiologisdalam biji yang lambat sebelum tumbuh menjadi tanaman. Perubahan – perubahanini mungkin mencakup pembebasan hormone, absorpsi air, difusi oksigen ke dalam biji, difusi CO2 keluar dari biji, dan sebagainya (Salisbury and Ross, 1995).Dormansi dapat dibedakan menjadi endodormansi, paradormansi, danekodormansi. Endodormansi adalah dormansi dimana reaksi awal yangmenyebabkan pengendalian pertumbuhan berasal dari sinyal endogen atau langsunglingkungan yan langsung diterima oleh organ itu sendiri. Paradormansi adalah

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Anissah Lukita liked this
Etrin CyNk Pado liked this
Ardhi Love liked this
Desy Shara liked this
Lulu Hamidah liked this
Ayoex Selamanya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->