Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ensefalopati metabolik maya

ensefalopati metabolik maya

Ratings: (0)|Views: 581 |Likes:
Published by Ade Mayashita

More info:

Published by: Ade Mayashita on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

 
REFLEKSI KASUSEnsefalopati Metabolik
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian SyaratKepaniteraan Klinik di Bagian Penyakit DalamRumah Sakit Jogja
Diajukan kepada :dr. Endang Widiastuti, Sp.PDDisusun oleh :Ade Mayashita2007 031 0057
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA2012
 
REFLEKSI KASUSEnsefalopati Metabolik
KASUS
Seorang perempuan dirawat di rumah-sakit sejak tanggal 18 Januari dengan keluhan awalmual, muntah, lemas, serta penurunan nafsu makan, kondisi pasien semakin menurun dengantanda-tanda kegagalan multi-organ serta penurunan kesadaran selama di rumah-sakit. Pasien juga demam, dan tampak ikterik, terdapat peningkatan angka leukosit 23.3, penurunanhemoglobin 8.0, peningkatan netrofil segmen 87, penurunan fungsi hati yang ditunjukkandengan peningkatan SGOT 503 dan SGPT 253, penurunan fungsi ginjal yang ditunjukkan denganpeningkatan kadar ureum 478 dan creatinine 7.1, peningatan kadar bilirubin total 23.3 ; sertapeningkatan kadar bilirubin direk 14,8 dan indirek 8.5. Pemeriksaan urinalisis pasien jugamenunjukkan tanda-tanda inflamasi/infeksi dengan ditemukannya protein +, urobilinogen +,darah ++, keton +, lekosit 8-10, eritrosit 5-6, bakteri +, dan silinder granulair +. Profil lipid pasien juga menunjukkan peningkatan kadar Kolesterol 339, Trigliserid 403, Asam urat 14.4, LDL 242,serta penurunan kolesterol HDL 16. Protein total pasien 4.7, protein albumin 2.4, proteinglobulin 2.3. Pasien sempat menjalani Hemodialisa, akan tetapi fungsi ginjal pasien tetapmenurun. Kondisi pasien setelah diberikan terapi secara maksimal masih dalam keadaansomnolen, dan penurunan kesadaran. Pasien mempunyai riwayat Diabetes Melitus. Oleh dokterpasien didiagnosis dengan syok septic, MODS, DM II NO dengan ulkus pedis, CKD stage V e.c. NDdengan ensefalopati uremicum, suspek AHF, ISK, dislipidemia, Hiperurisemia.
I.
 
PERMASALAHN
Bagaimanakah pathogenesis terjadinya Ensefalopati Metabolik pada pasien ini?
II.
 
PEMBAHASANA.
 
Pendahuluan
Pasien pada refleksi kasus ini mengalami ensefalopati metabolic oleh karenatingginya kadar SGOT, SGPT serta kadar Ureum dan Creatinine yang menyebabkanpenurunan kesadaran (pasien somnolen). Hal ini dapat disebabkan oleh karenakegagalan multi-organ yang dialami oleh pasien. Pada pembahasan refleksi kasus iniakan diuraikan tentang ensefalopati metabolic seperti yang terjadi pada pasien ini.Istilah ensefalopati metabolik pertama kali dikemukakan oleh Kinnier Wilsonpada tahun 1912 untuk menjelaskan status klinik mengenai beberapa penyebab darigangguan integritas otak yang bukan disebabkan oleh abnormalitas struktur.Ensefalopati metabolik bukanlah sebuah diagnosa melainkan sebuah sindrom daridisfungsi umum serebral yang dirangsang oleh stres sistemik dan memiliki gejalaklinis yang beragam mulai dari disfungsi ringan hingga delirium agitasi, sampai komadalam dengan postur deserebrasi. Ini semua tergantung dari kelainan metabolikyang dialami.Hal-hal yang terkait dengan ensefalopati metabolik ini antara lain gangguanyang disebabkan oleh kegagalan sistem organ, elektrolit imbalans, hipoglikemia,hiperglikemia, gangguan endokrin, dan sepsis sistemik. Yang tidak termasukketerkaitannya antara lain cardiac arrest dan anoxic-ischemic encephalophaty,infeksi langsung pada SSP, toksin eksogen (termasuk obat-obatan, alkohol, racun),
 
kodisi hematologik, penyakit SSP yang terkait dengan kekebalan, dan direk atauindirek efek dari kanker pada sistem saraf.Harus dipahami bahwa beberapa gangguan metabolik dapat bergabung untukmenyebabkan ensefalopati terutama pada pasein yang sakit kritis. Ini mencerminkanadanya interaksi antara beberapa sistem organ dalam menyebabkan multiplelmetabolic derangements. Gangguan organ kronik dan gangguan sistemik progresif lainnya dapat menyebabkan perubahan struktural sistem saraf dengan manifestasiklinis yang agak berbeda, berlangsung lambat dan khususnya mengenai Korteksserebral, Ganglia basal, Serebelum .Meskipun ensefalopati metabolik memperlihatkan banyak manifestasi klinis,gangguan tertentu berkaitan dengan beberapa gambaran motorik yang berbeda.Sebagai contoh, tremor adalah komponen khas dari gejala putus alkohol. Gerakanmenyentak mioklonik terlihat pada gagal ginjal dan alkalosis respiratorik.Ensefalopati {Ensefalo + pati} adalah Penyakit degeneratif otak sedangkanMetabolisme merupakan suatu Biotransformasi. Maka Ensefalopati Metabolikadalah Gangguan neuropsikiatrik akibat penyakit metabolik otak. EnsefalopatiMetabolik adalah pengertian umum keadaan klinis yang ditandai dengan :1. Penurunan kesadaran sedang sampai berat2. Gangguan neuropsikiatrik : kejang, lateralisasi3. Kelainan fungsi neurotransmitter otak4. Tanpa di sertai tanda
 –
tanda infeksi bacterial yang jelasEnsefalopati metabolik merupakan suatu kondisi disfungsi otak yang global yangmenyebabkan terjadi perubahan kesadaran, perubahan tingkah laku dan kejangyang disebabkan oleh kelainan pada otak maupun di luar otak. Kondisi inimempengaruhi fungsi Ascending Reticular Activating System dan atau menggangguproyeksinya di kortek serebri sehingga terjadi gangguan kesadaran dan atau kejang.Mekanisme terjadinya disfungsi otak ini multifaktorial, termasuk perubahan alirandarah dan gangguan fungsi neurotransmitter diikuti gagalnya energi metabolismedan depolarisasi seluler. Singkatnya, ensefalopati metabolik merupakan kelainanfungsi otak yang penyebabnya berasal dari intra dan ekstraserebral. Prosesnyatermasuk gangguan metabolik (elektrolit, serum osmolaritas,
fungsi renal dandisfungsi hepar
, beberapa defisiensi (subtrat metabolik, hormon turoid, vitaminB12, dll), racun (obat-obatan,alkohol,dll) atau kelainan toksik sistemik (misalnya
sepsis
). Pada ensefalopati metabolik terdapat disfungsi difus dari otak, yangonsetnya cepat dengan fluktuasi tingkat kesadaran (perhatian dan konsentrasi).Klinis pasien dengan enselopati metabolik tergantung penyebabnya, usia dankeadaan neural (misalnya kapasitas untuk kompensasi pada suatu disfungsi),biasanya klinisnya mirip, berupa penurunan keadaran, kehilangan intelek progres(dementia), hypereksitasi seperti dementia agitasi (delirium) atau kejang (myoclonusgeneral danmultifokal, kejang tonik-klonik).

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
sri helna liked this
Tywa Leo liked this
dodelnyembel liked this
dodelnyembel liked this
Misbahul Jannah liked this
Suhaimi Fauzan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->