Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Takhrij Hadits

Takhrij Hadits

Ratings: (0)|Views: 363 |Likes:
Published by Benny Fitra

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Benny Fitra on Jun 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/25/2012

pdf

text

original

 
TAKHRIJ AL-HADITS
A. Pengertian
Takhrij 
Hadits
Takhrij
Hadits adalah merupakan bagian dari kegiatan penelitianHadits. Sebelum mengenal pengertian
takhrij
, ada baiknya jugadikenal terlebih dahulu dua kata lain yang mempunyai kata dasar yangsama dari kata
kha-ra-ja
, yaitu
ikhraj
dan
istikhraj
yangpenggunaannya sedikit berbeda antara yang satu dengan yanglainnya.Kata
ikhraj
dalam terminologi ilmu Hadits berarti.
1
Yaitu, periwayatan Hadits dengan menyebutkan sanad-nya mulaidari mukharrij-nya dan perawinya sampai kepada Rasul s.a.w jikaHadits tersebut Marfu’, atau sampai kepada Sahabat jika Haditstersebut Mawquf, atau sampai kepada Tabi’in jika Haditstersebut Maqthu’.
Suatu Hadits yang sebelumnya tidak diketahui keadaannya ataukualitasnya sehingga seolah-olah dianggap tidak ada, maka dengan
ikhraj
, yaitu penyebutan
sanad
-nya secara bersambung sampai kepadayang mengucapkannya, Hadits tersebut akan menjadi jelaseksistensinya dan akan diketahui kualitasnya sehingga dapatdiamalkan.Sedangkan
istikhraj
dalam istilah ilmu Hadits adalah
1
Ahmad ibn Muhammad al-Shiddiq al-Ghamari,
Hushul al-Tafrij bi Ushul al-Takhrij
(Riyadh. Maktabat Thabariyyah, cet. Pertama, 1414 H/1994 M), h. 14.
1
 
 .
2
Yaitu, bahwa seorang hafiz (ahli Hadits) menentukan (memilih)satu kitab kumpulan Hadits karya orang lain yang telah disusunlengkap dengan sanad-nya, lalu dia men-takhrij Hadits-Haditsnyadengan sanad-nya sendiri tanpa mengikuti jalur sanad penyusunkitab tersebut. (Akan tetapi) jalur sanad-nya itu bertemu dengansanad penulis buku tersebut pada gurunya atau guru darigurunya dan seterusnya sampai tingkat sahabat sebagai penerima Hadits pertama, dengan syarat bahwa Hadits tersebut tidak datang dari sahabat lain, tetapi mestilah dari sahabat yangsama.
Sebagai contoh, seseorang bermaksud melakukan
istikhraj
terhadap kitab
Shahih al-Bukhariy.
Hadits pertama di dalam kitabtersebut adalah Hadits tentang niat, yaitu"........ "Hadits niat tersebut diriwayatkan oleh Bukhari dari gurunya al-Humaidiy dari Sufyan ibn Uyainah dari Yahya ibn Sa’id al-Anshariy dariIbrahim al-Taimiy dari al-Qamah ibn Waqqash al-Laitsiy dari ‘Umar ibnal-Khaththab.
3
Seorang
mustakhrij
(yang melakukan
istikhraj
) akanmenyandarkan Hadits tersebut dengan
sanad-
nya sendiri kepada al-Humaidiy, guru dari Bukahriy, atau jika dia tidak menyandarkannyakepada al-Humaidiy, dia akan menyandarkannya kepada Sufyan ibnUyainah, guru al-Humaidiy; dan jika dia tidak menyandarkannyakepada ibn Uyainah, maka dia akan meriwayatkan Hadits tersebutdengan menyandarkannya kepada Yahya ibn Sa’id al-Anshariy melalui jalur Malik atau al-Tsauriy atau ibn al-Mubarak atau ‘Abd al-Rahman ibnMahdiy atau para perawi selain mereka yang meriwayatkan Hadits
2
Al-Ghamari,
Hushul al-Tafrij bi Ushul al-Takhrij
, h. 15.
3
Bukhari,
Shahih al-Bukhari
(Beirut: Dar al-Fikr, 1401 H/1981 M), 8 Juz: Juz I, h. 2.
2
 
tersebut dari Yahya ibn Sa’id al-Anshariy, yang jumlahnya menurutsebagian Ulama Hadits mencapai 700 orang. Demikianlah seterusnya,apabila dia, yaitu
mustakhrij
tersebut, tidak menyandarkannya kepada Yahya, maka dia meriwayatkan Hadits tersebut dengan
sanad
-nyasendiri dengan menyandarkannya kepada al-Taimiy atau kepada al-Qamah ibn Waqqash, atau kepada ‘Umar ibn al-Kaththab, yaituSahabat yang menjadi
sanad
terakhir dari Bukhariy. Akan tetapi, diatidak menyandarkannya kepada Abi Sa’id al-Khudriy atau Abu Hurairah,atau Anas, atau Ali r.a. yang kesemuanya adalah sahabat yang jugameriwayatkan Hadits niat tersebut, yang rangkaian
sanad-sanad
-nyadinilai dha’if oleh para Ulama Hadits. Jadi, apabila pada tingkat sahabattidak bertemu
sanad
-nya dengan
sanad
Bukhariy dalam Hadits niattersebut, maka kegiatannya itu tidaklah dinamai
istikhraj
, tetapidinyatakan Hadits-nya itu sebagai Hadits
Musnad
denganperiwayatannya sendiri.
4
 Adapun
takhrij
secara bahasa berarti.
5
Berkumpulnya dua hal yang bertentangan dalam satu masalah.
Selain itu,
takhrij
secara bahasa juga mengandung pengertianyang bermacam-macam, dan yang populer diantarannya adalah: (i)
al-istinbath
(mengeluarkan), (ii)
al-tadrib
(melatih atau membiasakan),(iii)
al-tawjih
(memperhadapkan).
6
 Secara terminologi,
takhrij
berarti:.
7
Mengembalikan (menelusuri kembali ke asalnya) Hadits-Hadits yang terdapat di dalam berbagai kitab yang tidak memakaisanad kepada kitab-kitab musnad, baik disertai dengan pembicaraan tentang status Hadits-Hadits tersebut dari segi
4
al-Ghamari,
Hushul al-Tafrij bi Ushul al-Takhrij
, h. 15-16.
5
Mahmud al-Thahhan,
Ushul al-Takhrij wa Dirasah al-Asanid
(Riyadh: Maktabat al-Ma’arif, cet. Kedua,1412 H/1991 M). h. 7.
6
 
Ibid,
h. 8.
7
Al-Ghamari,
Hushul al-Tafrij bi Ushul al-Takhrij
, h. 13.
3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ramadhan Syawwal liked this
Fanto Rifa liked this
Supardi Dody liked this
Nia Harahap liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->