Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
91Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
20081231 Persiapan dan Teknik Pemeriksaan USG OBGIN Dasar, JJE

20081231 Persiapan dan Teknik Pemeriksaan USG OBGIN Dasar, JJE

Ratings:

4.9

(30)
|Views: 10,331 |Likes:
Hasil pemeriksaan USG yang baik sangat tergantung persiapan dan teknik pemeriksaan. Peralatan yang baik memerlukan paduan pemeriksa yang baik dan kompeten. Kompetensi hanya dapat diperoleh bila pemeriksa memiliki pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang baik dan terstandarisasi. Tulisan ini mencoba membahas apa saja keperluan minimal yang harus ada sebelum sso melakukan pemeriksaan USG OBGIN. Terima kasih atas kepercayaannya. www JJE 20081231
Hasil pemeriksaan USG yang baik sangat tergantung persiapan dan teknik pemeriksaan. Peralatan yang baik memerlukan paduan pemeriksa yang baik dan kompeten. Kompetensi hanya dapat diperoleh bila pemeriksa memiliki pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang baik dan terstandarisasi. Tulisan ini mencoba membahas apa saja keperluan minimal yang harus ada sebelum sso melakukan pemeriksaan USG OBGIN. Terima kasih atas kepercayaannya. www JJE 20081231

More info:

Published by: Judi Januadi Endjun, MD, ObsGyn on Dec 31, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2014

 
Persiapan dan Teknik Pemeriksaan USG Obstetri dan Ginekologi Dasar
Judi Januadi Endjun
Departemen Obstetri dan GinekologiRSPAD Gatot Soebroto / FK UPN Veteran - Jakarta2008
Diajukan pada Kegiatan Pelatihan USG Dasar Obstetri Ginekologi ke VII di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, 9 – 12 April 2008 
Tujuan PembelajaranUmum
Setelah mempelajari tulisan ini, pembaca diharapkan mampu mengetahui persiapan yang harusdilakukan sebelum melakukan pemeriksaan USG serta teknik pemeriksaan USG Dasar obstetridan ginekologi.
Khusus
1. Mampu menyebutkan langkah-langkah persiapan pemeriksaan USG obstetri ginekologi,termasuk persiapan alat, persiapan pasien, dan persiapan pemeriksa, serta pengelolaanlimbah dan prosedur pencegahan infeksi universal.2. Mengetahui cara kerja gelombang suara, artefak, dan proses perubahannya sehinggamenjadi sebuah gambar yang dapat dianalisa.3. Mengetahui keamanan pemeriksaan USG, terutama bagi janin.4. Mampu menyebutkan indikasi pemeriksaan USG obstetri dan ginekologi.5. Mampu menyebutkan manfaat lain dari pemeriksaan USG.6. Mampu melakukan pemeriksaan dasar USG Dasar obstetri dan ginekologi dengan baik danbenar.7. Mampu menjelaskan dengan baik tatacara pemeriksaan USG Obstetri Ginekologi Dasarsehingga klien bersedia memberikan persetujuan tindak medik pemeriksaan USG Obstetridan Ginekologi.
Pendahuluan
Pada setiap pemeriksaan USG, diperlukan persiapan yang baik dari pasien, pemeriksa, maupunperalatan yang akan dipergunakan. Bila salah satu tidak siap, kemungkinan adanya gangguandalam proses pemeriksaan USG tersebut dapat saja terjadi. Misalnya, bila pemeriksa sedangdalam kondisi kelelahan atau sakit, maka pemeriksaan USG harus dihentikan. Bila
klien 
belummemberikan persetujuan untuk pemeriksaan USG, maka pemeriksaan USG tersebut tidak dapatdilaksanakan.
Pembahasan pada Persiapan dan Teknik Pemeriksaan USG ObstetriGinekologi terdiri dari :
Pendahuluan
Indikasi Pemeriksaan
Tampilan gambar
Persiapan pemeriksaan
Teknik pemeriksaan
Persetujuan tindak medik
 
2
Sebelum memulai pemeriksaan, perhatikan
setting 
mesin USG. Jangan memakai
setting 
obstetri untuk pemeriksaan ginekologi, atau
setting 
jantung untuk pemeriksaan obstetri.
Setting 
yang salah akan menyebabkan kesalahan dalam diagnosis semakin besar. Selain itu, bukumanual harus diletakkan didekat mesin USG agar bila terjadi masalah dapat dicaripenyelesaiannya pada buku manual tersebut.Kesamaan teknik dasar pemeriksaan USG obstetri dan ginekologi diperlukan agar dapatdicapai suatu
standarisasi 
dalam pemeriksaan USG tersebut. Standarisasi ini penting didalammencapai dan melakukan evaluasi tingkat kompetensi seorang sonografer atau sonologist.
Indikasi Pemeriksaan
Indikasi 
pemeriksaan USG merupakan salah satu prasyarat penting yang harus dipenuhisebelum pemeriksaan USG dilakukan. Pemeriksaan USG janganlah dilakukan secara rutin atausetiap melakukan pemeriksaan pasien, terutama bila pasien hamil. Banyak panduan yang telahditerbitkan, misalnya dari
ISUOG
(
International Society of Ultrasound in Medicine 
),
AIUM
(
American Institute of Ultrasound in Medicin
),
RCOG
(
Royal College of Obstetrics anGynecology 
), atau
ASUM
(
Australian Society of Ultrasound in Medicine 
).Untuk mempermudah memilah indikasi pemeriksaan tersebut penulis menyaran-kan pembagianindikasi sebagai berikut :1. indikasi obstetri,2. indikasi ginekologi onkologi,3. indikasi endokrinologi reproduksi,4. indikasi uroginekologi, dan5. indikasi non obstetri ginekologi.Dalam bidang ginekologi onkologi pemeriksaannya diindikasikan bila ditemukan massatumor didaerah pelvik dan untuk pemantauan hasil pengobatan. Dalam bidang endokrinologireproduksi pemeriksaan USG diperlukan untuk mencari kausa gangguan hormon, pemantauanfolikel, evaluasi terapi infertilitas, dan pemeriksaan pada pasien dengan gangguan haid. Dalambidang uroginekologi, pemeriksaan USG dilakukan pada kasus kelainan kongenital genitalia,gangguan berkemih, atau gangguan akibat kelemahan otot-otot dasar panggul. Bidang kajian inimasih baru sehingga masih terbuka luas untuk penelitian dasar maupun lanjut. Sedangkanindikasi non obstetrik bila kelainan yang dicurigai berasal dari disiplin ilmu lain, misalnya daribagian pediatri, penyaki dalam, atau rujukan pasien dengan kecurigaan metastasis dari organginekologi dll.Berikut ini diberikan contoh indikasi yang dikeluarkan oleh NIH (
National Institute of Health, USA
)
National Institute of Health (NIH), USA
(1983 – 1984)
menentukan indikasi untuk dilakukannyapemeriksaan USG obstetri ginekologi sebagai berikut :1. Menentukan usia gestasi secara lebih tepat pada kasus yang akan menjalani seksio sesareaberencana, induksi persalinan atau pengakhiran kehamilan secara elektif.Dalam bidang USG obstetri, indikasi yang dianut di RSPAD Gatot Soebroto adalah :1. melakukan pemeriksaan USG begitu diketahui hamil atau belum pernah di USG diDepartemen OBGIN RSPAD Gatot Soebroto,2. penapisan USG pada trimester pertama (kehamilan 10 14 minggu),3. penapisan USG pada kehamilan trimester kedua (18 – 22 minggu), dan4. pemeriksaan tambahan yang diperlukan, misalnya untuk memantau tumbuh kembang janin pada kasus pertumbuhan janin terhambat atau pemeriksaan ulang plasentapraevia pada kehamilan 36 minggu.
 
3
2. Evaluasi pertumbuhan janin, pada pasien yang telah diketahui menderita insufisiensiuteroplasenta, misalnya pre-eklampsia berat, hipertensi kronik, penyakit ginjal kronik,diabetes mellitus berat; atau menderita gangguan nutrisi sehingga dicurigai terjadipertumbuhan janin terhambat, atau makrosomia.3. Perdarahan per vaginam pada kehamilan yang penyebabnya belum diketahui.4. Menentukan bagian terendah janin bila pada saat persalinan bagian terendahnya sulitditentukan atau letak janin masih berubah-ubah pada trimester ketiga akhir.5. Kecurigaan adanya kehamilan ganda berdasarkan ditemukannya dua DJJ yang berbedafrekuensinya atau tinggi fundus uteri tidak sesuai dengan usia gestasi, dan atau ada riwayatpemakaian obat-obat pemicu ovulasi.6. Membantu tindakan amniosentesis atau biopsi villi koriales.7. Perbedaan bermakna antara besar uterus dengan usia gestasi berdasarkan tanggal haripertama haid terakhir.8. Teraba masa pada daerah pelvik.9. Kecurigaan adanya mola hidatidosa.10. Evaluasi tindakan pengikatan serviks uteri (
cervical cerclage 
).11. Suspek kehamilan ektopik.12. Pengamatan lanjut letak plasenta pada kasus plasenta praevia.13. Alat bantu dalam tindakan khusus, misalnya fetoskopi, transfusi intra uterin, tindakan“shunting”, fertilisasi in vivo, transfer embrio, dan “chorionic villi sampling” (CVS).14. Kecurigaan adanya kematian mudigah / janin.15. Kecurigaan adanya abnormalitas uterus.16. Lokalisasi alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR).17. Pemantauan perkembangan folikel.18. Penilaian profil biofisik janin pada kehamilan diatas 28 minggu.19. Observasi pada tindakan intra partum, misalnya versi atau ekstraksi pada janin keduagemelli, plasenta manual, dll.20. Kecurigaan adanya hidramnion atau oligohidramnion.21. Kecurigaan terjadinya solusio plasentae.22. Alat bantu dalam tindakan versi luar pada presentasi bokong.23. Menentukan taksiran berat janin dan atau presentasi janin pada kasus ketuban pecahpreterm dan atau persalinan preterm.24. Kadar serum alfa feto protein abnormal.25. Pengamatan lanjut pada kasus yang dicurigai menderita cacat bawaan.26. Riwayat cacat bawaan pada kehamilan sebelumnya.27. Pengamatan serial pertumbuhan janin pada kehamilan ganda.28. Pemeriksaan janin pada wanita berusia di atas 35 tahun.
Tampilan Gambar
Tampilan gambar pada layar monitor dapat berupa ampiltudo (A),
brightness 
(B),
time-motion 
(T-M), dan Doppler. Tampilan Amplitudo saat ini sudah tidak dipergunakan lagi dalam bidangobstetri ginekologi. Tampilan
brightness 
saat ini sudah merupakan gambaran yang nyata (
real- time 
), artinya yang kita lihat adalah yang juga sedang diperiksa, misalnya pada waktu janinbergerak, maka pada saat yang sama kita juga dapat melihat pada layer monitor bayi yangsedang bergerak (Gambar 1)..

Activity (91)

You've already reviewed this. Edit your review.
Basti Handoko liked this
Sisca Lioe liked this
rizqi_cepi liked this
Ama Kireidesu added this note
iyyyyaaaa... kog gak bisa di download sihhhh....
1 thousand reads
1 hundred reads
Ratna Sariyatun liked this
Mrfrenzy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->